Jakarta, Javanusa—Semen Padang FC tetap bertekad menampilkan performa terbaik pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026 meski sudah dipastikan terdegradasi musim depan.
Kabau Sirah akan menghadapi Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.
Laga terakhir musim ini menjadi ujian harga diri bagi Semen Padang FC. Tim asuhan Imran Nahumarury datang ke Jakarta dalam situasi sulit setelah terpuruk di papan bawah klasemen.
Tren Buruk Semen Padang FC
Semen Padang FC kini berada di posisi ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin. Hasil itu memastikan mereka turun kasta pada musim depan.
Kondisi tim juga semakin berat setelah gagal meraih poin dalam delapan pertandingan terakhir. Sejak pekan ke-26, Kabau Sirah bahkan tidak mampu mencetak gol.
Sebaliknya, lini pertahanan mereka kebobolan 17 gol sepanjang periode tersebut. Pada pekan ke-33, Semen Padang FC menelan kekalahan telak 0-7 dari Persebaya Surabaya di Stadion Haji Agus Salim, Padang.
Persiapan Tim Tidak Maksimal
Menjelang laga kontra Persija, pelatih Semen Padang FC Imran Nahumarury mengakui persiapan tim tidak berjalan ideal. Setelah kekalahan dari Persebaya, skuad sempat tidak menjalani latihan penuh.
Tim baru kembali menggelar sesi pemulihan sebelum official training berlangsung.
“Persiapan kami memang tidak maksimal. Setelah laga terakhir, tim tidak langsung berlatih, baru menjalani recovery dan kemudian official training,” ujar Imran dalam konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (22/5).
Meski menghadapi situasi sulit, Imran tetap meminta para pemain menunjukkan semangat tinggi pada laga terakhir musim ini. Ia menilai pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting untuk menjaga profesionalisme.
“Saya berharap pemain bisa tampil seperti sebelum dipastikan terdegradasi. Ini kesempatan mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaik,” katanya.
Hanya Bawa 18 Pemain ke Jakarta
Imran menyebut Semen Padang FC hanya membawa 18 pemain untuk laga tandang ke Jakarta. Beberapa pemain asing tetap masuk rombongan tim.
Namun, sebagian pemain asing lainnya sudah kembali ke negara asal dan tidak ikut bertanding.
“Kami berangkat dengan 18 pemain. Ada yang sudah pulang ke Brasil dan ada juga yang tidak dibawa. Tapi kami tetap siap menjalani pertandingan ini,” jelasnya.
Di sisi lain, Persija Jakarta diperkirakan tampil agresif di hadapan pendukung sendiri. Bagi Semen Padang FC, pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir untuk menutup musim dengan hasil terhormat sebelum kembali berjuang di kompetisi kasta kedua musim depan. (*/red)






