Banpres UMKM Terdampak Bencana Sumatera, Pemerintah Tetapkan 112.849 Penerima Tahap I

Penulis -

Senin, 2 November 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah menetapkan 112.849 UMKM terdampak bencana Sumatera sebagai penerima Banpres tahap I dengan target penyaluran sebelum Desember 2026. (Foto: Kementerian UMKM)

Pemerintah menetapkan 112.849 UMKM terdampak bencana Sumatera sebagai penerima Banpres tahap I dengan target penyaluran sebelum Desember 2026. (Foto: Kementerian UMKM)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah menetapkan 112.849 pelaku usaha mikro di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai penerima tahap pertama Bantuan Presiden (Banpres) Rehabilitasi Usaha Mikro.

Program ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat setelah bencana alam melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menargetkan penyaluran bantuan rampung sebelum Desember 2026. Pemerintah juga membuka kesempatan bagi puluhan ribu pelaku usaha lainnya untuk memenuhi kuota penerima.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa bantuan tersebut bertujuan membantu pengusaha mikro kembali beraktivitas dan memulihkan pendapatan.

“Targetnya adalah menyelesaikan distribusi Banpres sebelum Desember, sesuai Arah Presiden melalui Ketua Satgas. Bantuan ini bertujuan meringankan beban pengusaha mikro agar dapat melanjutkan aktivitas ekonomi,” ujar Maman.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Sumatera di Jakarta, Rabu (28/10).

112.849 UMKM Ditetapkan sebagai Penerima Tahap I

Hingga 28 Oktober 2026, sebanyak 48 dari 50 kabupaten/kota terdampak telah mengusulkan 206.466 calon penerima Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro.

Kementerian UMKM kemudian melakukan verifikasi internal dan pemadanan data bersama sejumlah instansi. Proses tersebut melibatkan Dukcapil, BKN, OJK, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Investasi/BKPM.

Hasil verifikasi menetapkan 112.849 pelaku usaha mikro sebagai penerima bantuan tahap pertama. Rinciannya meliputi:

    • Aceh: 70.296 usaha mikro
    • Sumatera Utara: 25.491 usaha mikro
    • Sumatera Barat: 17.062 usaha mikro

Dengan demikian, masih tersedia kuota bagi 87.151 usaha mikro lainnya.

Maman menjelaskan bahwa proses verifikasi mencakup pemeriksaan validitas Nomor Induk Kependudukan (NIK), status ASN/TNI/Polri, serta kepemilikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau kredit perbankan aktif.

“Kami mengajak pemerintah daerah segera menyelesaikan dan memperbaiki usulan Tahap II paling lambat 2 November 2026,” kata Maman.

Baca Juga :  Fatwa Ulama Saudi Tegaskan Haji Wajib Izin
Banpres Menyasar Usaha Mikro Tanpa Kredit Aktif

Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro menyasar pelaku usaha mikro yang terdampak bencana dan tidak sedang menerima KUR maupun kredit perbankan lainnya.

Kementerian UMKM menerapkan ketentuan tersebut untuk memastikan bantuan menjangkau pengusaha yang benar-benar membutuhkan dukungan pemulihan.

Selain bantuan langsung, pemerintah juga menyiapkan tiga klaster program pemulihan lainnya. Program tersebut mencakup Bantuan Alat Produksi, Pemberdayaan UMKM dan Wirausaha, serta Pendampingan melalui Klinik UMKM Bangkit.

Pemerintah Siapkan Rp17,4 Miliar untuk Tiga Klaster Pemulihan

Pada klaster Bantuan Alat Produksi, pemerintah mengalokasikan Rp2,6 miliar untuk mendukung revitalisasi fasilitas produksi dan penyediaan peralatan usaha.

Program ini mencakup revitalisasi satu Rumah Produksi Bersama (RPB) komoditas nilam di Kabupaten Aceh Tamiang. Pemerintah juga menyediakan 11 unit alat dan mesin produksi, termasuk mesin distilasi nilam dan mesin pembuat bata ringan.

Sementara itu, klaster Pemberdayaan UMKM dan Wirausaha memperoleh alokasi Rp11,2 miliar. Program ini menargetkan 12.386 pengusaha melalui sejumlah kegiatan, antara lain:

    • Peningkatan kapasitas produksi
    • Fasilitasi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB)
    • Pengembangan kemitraan usaha
    • Perluasan akses pasar
    • Fasilitasi akses pembiayaan KUR

Adapun klaster Pendampingan melalui Klinik UMKM Bangkit memperoleh anggaran Rp3,6 miliar.

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan pembentukan delapan unit Klinik UMKM Bangkit dengan dukungan 32 tenaga pendamping di wilayah terdampak bencana.

Anggaran Pemulihan UMKM Sumatera Capai Rp1,26 Triliun

Maman menjelaskan bahwa pemerintah telah menyusun Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Sumatera periode 2026–2028.

Dokumen tersebut memproyeksikan kebutuhan anggaran pemulihan sektor UMKM mencapai Rp1,26 triliun.

Khusus tahun 2026, Kementerian UMKM mengalokasikan Rp618,88 miliar untuk memulihkan 212.386 UMKM dan wirausaha di tiga provinsi terdampak.

Baca Juga :  Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Sasar 70 Ribu Peserta, Diselaraskan dengan Kebutuhan Industri

Target pemulihan tersebut terdiri atas:

    • Aceh: 118.630 UMKM dan wirausaha
    • Sumatera Utara: 51.883 UMKM dan wirausaha
    • Sumatera Barat: 41.873 UMKM dan wirausaha

Maman menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong pemulihan usaha masyarakat agar pelaku UMKM dapat kembali berproduksi dan memperoleh penghasilan.

“Pemerintah hadir untuk memastikan setiap pengusaha UMKM terdampak dapat kembali membuka usaha, berproduksi, dan memperoleh penghasilan. Pemulihan UMKM dan wirausaha di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus berjalan, seiring meningkatnya semangat para pengusaha untuk bangkit,” ujar Maman. (*)

Berita Terkait

Polda Sumbar Cek Harga Pangan di 19 Wilayah, Minyakita Tembus Rp20.000 per Liter
Dana Perantau Minangkabau Rp20 Triliun, Bima Arya Dorong Investasi Produktif di Sumbar
15 UMKM Padang Lolos Seleksi Lanjutan UMKM Champion 2026, Siap Bersaing di Tahap Berikutnya
Bahlil Siapkan BUK Migas, Perizinan Hulu Migas Bakal Terintegrasi Satu Pintu
Minerba Convex 2026 Hadir 2–3 November, Sediakan Klinik RKAB dan Zona Edukasi Anak
Realisasi KUR Tembus Rp262,4 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas
XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026
Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:53 WIB

Arsenal Taklukkan Liverpool 1-0 di Anfield, The Gunners Rebut Puncak Klasemen Liga Inggris

Minggu, 1 November 2026 - 21:14 WIB

3.800 Pelari Ramaikan Minang Geopark Run 2026 di Bukittinggi

Minggu, 1 November 2026 - 17:06 WIB

Marc Marquez Raih Kemenangan ke-80 MotoGP di Malaysia, Gelar Juara 2026 di Depan Mata

Minggu, 1 November 2026 - 16:30 WIB

Adhyaksa FC Wajib Bangkit Lawan Semen Padang Usai Ditahan PSPS

Minggu, 1 November 2026 - 15:28 WIB

Hari Terakhir Pendaftaran WateRun 2026, Lebih dari 1.300 Peserta Sudah Mendaftar

Minggu, 1 November 2026 - 08:48 WIB

Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026, Peluang Juara Masih Terbuka

Minggu, 1 November 2026 - 08:41 WIB

Pedro Acosta Juara Sprint MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Finis Kedua

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Alex Marquez Rebut Pole Position MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kedua

Berita Terbaru