7 Manfaat Rebusan Daun Salam dan Sereh untuk Kesehatan, Benarkah Bisa Menurunkan Gula Darah?

Penulis -

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi rebusan daun salam dan sereh. (Foto: Alodokter.com)

Ilustrasi rebusan daun salam dan sereh. (Foto: Alodokter.com)

Javanusa.com—Rebusan daun salam dan sereh telah lama menjadi bagian dari pengobatan tradisional di Indonesia.

Minuman herbal ini dipercaya memiliki beragam manfaat kesehatan berkat kandungan antioksidan, vitamin, dan senyawa aktif di dalamnya.

Meski menjanjikan, konsumsi rebusan daun salam dan sereh tetap perlu dilakukan secara bijak dan tidak menggantikan pengobatan medis.

Rebusan Daun Salam dan Sereh Kaya Senyawa Aktif

Daun salam dan sereh mengandung berbagai zat yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Beberapa di antaranya ialah flavonoid, polifenol, vitamin C, eugenol, citronellal, serta serat.

Kombinasi senyawa tersebut dipercaya membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

Karena itu, rebusan kedua bahan dapur ini masih banyak dikonsumsi sebagai minuman herbal pendamping gaya hidup sehat.

Berikut beberapa manfaat rebusan daun salam dan sereh.

1. Membantu Melawan Radikal Bebas

Kandungan antioksidan dalam daun salam dan sereh berperan menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh.

Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar sebagai bagian dari pola hidup sehat, minuman ini dipercaya dapat membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis. Namun, manfaat tersebut tetap memerlukan dukungan pola makan bergizi dan aktivitas fisik.

2. Berpotensi Membantu Menjaga Kadar Gula Darah

Sejumlah penelitian awal menunjukkan polifenol dan eugenol pada daun salam diduga dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

Efek tersebut berpotensi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Meski demikian, bukti ilmiah pada manusia masih terbatas sehingga rebusan daun salam dan sereh tidak boleh menggantikan obat diabetes yang diresepkan dokter.

3. Diduga Mengurangi Peradangan

Daun salam mengandung eugenol, sedangkan sereh kaya citronellal. Kedua senyawa ini diketahui memiliki sifat antiradang.

Dalam pengobatan tradisional, rebusan daun salam dan sereh sering dimanfaatkan untuk membantu meredakan pegal, nyeri sendi, maupun otot tegang. Meski begitu, efektivitasnya masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Baca Juga :  Pembangunan PLTP Muara Laboh Unit-2 Dimulai, Sumbar Targetkan Investasi Berkelanjutan
4. Memberikan Efek Relaksasi

Selain diminum, aroma rebusan sereh dan daun salam juga dipercaya memberikan sensasi menenangkan.

Efek relaksasi tersebut dapat membantu meredakan stres ringan dan membuat tubuh lebih rileks. Sebagian orang juga merasakan kualitas tidur yang lebih baik setelah mengonsumsinya.

5. Mendukung Kesehatan Sistem Pencernaan

Minuman herbal ini juga kerap digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan ringan, seperti perut kembung, mual, hingga sembelit.

Daun salam dipercaya membantu proses pencernaan makanan. Sementara itu, sereh dapat mengurangi pembentukan gas berlebih sekaligus merangsang pergerakan usus.

6. Berpotensi Membantu Mengontrol Kolesterol

Beberapa studi awal menunjukkan daun salam dan sereh berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Manfaat tersebut diduga berasal dari kandungan antioksidan dan serat yang membantu mengikat lemak. Namun, hasil penelitian masih terbatas sehingga minuman ini hanya berfungsi sebagai pelengkap pola makan sehat, bukan pengganti obat penurun kolesterol.

7. Membantu Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Rebusan daun salam dan sereh dapat menjadi pilihan minuman selain air putih.

Baik disajikan hangat maupun dingin, minuman ini membantu memenuhi kebutuhan cairan harian. Meski demikian, air putih tetap menjadi sumber hidrasi utama yang tidak dapat digantikan.

Tips Aman Mengonsumsi Rebusan Daun Salam dan Sereh

Agar manfaatnya lebih optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi rebusan daun salam dan sereh:

  • Gunakan daun salam dan sereh yang masih segar atau telah dikeringkan dengan baik.
  • Cuci bersih seluruh bahan sebelum direbus.
  • Batasi konsumsi sekitar satu hingga dua gelas per hari.
  • Hindari konsumsi jika memiliki alergi terhadap rempah, sedang hamil, atau mengonsumsi obat tertentu tanpa berkonsultasi dengan dokter.
  • Jangan menjadikan minuman herbal ini sebagai pengganti terapi medis.
  • Hentikan konsumsi apabila muncul keluhan seperti mual, pusing, atau ruam pada kulit.
Baca Juga :  7 Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan, Bantu Jaga Kolesterol hingga Turunkan Risiko Kanker
Tetap Utamakan Konsultasi dengan Dokter

Hingga kini, belum ditemukan efek samping serius dari konsumsi rebusan daun salam dan sereh jika diminum dalam jumlah wajar. Namun, sereh dapat memicu iritasi lambung atau reaksi alergi pada sebagian orang.

Karena itu, konsultasi dengan dokter tetap dianjurkan sebelum mengonsumsi rebusan daun salam dan sereh secara rutin, terutama bagi penderita penyakit kronis, ibu hamil atau menyusui, serta orang yang menjalani terapi obat tertentu. (*/red)

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru