Jakarta, Javanusa—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin agresif menggarap pasar Malaysia melalui program Wonderful Indonesia Sales Mission 2026.
Langkah ini bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara asal Malaysia sekaligus mendorong penyebaran wisata ke berbagai destinasi unggulan, memperpanjang lama tinggal wisatawan, dan meningkatkan nilai belanja selama berlibur di Indonesia.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan kegiatan promosi tersebut berlangsung dengan dukungan penuh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.
Agenda digelar di dua kota strategis, yaitu Seremban, Negeri Sembilan pada 18 Juni 2026 dan Kuala Lumpur pada 19 Juni 2026.
Menurut Made, Kemenpar tidak hanya mengejar peningkatan jumlah wisatawan Malaysia yang datang ke Indonesia.
Pemerintah juga ingin mendorong wisatawan menjelajahi lebih banyak destinasi, menikmati liburan lebih lama, serta meningkatkan pengeluaran selama berada di Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, Kemenpar tidak hanya menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan asal Malaysia, tetapi juga mendorong persebaran kunjungan ke berbagai destinasi di Indonesia, memperpanjang lama tinggal atau length of stay, serta meningkatkan pengeluaran wisatawan selama berwisata di Indonesia,” kata Made.
Promosikan Destinasi Prioritas dan Pariwisata Berkelanjutan
Pada penyelenggaraan tahun ini, promosi difokuskan pada pengenalan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 5 Destinasi Pariwisata Regeneratif.
Seluruh destinasi tersebut menawarkan pengalaman wisata yang berkualitas, ramah lingkungan, berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Selain memperkenalkan destinasi, Kemenpar juga menghadirkan inovasi melalui kolaborasi strategis bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antardestinasi. Sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan terintegrasi.
“Keterlibatan PT KAI menjadi langkah strategis untuk memperkuat aksesibilitas wisata sekaligus memperkenalkan perjalanan kereta api sebagai bagian dari pengalaman berwisata di Indonesia,” ujar Made.
Pertemukan Pelaku Industri Indonesia dan Malaysia
Wonderful Indonesia Sales Mission 2026 mempertemukan sekitar 25 pelaku industri pariwisata Indonesia.
Terdiri atas biro perjalanan, perhotelan, pengelola destinasi, dan mitra industri lainnya dengan sekitar 70 pelaku industri pariwisata Malaysia.
Para pembeli (buyers) berasal dari Negeri Sembilan, Melaka, dan Kuala Lumpur. Pertemuan tersebut membuka peluang kerja sama bisnis sekaligus memperluas jaringan antara pelaku industri kedua negara.
Made berharap kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha mampu mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia di sektor pariwisata sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
“Melalui sinergi yang kuat bersama PT KAI dan para pelaku industri pariwisata, kami optimistis hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia di sektor pariwisata akan semakin erat serta memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
PT KAI Dukung Pengalaman Wisata yang Terintegrasi
Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), Rafli Yandra, menegaskan dukungan penuh perusahaan terhadap penyelenggaraan Wonderful Indonesia Sales Mission Malaysia 2026.
Menurut Rafli, PT KAI berkomitmen menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terintegrasi. Sehingga wisatawan asal Malaysia lebih mudah mengunjungi berbagai destinasi unggulan, terutama di Pulau Jawa maupun wilayah Indonesia lainnya.
“KAI siap menjadi bagian dari ekosistem pariwisata nasional. Sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi wisatawan mancanegara, khususnya wisatawan asal Malaysia,” kata Rafli.
Business Meeting hingga Presentasi Produk Wisata
Rangkaian kegiatan meliputi table top business meeting yang mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dan Malaysia untuk membahas peluang kerja sama.
Selain itu, PT KAI juga mempresentasikan layanan, jaringan rute, serta paket wisata berbasis kereta api kepada calon mitra dari Malaysia.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan networking session sebagai sarana memperkuat jejaring bisnis dan membangun kolaborasi jangka panjang antara pelaku industri pariwisata kedua negara.
Melalui penyelenggaraan Wonderful Indonesia Sales Mission 2026, Kemenpar berharap Malaysia tetap menjadi salah satu penyumbang terbesar kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Sekaligus memperkuat daya saing pariwisata nasional di kawasan Asia Tenggara. (*/red)






