Javanusa.com—Saat demam, tubuh membutuhkan energi dan cairan yang cukup untuk mendukung proses pemulihan. Namun, nafsu makan sering menurun sehingga makanan dengan tekstur lembut dan mudah dikonsumsi bisa menjadi pilihan.
Dilansir dari Alodokter, berikut 10 makanan untuk orang demam yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi selama tubuh beristirahat dan memulihkan diri.
1. Sup ayam dengan bakso dan tahu
Sup ayam dengan bakso dan tahu dapat menjadi menu yang cukup lengkap saat demam. Ayam, bakso, dan tahu menyediakan protein, sedangkan kuah membantu menambah asupan cairan.
Tambahkan wortel, kol, dan kentang agar kandungan gizinya lebih beragam. Wortel dan kol menyediakan vitamin serta mineral, sementara kentang memberikan karbohidrat sebagai sumber energi.
2. Bubur ayam
Bubur ayam cocok bagi orang demam yang mengalami penurunan nafsu makan. Teksturnya lembut sehingga lebih mudah dikonsumsi ketika tubuh terasa lemas.
Nasi dalam bubur menyediakan karbohidrat, sedangkan daging ayam memberikan protein. Seledri dan sayuran pelengkap juga dapat menambah asupan vitamin serta mineral.
3. Telur rebus
Telur rebus merupakan pilihan praktis untuk menambah asupan protein selama masa pemulihan. Protein berperan dalam pemeliharaan jaringan dan mendukung berbagai fungsi tubuh.
Agar lebih lengkap, telur dapat disantap bersama nasi, bubur, atau sayuran. Cara pengolahan dengan merebus juga membuat makanan ini relatif sederhana dan tidak banyak mengandung minyak.
4. Oatmeal dengan buah
Oatmeal yang dimasak hingga lunak dapat menjadi pilihan sarapan ketika sedang demam. Makanan ini mengandung karbohidrat, serat, dan sejumlah zat gizi yang dibutuhkan tubuh.
Tambahkan buah matang seperti pisang, apel, pir, buah naga, atau stroberi. Pilih buah dengan tekstur lembut agar lebih mudah dikunyah dan nyaman dikonsumsi.
5. Pisang rebus
Pisang rebus dapat menjadi makanan selingan ketika nafsu makan belum kembali normal. Teksturnya lembut sehingga lebih mudah dikunyah dan dikonsumsi.
Pisang juga menyediakan karbohidrat dan kalium. Keduanya dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan mineral tubuh selama proses pemulihan.
6. Sayuran kukus
Wortel, brokoli, dan labu siam dapat diolah dengan cara dikukus hingga lunak. Pilihan ini memberikan vitamin, mineral, dan serat tanpa membutuhkan banyak minyak.
Tekstur sayuran yang lembut juga lebih mudah dikonsumsi saat seseorang sedang demam. Padukan dengan sumber protein dan karbohidrat agar menu lebih seimbang.
7. Bubur kacang hijau
Bubur kacang hijau menyediakan karbohidrat, protein nabati, serat, vitamin, dan mineral. Kandungan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi tubuh.
Agar lebih ringan, gunakan gula dan santan dalam jumlah secukupnya. Pilihan ini juga dapat menjadi alternatif ketika bosan dengan menu makanan utama.
8. Soto ayam
Soto ayam termasuk makanan berkuah yang dapat menjadi pilihan saat demam. Daging ayam memberikan protein, sedangkan nasi atau soun menyediakan karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi.
Kuah soto juga dapat membantu menambah asupan cairan. Tambahkan kol, tomat, dan daun bawang untuk memperkaya kandungan vitamin serta mineral.
9. Sup makaroni
Sup makaroni dapat menjadi pilihan ketika membutuhkan makanan yang mengenyangkan tetapi tetap mudah dikonsumsi. Makaroni menyediakan karbohidrat sebagai sumber energi.
Tambahan ayam, telur, tahu, dan sayuran dapat melengkapi kandungan protein, vitamin, serta mineral. Tekstur sup yang lembut juga cocok ketika nafsu makan sedang menurun.
10. Semur ayam dan tahu
Semur ayam dan tahu dapat menjadi menu utama karena mengandung protein dari dua bahan tersebut. Sajikan bersama nasi dan sayuran untuk mendapatkan kombinasi karbohidrat, vitamin, dan mineral.
Jika demam disertai mual atau gangguan pencernaan, pilih semur dengan bumbu yang lebih ringan. Batasi penggunaan minyak, gula, dan bumbu yang terlalu kuat agar makanan lebih nyaman dikonsumsi.
Tetap Penuhi Cairan Selama Demam
Pemilihan makanan perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kemampuan makan. Jika nafsu makan menurun, konsumsi makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.
Asupan cairan juga perlu mendapat perhatian. Minum secara berkala dapat membantu mempertahankan kecukupan cairan tubuh, terutama ketika demam disertai banyak berkeringat.
Sebaliknya, hindari makanan yang terlalu pedas, berminyak, atau sulit dicerna jika makanan tersebut memperburuk rasa tidak nyaman. Pilih menu sederhana yang dapat ditoleransi tubuh.
Kapan Demam Perlu Diperiksakan?
Makanan bergizi dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh selama pemulihan, tetapi makanan bukan pengganti penanganan medis.
Perhatikan durasi demam dan gejala lain yang menyertainya. Jika demam berlangsung lebih dari tiga hari, segera konsultasikan kondisi kepada dokter. (*)






