Padang, Javanusa—Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sumatera Barat dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026 di Kota Padang.
Menjelang agenda tersebut, para senior dan pengurus DPD KNPI Sumbar menggelar silaturahmi untuk membahas persiapan pergantian kepemimpinan serta penguatan peran pemuda.
Pertemuan berlangsung di Takana Nasi Padang, Minggu (25/10/2026). Wali Kota Padang sekaligus Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Sumbar, Fadly Amran, hadir bersama sejumlah tokoh dan pengurus organisasi kepemudaan tersebut.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antargenerasi sekaligus mempersiapkan proses transisi kepengurusan DPD KNPI Sumbar yang masa jabatannya segera berakhir.
Fadly Amran Tekankan Musda Sesuai AD/ART
Dalam pertemuan itu, Fadly Amran mengapresiasi kerja pengurus DPD KNPI Sumbar dalam menjalankan roda organisasi. Ia meminta seluruh jajaran mempersiapkan Musda secara baik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepengurusan.
“Laksanakan Musda ini dengan baik sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi. Berbagai capaian yang telah diraih perlu disampaikan secara terbuka sebagai bagian dari evaluasi kepengurusan,” tegas Fadly.
Selain evaluasi organisasi, ia menekankan pentingnya keterbukaan dalam proses pemilihan ketua berikutnya. Menurutnya, Musda harus memberikan ruang bagi kader pemuda dan pemudi di Sumatera Barat untuk berpartisipasi.
“Berikan kesempatan kepada seluruh kader terbaik pemuda dan pemudi Sumatera Barat untuk mendaftar dan ikut serta dalam proses demokrasi kepemudaan ini. Siapa pun yang ingin maju menjadi ketua, silakan. Dinamika dalam organisasi merupakan hal yang wajar,” tambahnya.
Fadly juga berharap KNPI terus menjadi wadah strategis bagi aktivis muda untuk mengembangkan kapasitas dan pengalaman. Dengan demikian, kader pemuda dapat mempersiapkan diri untuk mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat.
Musda KNPI Sumbar 22 November 2026
Ketua DPD KNPI Sumbar, Nanda Satria, menyampaikan bahwa pihaknya merencanakan Musda pada 22 November 2026 di Kota Padang.
Ia berharap para senior terus memberikan masukan dan arahan agar agenda tersebut berjalan lancar. Dukungan mereka penting untuk menjaga kesinambungan organisasi selama pergantian kepemimpinan.
“Kami juga berharap proses transisi kepengurusan dapat berlangsung secara soft landing, sehingga pergantian kepemimpinan berjalan dengan baik, tetap menjaga soliditas organisasi, serta memperkuat kebersamaan di tubuh KNPI,” ungkap Nanda.
Menurut Nanda, kelancaran transisi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam persiapan Musda. Pergantian pengurus diharapkan tetap menjaga kekompakan dan memperkuat hubungan antarkader.
Senior KNPI Dorong Penguatan Kaderisasi
Dalam kesempatan yang sama, mantan Ketua KNPI Sumbar Hendra Irwan Rahim memberikan masukan mengenai upaya memperluas jangkauan organisasi di kalangan mahasiswa.
Ia menyarankan pengurus baru agar lebih aktif memperkenalkan KNPI ke lingkungan kampus. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan.
Sementara itu, mantan Ketua KNPI Sumbar Asnawi Bahar mengungkapkan kebanggaannya terhadap para kader yang berhasil meniti karier di berbagai sektor strategis.
Ia menyoroti kiprah alumni KNPI yang kini menduduki posisi sebagai wakil rakyat di DPRD hingga kepala daerah. Asnawi berharap proses kaderisasi terus berjalan secara konsisten agar organisasi dapat melahirkan lebih banyak pemimpin muda.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam silaturahmi tersebut antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Padang Tarmizi Ismail, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang Eka Putra Buhari, serta Ketua DPD KNPI Sumbar Nanda Satria.
Turut hadir mantan Ketua KNPI Sumbar Hendra Irwan Rahim dan Asnawi Bahar, bersama jajaran pengurus serta para senior KNPI Sumbar.
Pertemuan ini menegaskan pentingnya persiapan Musda, keterbukaan dalam regenerasi kepemimpinan, dan kesinambungan kaderisasi untuk memperkuat peran KNPI di Sumatera Barat. (*)






