Padang, Javanusa—SMPN 17 Kota Padang menjadi sekolah percontohan penerapan Learning Management System (LMS) bertajuk Ruang Kelas Digital.
Platform yang dikembangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang ini bertujuan mempermudah pengelolaan pembelajaran sekaligus meningkatkan pemanfaatan teknologi digital di sekolah.
Kepala Diskominfo Kota Padang Tommy TRD menyampaikan pengembangan LMS tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong transformasi digital di bidang pendidikan. Sistem ini memungkinkan guru mengelola tugas dan nilai siswa secara lebih terintegrasi.
“Dinas Kominfo memfasilitasi pengembangan LMS Ruang Kelas Digital sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi digital di bidang pendidikan. Melalui sistem ini, pengelolaan tugas, nilai, dan pemantauan perkembangan belajar siswa dapat lebih mudah dan terintegrasi. SMPN 17 kita jadikan sebagai pilot project. Semoga bisa direplikasi ke sekolah se-Kota Padang,” kata Tommy.
Berawal dari Inovasi Kelas Digital
Ruang Kelas Digital berawal dari inovasi kelas digital yang dikembangkan SMPN 17 Kota Padang. Diskominfo kemudian mengembangkan inisiatif tersebut menjadi platform pembelajaran daring yang dapat dimanfaatkan seluruh siswa di sekolah itu.
Penerapan LMS ini juga mendukung program unggulan Padang Juara dan pengembangan konsep Smart City di Kota Padang. Pemerintah daerah berupaya memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.
Tommy menegaskan, penggunaan teknologi digital di sekolah harus memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pendidikan.
“Pemanfaatan teknologi digital di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Padang Juara dan Smart City. Melalui LMS ini, teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi guru, siswa, dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan,” ujarnya.
Guru Lebih Mudah Mengelola Pembelajaran
LMS Ruang Kelas Digital menyediakan sejumlah fitur untuk membantu guru menjalankan kegiatan belajar mengajar. Melalui platform tersebut, guru dapat memberikan tugas, memantau proses pembelajaran, serta merekapitulasi nilai siswa secara lebih terorganisasi.
Sistem ini juga memiliki fitur leaderboard atau papan peringkat. Fitur tersebut dapat mendorong motivasi dan semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran.
Selain guru dan siswa, orang tua turut memperoleh manfaat dari penerapan platform ini. Mereka dapat memantau perkembangan nilai dan hasil belajar anak melalui sistem yang tersedia.
Dorong Pemanfaatan Teknologi dan AI
Kepala SMPN 17 Kota Padang Suryati mengapresiasi dukungan Diskominfo Kota Padang dalam pengembangan LMS Ruang Kelas Digital. Menurutnya, fasilitas tersebut membuka peluang bagi sekolah untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi.
Suryati juga berharap platform tersebut mendorong guru untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam kegiatan belajar mengajar.
“Melalui LMS ini, guru juga bisa lebih mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dan AI dalam proses pembelajaran. Kami ingin memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin agar kegiatan belajar mengajar lebih efektif dan bisa menjadi contoh bagi sekolah lain,” ujar Suryati. (*)






