DPRD Padang Bahas LKPJ Wali Kota 2025, Dorong Perbaikan Kinerja OPD dan BUMD

Penulis -

Rabu, 1 April 2026 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPRD Kota Padang.

Gedung DPRD Kota Padang.

Padang, Javanusa—DPRD Kota Padang melalui gabungan Panitia Khusus (Pansus) I, II, III, dan IV menggelar pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Padang Tahun Anggaran 2025 selama dua hari, 30–31 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemerintah Kota Padang sekaligus merumuskan rekomendasi strategis ke depan.

Dalam pembahasan tersebut, pansus menitikberatkan kesesuaian antara perencanaan, realisasi anggaran, serta dampak program terhadap masyarakat. Oleh karena itu, sejumlah catatan penting mengemuka, mulai dari capaian yang patut diapresiasi hingga kekurangan yang perlu dibenahi.

Usmardi Thareb: Evaluasi Kinerja dan Realisasi Anggaran

Ketua Pansus I, Usmardi Thareb menegaskan pihaknya menilai LKPJ tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami melihat LKPJ 2025 dari pelaksanaan kegiatan, penggunaan anggaran, dan manfaat yang dihasilkan. Selain itu, tidak ada yang sempurna, sehingga rekomendasi akan diberikan untuk perbaikan,” ujarnya, Selasa (31/3).

Komisi 1
Pembahasan LKPJ Wali Kota Padang Tahun Anggaran 2025 oleh Komisi I bersama Sekretariat DPRD.

Selanjutnya, ia menambahkan hasil pertemuan dengan mitra seperti Sekretariat DPRD, Inspektorat, BKPSDM, dan Dinas Pertanahan menunjukkan capaian belum optimal.

“Pada umumnya kegiatan belum mencapai 100 persen, termasuk penyerapan anggaran yang belum sesuai. Oleh sebab itu, perbaikan diharapkan ke depan,” katanya.

Rachmad Wijaya: Apresiasi dan Catatan untuk BUMD

Sementara itu, Ketua Pansus II, Rachmad Wijaya, mengapresiasi capaian Perumda Air Minum Kota Padang yang hampir menyentuh target maksimal. Namun demikian, ia tetap mendorong peningkatan layanan dan efisiensi.

Pihaknya juga meminta penambahan pelanggan sekitar 2 persen per bulan serta penguatan mitigasi bencana. “Kami juga meminta biaya langsung ditekan sehingga memungkinkan adanya subsidi silang kepada masyarakat,” tambahnya.

Komisi 2
Pembahasan LKPJ Wali Kota Padang Tahun Anggaran 2025 oleh Komisi II bersama stakeholder terkait.

Selain itu, kinerja Perusahaan Umum Daerah (PSM) turut mendapat apresiasi karena mulai memberikan kontribusi pendapatan.

Baca Juga :  DPRD Padang Setujui LKPD 2025, Soroti SiLPA Rp157 Miliar

“PSM kinerjanya sudah baik karena menghasilkan. Namun demikian, pelayanan perlu ditingkatkan, termasuk penambahan halte Trans Padang,” ujarnya.

Helmi Moesim: Realisasi Fisik dan Kendala Lapangan

Kemudian, Ketua Pansus III, Helmi Moesim, menyebutkan kinerja OPD mitranya secara umum sudah cukup baik. Bahkan, realisasi fisik mencapai 100 persen.

“Serapan keuangan belum mencapai 100 persen, tetapi realisasi fisik sudah maksimal. Selanjutnya, rekomendasi akan disampaikan dalam rapat paripurna,” paparnya.

Komisi 3
Pembahasan LKPJ Wali Kota Padang Tahun Anggaran 2025 oleh Komisi III bersama stakeholder terkait.

Meski demikian, ia mencatat adanya kendala teknis yang berdampak pada keterlambatan pekerjaan, terutama saat terjadi bencana.

“Kami menemukan keterlambatan akibat sulitnya transportasi saat bencana. Oleh karena itu, solusi harus segera disiapkan agar kinerja tidak terganggu,” tegasnya.

Iskandar: Finalisasi dan Akurasi Data

Di sisi lain, Ketua Pansus IV, H. Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya masih memfinalisasi kesimpulan setelah pembahasan dengan OPD rampung.

“Hasil realisasi rencana kerja dan anggaran cukup baik. Namun demikian, beberapa capaian belum terpenuhi dan membutuhkan data lebih akurat,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan evaluasi difokuskan pada dampak nyata program terhadap masyarakat. Setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar bertransformasi menjadi layanan yang memudahkan urusan warga.

Komisi 4
Pembahasan LKPJ Wali Kota Padang Tahun Anggaran 2025 oleh Komisi IV bersama stakeholder terkait.

“Kami memastikan rencana anggaran terealisasi dengan baik serta layanan kepada masyarakat berjalan optimal,” katanya.

Muharlion: Dorongan Peningkatan Kinerja 2026

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menekankan bahwa hasil evaluasi LKPJ harus menjadi dasar peningkatan kinerja pada tahun berikutnya.

“Program unggulan yang belum tercapai pada 2025 harus diwujudkan pada 2026. Oleh sebab itu, OPD dituntut lebih kreatif meskipun anggaran terbatas,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti kendala teknis di lapangan, seperti keterlambatan pekerjaan oleh rekanan hingga distribusi terganggu akibat bencana.

“Kami menemukan pekerjaan tidak selesai tepat waktu hingga dikenakan denda. Dengan demikian, hal ini harus menjadi evaluasi ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Folarin Balogun Pimpin Daftar Top Skor Piala Dunia 2026, Ungguli Para Pesaing dalam Perburuan Sepatu Emas

Melalui pembahasan ini, DPRD berharap rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya menjadi catatan formal. Sebaliknya, hasil tersebut diharapkan menjadi pijakan strategis untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Kota Padang pada tahun 2026. (*/red)

Berita Terkait

Wali Kota Padang Ajukan 3 Ranperda ke DPRD, Dorong Investasi dan Ekonomi Kreatif
DPRD Padang Setujui KUA-PPAS APBD 2027, Fraksi Soroti PAD, Pendidikan dan Infrastruktur
DPRD Padang Setujui Ranperda Pajak dan Retribusi Daerah, Fraksi Beri Sejumlah Catatan
Rapat Paripurna Istimewa HJK ke-357, DPRD Padang dan Pemko Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Kota
Ranperda P-APBD 2026 Kota Padang Disetujui, Fraksi DPRD Beri Rekomendasi dan Catatan Penting
DPRD Padang Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, Anggaran Naik Jadi Rp3,21 Triliun
DPRD Padang Setujui LKPD 2025, Soroti SiLPA Rp157 Miliar
Pemko Padang Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, PAD Lampaui Target dan Raih WTP ke-13

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Persiapan MTQ ke-42 Kota Padang Dimatangkan, 663 Kafilah Siap Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:27 WIB

PWI Health Fun Run 5K Hadir di Mandeh, Gabungkan Olahraga dan Promosi Wisata

Berita Terbaru