Tidur Pakai Earplug, Apakah Aman? Ini Risiko dan Cara Menggunakannya

Penulis -

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang wanita sedang tidur. (Foto: Pexels)

Ilustrasi seorang wanita sedang tidur. (Foto: Pexels)

Javanusa.com—Tidur dengan suara bising tentu membuat istirahat terganggu. Karena itu, sebagian orang memilih memakai earplug atau penyumbat telinga agar tidur lebih tenang.

Namun, penggunaan earplug setiap malam tetap perlu memperhatikan kebersihan, ukuran, dan cara pemasangannya.

Earplug bekerja dengan mengurangi suara dari lingkungan sekitar yang masuk ke telinga. Alat ini bisa membantu orang yang tidur di lingkungan bising, seperti kawasan dekat jalan raya, pabrik, atau bandara.

Tidur yang lebih tenang juga dapat mendukung kualitas istirahat. Sebaliknya, gangguan suara yang terus berlangsung dapat membuat seseorang mudah terbangun dan merasa kurang segar pada siang hari.

Penelitian yang diterbitkan dalam Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research juga pernah mengkaji penggunaan earplug bersama penutup mata selama tidur. Studi tersebut melaporkan peningkatan kadar melatonin serta perubahan pada pola tidur, termasuk tidur REM.

Tidur REM merupakan fase tidur yang berkaitan dengan aktivitas otak yang tinggi dan biasanya disertai mimpi. Fase ini juga berperan dalam sejumlah proses kognitif, termasuk konsolidasi memori.

Meski demikian, manfaat tersebut tidak berarti earplug cocok digunakan tanpa memperhatikan kondisi telinga dan cara pemakaiannya.

Terlalu sering memakai earplug dapat menimbulkan masalah

Penggunaan penyumbat telinga secara rutin dapat meningkatkan risiko masalah pada saluran telinga, terutama jika alat tersebut kotor atau pemasangannya kurang tepat.

Salah satu masalah yang mungkin muncul ialah penumpukan serumen atau kotoran telinga. Benda yang masuk ke saluran telinga dapat mengganggu proses alami keluarnya serumen.

Penumpukan tersebut dapat menyebabkan telinga terasa penuh atau tersumbat. Pada kondisi tertentu, keluhan juga dapat berupa gatal, penurunan pendengaran, pusing, atau telinga berdenging (tinnitus).

Karena itu, jangan abaikan keluhan setelah menggunakan earplug. Jika telinga terasa nyeri, tersumbat, berdenging, atau pendengaran berubah, sebaiknya periksakan kondisi tersebut kepada dokter.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Selingkuh Camat Padang Selatan, Wali Kota Komitmen Tegakkan Aturan
Cara aman menggunakan earplug saat tidur

Anda tidak harus menghindari earplug jika suara bising memang mengganggu tidur. Namun, gunakan alat tersebut secara tepat dan pilih produk yang sesuai dengan telinga.

Pertama, gunakan earplug ketika memang diperlukan. Jika lingkungan tidur cukup tenang, Anda tidak perlu memasangnya setiap malam.

Kedua, selalu bersihkan tangan sebelum menyentuh dan memasang earplug. CDC/NIOSH juga menekankan pentingnya tangan yang bersih untuk mengurangi masuknya kotoran dan kuman ke telinga.

Masukkan penyumbat secara perlahan sesuai petunjuk produk. Jangan memaksanya masuk terlalu dalam karena posisi yang tidak tepat dapat membuat pemakaian tidak nyaman dan menyulitkan proses pelepasan.

Untuk earplug berbahan busa, ikuti petunjuk pemakaian dan penggantian dari produsennya. Produk sekali pakai sebaiknya tidak digunakan berulang kali setelah kotor atau rusak. Sementara itu, earplug yang dapat digunakan kembali perlu dibersihkan dan dikeringkan sebelum pemakaian berikutnya.

Pilih bahan dan ukuran yang nyaman

Setiap orang memiliki bentuk dan ukuran saluran telinga yang berbeda. Karena itu, tidak ada satu jenis earplug yang pasti paling nyaman untuk semua orang.

CDC/NIOSH menyebutkan bahwa earplug tersedia dalam berbagai bentuk dan bahan, termasuk jenis busa, pre-formed, serta custom-molded. Pemilihan ukuran dan bentuk yang sesuai membantu mendapatkan pemasangan yang lebih baik.

Hindari produk yang terasa menekan, menyebabkan nyeri, atau membuat telinga tidak nyaman ketika Anda tidur menyamping. Jika sebuah earplug terus menimbulkan keluhan, pertimbangkan jenis atau ukuran lain.

Selain itu, jangan memasukkan penyumbat telinga terlalu dalam. Tujuannya bukan membuat telinga tertutup sekuat mungkin, melainkan mengurangi suara hingga tingkat yang nyaman.

Kapan sebaiknya berhenti menggunakan earplug?

Jika penggunaan earplug menimbulkan nyeri, iritasi, rasa penuh pada telinga, tinnitus, atau gangguan pendengaran, hentikan pemakaian dan evaluasi kondisi telinga.

Baca Juga :  Dinkes Padang Gencarkan Program Dokter Warga dan PSC 119, Tim Medis Siap Datangi Pasien ke Rumah

Penggunaan alat pelindung pendengaran memang efektif ketika pemilihannya tepat dan pemasangannya benar. CDC juga menekankan bahwa kesesuaian (fit) sangat menentukan efektivitas perlindungan telinga.

Jadi, tidur menggunakan earplug pada dasarnya dapat menjadi pilihan untuk mengurangi gangguan suara. Namun, kebersihan, kenyamanan, ukuran, dan cara pemasangan tetap menjadi faktor penting agar penggunaannya tidak menimbulkan masalah pada telinga. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru