Natania Karin Rilis Album Kedua Berisi 11 Lagu, Gandeng Sal Priadi di Trek Api dan Salju

Penulis -

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Natania Karin merilis album kedua berisi 11 lagu tentang cinta dan kenangan. (Foto: IG @nataniakarin)

Natania Karin merilis album kedua berisi 11 lagu tentang cinta dan kenangan. (Foto: IG @nataniakarin)

Javanusa.com—Setelah lima tahun sejak album debutnya, Natania Karin kembali menyapa pendengar melalui album terbaru yang memuat 11 lagu.

Album ini merangkum berbagai cerita tentang cinta, persahabatan, kemarahan, kehilangan, hingga kenangan masa lalu dalam balutan musik pop, folk, dan R&B.

Natania Karin menghadirkan album terbarunya dengan mengangkat kisah-kisah personal yang tumbuh dari pengalaman selama lima tahun terakhir.

Sebagian cerita berasal dari perjalanan hidupnya sendiri, sementara lainnya terinspirasi dari peristiwa yang dialami orang-orang terdekat.

Melalui sebelas lagu, Karin mengajak pendengar menyelami berbagai emosi manusia. Mulai dari kasih sayang dan kerinduan hingga kemarahan serta perenungan tentang kehidupan.

Menariknya, album ini menggunakan sudut pandang seseorang yang seolah telah mengetahui akhir sebuah cerita. Sosok tersebut mengamati berbagai peristiwa dari masa depan, bahkan sebelum tokoh-tokoh di dalam lagu menyadari bahwa perpisahan akan datang.

Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Kenangan

Setiap lagu membawa cerita dengan karakter berbeda. Natania Karin menggambarkan perjalanan seseorang yang menemukan keberanian melalui cinta, perjuangan emosional seorang sahabat, hingga surat terbuka yang ditujukan kepada para ayah.

Album ini juga menghadirkan gambaran tentang museum yang menyimpan bayang-bayang kenangan. Selain itu, terdapat cerita mengenai perempuan mandiri yang menghadapi laki-laki kekanak-kanakan serta jejak masa lalu yang terus mengikuti perjalanan hidup seseorang.

Beragam tema tersebut mendapatkan sentuhan musikal melalui perpaduan pop, folk, dan R&B. Aransemen album mengandalkan petikan gitar, permainan strings, serta alunan piano yang memperkuat karakter setiap lagu.

Sementara itu, lirik-liriknya hadir dengan pendekatan melodis dan ekspresif. Perpaduan tersebut menjadi medium Karin untuk menyampaikan cerita dan emosi dari setiap komposisi.

Sal Priadi Jadi Kolaborator di Lagu Keenam

Salah satu bagian menarik dalam album ini hadir melalui kolaborasi Karin dengan Sal Priadi. Keduanya menggarap lagu keenam berjudul Api dan Salju.

Kolaborasi ini memiliki kedekatan tersendiri karena Karin dan Sal telah menjalin kerja sama selama tujuh tahun. Selama ini, Karin lebih dikenal sebagai pengisi backing vocal dalam sejumlah penampilan panggung Sal.

Baca Juga :  Film Warga Rusun 609 Tayang 1 Oktober 2026, Taruhan Arka Berujung Teror Arwah Bunga

Kini, keduanya bertukar peran melalui karya musik Karin. Sal tidak hanya menjadi penyanyi tamu, tetapi juga terlibat sebagai kolaborator penulisan lagu.

Dalam Api dan Salju, keduanya membangun dialog musikal dari perspektif dua pihak yang memiliki perbedaan. Lagu tersebut menggambarkan pasangan yang mencoba berdansa sekaligus bernegosiasi di tengah pertentangan mereka.

Libatkan Sejumlah Produser Musik

Untuk menggarap sebelas lagu dalam album tersebut, Karin bekerja bersama sejumlah produser dengan latar belakang dan pengalaman berbeda.

Nama-nama yang terlibat meliputi Lafa Pratomo, Gihon Lohanda, Dissa Kamajaya atau Jacques, serta Bayu Rusady.

Selain itu, terdapat Tjdika dari Littlefingers dan Klio Mathew, Alexander Kosasih, Feliks Fernando, serta Evan Gunardi.

Keterlibatan para produser tersebut menghadirkan beragam pendekatan dalam proses produksi album. Mereka turut membangun karakter musikal yang mendukung cerita dan ekspresi dalam setiap lagu.

Melalui album keduanya ini, Natania Karin merangkai sebelas cerita tentang pengalaman manusia. Kenangan, perpisahan, dan berbagai perasaan yang pernah hadir menjadi benang merah dalam keseluruhan karya tersebut. (*)

Sumber: IG Podcast Some Story

Berita Terkait

Sinopsis Film Menang untuk Kalah: Terjerat Judi Online demi Gaya Hidup Mewah
Akbar Chalay Gandeng Matta di Single Terbaru Kera Sakti, Hadirkan Perpaduan Musik Elektronik dan Pop
MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin
Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri
Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!
Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup
Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Sinopsis Film Menang untuk Kalah: Terjerat Judi Online demi Gaya Hidup Mewah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Akbar Chalay Gandeng Matta di Single Terbaru Kera Sakti, Hadirkan Perpaduan Musik Elektronik dan Pop

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menerima audiensi Ketua LAN Sumbar Firman Sikumbang di ruang kerjanya, Balai Kota Aie Pacah, Jumat (30/10/2026). (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Gandeng LAN Sumbar, Siapkan Satgas Pencegahan Narkoba

Jumat, 30 Okt 2026 - 18:57 WIB