Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar Berakhir, Bupati Tetapkan Masa Transisi Pemulihan

Penulis -

Minggu, 28 Desember 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanah Datar Eka Putra saat rapat evaluasi penanganan bencana di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Sabtu malam (27/12/2025). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Bupati Tanah Datar Eka Putra saat rapat evaluasi penanganan bencana di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Sabtu malam (27/12/2025). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Tanah Datar resmi menutup tanggap darurat bencana dan menetapkan masa transisi darurat pemulihan pascabencana hingga akhir Juli 2026.

Keputusan ini menandai peralihan fokus pemerintah dari penanganan darurat ke pemulihan berkelanjutan bagi warga terdampak banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan kebijakan tersebut usai rapat evaluasi penanganan bencana di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, Sabtu malam (27/12/2025).

Masa Transisi Berlaku Tujuh Bulan

Bupati Eka Putra menyebut masa transisi darurat pemulihan dimulai sejak 28 Desember 2025 hingga akhir Juli 2026.

Selama periode ini, pemerintah daerah memprioritaskan pemulihan sosial, perumahan, dan infrastruktur terdampak bencana.

“Kita telah berdiskusi panjang dan menyepakati bahwa tujuh bulan ke depan masuk masa transisi darurat pemulihan pascabencana,” ujar Eka Putra.

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Ahmad Fadly, Ketua DPRD Anton Yondra, Forkopimda, serta jajaran OPD terkait.

Apresiasi untuk Tim Penanganan Bencana

Eka Putra mengapresiasi kerja seluruh pihak yang terlibat selama tiga fase tanggap darurat. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, PMI, relawan, dan donatur berjalan optimal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu masyarakat Tanah Datar dengan sepenuh hati,” katanya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila koordinasi di lapangan belum berjalan maksimal selama masa tanggap darurat.

Progres Huntara Capai 40 Persen

Pemkab Tanah Datar mengusulkan pembangunan 555 unit hunian sementara (huntara). Namun, hasil verifikasi menetapkan hanya 129 unit yang memenuhi syarat, terutama terkait ketersediaan lahan di nagari terdampak.

Hingga kini, progres pembangunan huntara mencapai sekitar 40 persen. Pekerjaan telah dimulai di Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh, dan akan dilanjutkan ke Batipuh Selatan.

Baca Juga :  Groundbreaking Huntap Danantara di Tanah Datar, 80 Rumah Dibangun untuk Korban Bencana

Untuk hunian tetap (huntap), pemerintah daerah mempercepat proses pembangunan dengan prioritas korban rumah hanyut, hancur, atau tertimbun material banjir bandang.

Berdasarkan data Dinas Perkim LH, terdapat 34 unit rumah yang rusak berat akibat bencana tersebut.

Jumlah Pengungsi Terus Menurun

Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar dr. Ermon Reflin menyampaikan jumlah pengungsi terus berkurang signifikan. Pada awal bencana, pengungsi mencapai hampir 6.000 jiwa.

“Saat ini tersisa 413 jiwa yang tersebar di dua kecamatan dan sebagian besar sudah mandiri,” ujarnya.

DPRD Apresiasi Kolaborasi Pascabencana

Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam penanganan pascabencana. Ia menilai sinergi tersebut mempercepat pemulihan daerah terdampak.

“Kami melihat kebersamaan pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan seluruh unsur dalam mengatasi bencana ini,” kata Anton. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru