Mengenal Soy Protein, Protein Nabati Kaya Nutrisi yang Baik untuk Jantung dan Otot

Penulis -

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi susu kedelai. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi susu kedelai. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Soy protein atau protein kedelai menjadi salah satu sumber protein nabati yang semakin banyak dipilih karena kaya nutrisi, rendah lemak jenuh, dan bebas kolesterol.

Selain mendukung pola makan sehat, protein kedelai juga memiliki berbagai manfaat bagi tubuh, mulai dari menjaga kesehatan jantung hingga membantu pembentukan massa otot.

Soy protein merupakan protein yang berasal dari kacang kedelai, salah satu bahan pangan nabati dengan kandungan gizi lengkap.

Kedelai mengandung seluruh asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh sehingga termasuk protein nabati berkualitas tinggi.

Dibandingkan banyak sumber protein lain, protein kedelai memiliki kadar lemak jenuh yang rendah, tidak mengandung kolesterol, serta kaya serat.

Karakteristik tersebut membuatnya menjadi pilihan bagi masyarakat yang menjalani pola makan sehat, termasuk vegetarian dan vegan.

Karena mudah diolah, soy protein banyak ditemukan dalam berbagai produk makanan maupun minuman. Selain makanan tradisional, protein kedelai juga menjadi bahan baku aneka produk pangan modern.

Sumber Makanan yang Mengandung Soy Protein

Protein kedelai tersedia dalam beragam jenis makanan yang mudah ditemukan sehari-hari, di antaranya:

    • Tahu, makanan berbahan kedelai yang melalui proses pengolahan hingga menghasilkan tekstur padat dan lembut.
    • Tempe, dibuat dari biji kedelai utuh yang difermentasi sehingga memiliki cita rasa khas.
    • Natto, makanan fermentasi asal Jepang yang menggunakan bakteri Bacillus subtilis var. natto dan umumnya disantap bersama nasi.
    • Susu kedelai, dihasilkan dari kedelai yang dimasak, dihaluskan, lalu disaring untuk memisahkan ampasnya.
    • Miso, pasta fermentasi khas Jepang yang dibuat dari kedelai, ragi Aspergillus oryzae, dan garam.
    • Suplemen berbahan kedelai, yang umumnya mengandung protein kedelai, isoflavon, serat, serta berbagai zat gizi lainnya.

Manfaat Soy Protein bagi Kesehatan

Baca Juga :  Bolehkah Ibu Menyusui Minum Soda? Ini Penjelasan Medis dan Tips Aman Konsumsinya
1. Membantu menjaga kesehatan jantung

Protein kedelai mengandung isoflavon yang berperan dalam membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Tekanan darah yang terkontrol dapat menurunkan risiko gangguan kardiovaskular.

Penelitian yang dipublikasikan dalam European Journal of Preventive Cardiology juga menunjukkan bahwa konsumsi kedelai berkaitan dengan penurunan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan penyakit kardiovaskular.

2. Berpotensi menurunkan risiko kanker payudara

Masih banyak anggapan bahwa kedelai dapat meningkatkan risiko kanker payudara karena mengandung isoflavon yang menyerupai estrogen. Namun, kadar isoflavon dalam makanan berbahan kedelai relatif rendah.

Sebaliknya, penelitian yang dimuat dalam jurnal Nutrients melaporkan bahwa konsumsi makanan berbahan kedelai justru berkaitan dengan penurunan risiko kanker payudara.

3. Membantu mengontrol kadar gula darah

Protein kedelai juga berpotensi membantu menjaga kadar gula darah, terutama pada individu yang berisiko mengalami diabetes atau telah didiagnosis diabetes.

Kandungan protein dalam kedelai dapat meningkatkan sensitivitas insulin sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama. Kondisi tersebut membantu mengendalikan nafsu makan sehingga kadar gula darah lebih mudah terjaga.

Apa Perbedaan Soy Protein dan Whey Protein?

Perbedaan utama kedua jenis protein ini terletak pada sumbernya. Whey protein berasal dari susu sapi sebagai hasil samping proses pembuatan keju, sedangkan soy protein diperoleh melalui ekstraksi protein dari kacang kedelai.

Keduanya sama-sama banyak digunakan untuk mendukung pembentukan massa otot. Namun, masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda.

Soy Protein atau Whey Protein, Mana Lebih Baik untuk Otot?

Penelitian dalam International Journal of Environmental Research and Public Health menyebutkan bahwa whey protein mengandung asam amino esensial (EAA) dan branched-chain amino acids (BCAA) lebih tinggi dibandingkan soy protein.

Kandungan tersebut berperan penting dalam sintesis protein otot sehingga whey protein sering dianggap lebih efektif untuk meningkatkan massa otot.

Baca Juga :  Jangan Dipencet! Begini Cara Tepat Atasi Komedo Membandel di Hidung

Meski demikian, soy protein tetap memberikan manfaat bagi pembentukan otot. Protein kedelai mengandung arginine dan glutamine yang berperan dalam pembentukan jaringan otot sekaligus membantu mengurangi stres otot setelah berolahraga.

Karena itu, soy protein tetap dapat menjadi alternatif bagi mereka yang ingin meningkatkan massa otot, khususnya vegetarian dan vegan yang tidak mengonsumsi produk berbahan susu.

Mengombinasikan soy protein dan whey protein juga dapat menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan protein harian.

Selain itu, pola makan seimbang tetap penting dengan memperbanyak konsumsi sayur, buah, biji-bijian, vitamin, mineral, serta lemak sehat agar manfaat olahraga dan pembentukan otot menjadi lebih optimal. (*)

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB