12 Manfaat Buah Gandaria untuk Kesehatan, Kaya Vitamin C dan Antioksidan

Penulis -

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buah gandaria. (Foto: Pexels)

Ilustrasi buah gandaria. (Foto: Pexels)

Javanusa.com—Buah gandaria bukan sekadar buah tropis dengan rasa asam-manis yang menyegarkan. Buah yang masih satu keluarga dengan mangga ini mengandung vitamin C, serat, beta karoten, kalium, serta berbagai senyawa antioksidan yang dapat mendukung kesehatan tubuh.

Gandaria memiliki nama ilmiah Bouea macrophylla Griffith. Tanaman buah tropis ini tumbuh di sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan hingga Ambon.

Secara botani, gandaria termasuk famili Anacardiaceae atau kelompok tanaman mangga-manggaan. Mangga dan jambu mete juga masuk dalam famili yang sama.

Buah ini tidak hanya dikenal di Indonesia. Negara Asia Tenggara lainnya memiliki sebutan berbeda untuk gandaria. Masyarakat Malaysia mengenalnya sebagai kundang, sedangkan di Thailand buah ini disebut maprang atau omprang.

Dalam bahasa Inggris, gandaria dikenal sebagai plum mango atau marian plum.

Data Panganku.org menunjukkan bahwa setiap 100 gram gandaria matang dan segar mengandung sekitar 67 kkal energi. Buah ini juga menyediakan 80,9 gram air, 18 gram karbohidrat, 2,2 gram serat, dan 0,7 gram protein.

Kandungan mineralnya meliputi 9 mg kalsium, 20 mg fosfor, 1 mg zat besi, 3 mg natrium, serta 129 mg kalium.

Gandaria juga mengandung beta karoten sebesar 329 mikrogram dan total karoten 1.020 mikrogram. Selain itu, terdapat tiamin 0,03 mg, riboflavin 0,07 mg, niasin 0,7 mg, serta vitamin C yang mencapai 111 mg per 100 gram.

Dikutip dari laman Hellosehat, berikut ini beberapa manfaat buah gandaria bagi kesehatan tubuh.

1. Mendukung kesehatan kulit

Kandungan vitamin C dalam gandaria dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit.

Vitamin C diperlukan tubuh untuk pembentukan kolagen. Protein tersebut membantu mempertahankan struktur dan elastisitas kulit.

Asupan vitamin C yang cukup juga dapat mendukung tampilan kulit agar tetap sehat. Namun, kondisi kulit tetap dipengaruhi berbagai faktor lain, termasuk usia, paparan sinar matahari, pola makan, dan gaya hidup.

2. Mendukung proses pemulihan tubuh

Vitamin C memiliki peran penting dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk sistem kekebalan dan proses pembentukan kolagen.

Baca Juga :  10 Gejala Gula Darah Tinggi yang Sering Diabaikan, Kenali Sebelum Menimbulkan Komplikasi

Gandaria dapat menjadi salah satu sumber vitamin C alami karena kandungannya mencapai 111 mg per 100 gram buah. Jumlah tersebut bahkan lebih tinggi daripada kebutuhan harian vitamin C orang dewasa yang disebutkan dalam data sumber.

Kebutuhan vitamin C harian pada usia 19–29 tahun tercatat sekitar 90 mg untuk pria dan 75 mg untuk wanita. Meski demikian, konsumsi gandaria tidak dapat dianggap sebagai pengganti terapi medis saat seseorang mengalami infeksi atau penyakit.

3. Membantu menjaga kelancaran pencernaan

Gandaria mengandung air dan serat yang dapat membantu menjaga fungsi saluran pencernaan.

Serat membantu memperbesar massa feses dan mendukung keteraturan buang air besar. Sementara itu, kandungan air membantu menjaga kecukupan cairan dalam tubuh.

Pola makan tinggi serat juga berkaitan dengan kesehatan saluran pencernaan. American Institute for Cancer Research menyebut konsumsi sekitar 30 gram serat per hari sebagai bagian dari pola makan yang dapat membantu menurunkan risiko kanker kolorektal.

4. Mendukung kesehatan jantung

Kandungan serat dalam gandaria juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.

Asupan serat yang cukup berhubungan dengan pengelolaan kadar kolesterol, termasuk kolesterol LDL. Pola makan kaya serat juga dapat membantu menjaga tekanan darah dan kesehatan pembuluh darah.

Selain serat, gandaria menyediakan kalium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dan fungsi pembuluh darah.

5. Membantu pengelolaan pola makan pada diabetes

Gandaria mengandung serat dan karbohidrat yang dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang.

Serat dapat memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat. Kondisi tersebut membantu mengendalikan respons gula darah setelah makan.

Meski demikian, penderita diabetes tetap perlu memperhatikan porsi dan jumlah total karbohidrat. Konsumsi buah sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan energi dan rencana makan masing-masing.

6. Berpotensi mendukung kesehatan paru-paru

Gandaria memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Selain buah, penelitian terhadap ekstrak biji gandaria juga menemukan adanya senyawa antioksidan. Penelitian tersebut menunjukkan aktivitas terhadap sejumlah sel kanker, termasuk sel kanker paru-paru, serta beberapa strain bakteri.

Baca Juga :  Hadiri Family Support Group, Pj Wako Padang Tekankan Peran Keluarga dalam Pemulihan Korban Napza

Temuan tersebut masih berasal dari penelitian laboratorium. Karena itu, hasil penelitian ekstrak biji gandaria belum dapat disamakan dengan bukti bahwa mengonsumsi buah gandaria dapat mencegah atau mengobati kanker paru-paru.

7. Membantu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk penglihatan

Gandaria mengandung beta karoten yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A.

Vitamin A memiliki peran penting dalam mempertahankan fungsi penglihatan, terutama dalam proses penglihatan pada kondisi cahaya rendah.

Dalam setiap 100 gram gandaria terdapat sekitar 329 mikrogram beta karoten. Kandungan tersebut menjadikan gandaria sebagai salah satu pilihan buah yang dapat menyumbang asupan provitamin A.

8. Membantu melawan efek radikal bebas

Salah satu keunggulan gandaria terletak pada kandungan senyawa antioksidannya.

Penelitian yang dipublikasikan dalam The International Journal of Tropical & Subtropical Horticulture menemukan sejumlah senyawa antioksidan pada gandaria, terutama pada buah yang masih mentah.

Senyawa tersebut antara lain asam fenolat, asam askorbat, tanin, dan flavonoid. Pada gandaria matang, penelitian juga menemukan kandungan antosianin.

Antioksidan membantu melindungi sel dari tekanan oksidatif akibat radikal bebas. Namun, manfaat tersebut perlu dipahami sebagai bagian dari pola makan secara keseluruhan, bukan sebagai efek terapi tunggal.

9. Membantu mengontrol berat badan

Kandungan serat membuat gandaria berpotensi menjadi pilihan camilan dalam pola makan untuk mengontrol berat badan.

Makanan berserat cenderung memberikan rasa kenyang lebih lama. Kondisi tersebut dapat membantu seseorang mengendalikan asupan makanan dan total kalori harian.

Gandaria akan lebih bermanfaat jika dikonsumsi sebagai buah segar tanpa tambahan gula atau bahan berkalori tinggi.

10. Mendukung sistem kekebalan tubuh

Vitamin C dalam gandaria berperan dalam menjaga fungsi sistem imun.

Vitamin tersebut mendukung berbagai aktivitas sel kekebalan dan membantu melindungi sel dari tekanan oksidatif. Kandungan antioksidan dalam gandaria juga berkontribusi terhadap perlindungan sel.

Meski demikian, tidak ada satu jenis buah yang secara langsung membuat tubuh kebal terhadap infeksi. Sistem imun membutuhkan dukungan dari pola makan bergizi, tidur cukup, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup sehat.

Baca Juga :  10 Minuman Penambah Darah yang Bisa Membantu Memenuhi Nutrisi untuk Anemia
11. Membantu menjaga tekanan darah

Gandaria mengandung kalium yang berperan dalam keseimbangan elektrolit dan fungsi pembuluh darah.

Kalium juga membantu menyeimbangkan efek natrium dalam tubuh. Asupan kalium yang cukup menjadi salah satu bagian dari pola makan yang mendukung pengendalian tekanan darah.

Kandungan antioksidan gandaria turut menjadi nilai tambah dalam pola makan yang mendukung kesehatan kardiovaskular.

Bagi penderita hipertensi, konsumsi buah tetap perlu berjalan bersama pembatasan garam, aktivitas fisik, pengendalian berat badan, dan pengobatan sesuai anjuran dokter.

12. Mendukung proses alami tubuh dalam membuang sisa metabolisme

Istilah detoksifikasi sering digunakan untuk menggambarkan proses pembuangan zat sisa dari tubuh. Padahal, tubuh memiliki organ seperti hati dan ginjal yang menjalankan fungsi tersebut secara alami.

Kandungan air dan serat dalam gandaria dapat mendukung fungsi pencernaan serta membantu menjaga kecukupan cairan. Dengan demikian, gandaria dapat menjadi bagian dari pola makan yang menunjang fungsi normal tubuh.

Tidak ada bukti bahwa gandaria secara khusus dapat “membersihkan racun” atau menggantikan fungsi hati dan ginjal.

Cara sehat mengonsumsi buah gandaria

Gandaria memiliki bentuk menyerupai mangga, tetapi ukurannya lebih kecil. Buah muda biasanya berwarna hijau, sedangkan buah yang matang berubah menjadi kuning hingga jingga.

Gandaria matang dapat dikonsumsi secara langsung setelah dicuci dan dikupas. Rasa asam-manisnya juga membuat buah ini cocok diolah menjadi jus atau berbagai hidangan tradisional.

Jika ingin mendapatkan serat secara optimal, mengonsumsi buah secara utuh lebih baik daripada mengolahnya menjadi jus. Hindari penambahan gula berlebihan agar nilai kalorinya tetap terkendali.

Pada akhirnya, manfaat buah gandaria paling baik diperoleh sebagai bagian dari pola makan beragam dan bergizi seimbang. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang menjalani pengaturan pola makan khusus, konsultasikan kebutuhan buah dan zat gizi dengan dokter atau ahli gizi. (*)

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB