Padang, Javanusa—Sebanyak 15 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Padang berhasil melaju ke tahap lanjutan seleksi UMKM Champion 2026.
Mereka terpilih dari 150 peserta yang mengikuti rangkaian penilaian program tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Teddy Antonius mengatakan kompetisi ini tidak sekadar mencari pelaku usaha terbaik.
Pemerintah Kota Padang juga ingin mengapresiasi perjalanan para pelaku UMKM dalam membangun bisnis, menghadapi tantangan, dan mengembangkan usaha hingga mencapai tahap saat ini.
Seleksi Berlanjut ke Tahap 10 Besar dan 6 Besar
Setelah menetapkan 15 peserta, panitia akan melanjutkan proses penilaian untuk menentukan 10 besar hingga enam besar.
Teddy menjelaskan, tim juri menggunakan sejumlah indikator yang telah disepakati bersama. Penilaian mencakup perkembangan usaha, upaya membangun bisnis, serta kelengkapan administrasi dan standar kelayakan produk.
Khusus UMKM sektor kuliner, tim juri juga memperhatikan perizinan usaha, sertifikat halal, kebersihan tempat produksi, serta kualitas bahan baku.
Aspek tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaku usaha mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar kualitas dan keamanan.
Enam Pemenang dari Kategori Kriya dan Kuliner
Pada akhir kompetisi, panitia akan menetapkan enam pemenang dari dua kategori, yakni kriya dan kuliner.
Masing-masing kategori akan memiliki juara pertama, kedua, dan ketiga. Para pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai, alat produksi, serta bantuan permodalan.
Teddy mengatakan, Pemko Padang juga akan mengupayakan dukungan melalui kementerian terkait. Salah satu targetnya adalah membuka peluang bagi produk UMKM Kota Padang untuk memasuki pasar ekspor.
“Pemenang nantinya akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai, alat produksi, serta bantuan permodalan. Selain itu, kita juga akan mengupayakan melalui kementerian agar produk UMKM Kota Padang dapat menembus pasar ekspor,” ujar Teddy.
Mengangkat Perjalanan UMKM sebagai Inspirasi
Teddy menyebut UMKM Champion 2026 sebagai program baru di Kota Padang. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin mengangkat kisah perjuangan pelaku usaha sejak merintis bisnis hingga menghadapi berbagai kendala.
“Ini merupakan hal baru di Kota Padang. Kita ingin mengapresiasi seluruh pelaku UMKM, bagaimana mereka sukses merintis usahanya sejak awal hingga menghadapi berbagai kendala. Perjalanan tersebut akan kita skenariokan dan ceritakan agar menjadi motivasi bagi pelaku UMKM lainnya,” ungkapnya.
Menurutnya, kisah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain untuk terus mengembangkan usaha dan meningkatkan kualitas produk.
Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi
Program UMKM Champion 2026 juga menjadi bagian dari upaya Pemko Padang dalam memperkuat ekonomi kreatif dan mendukung cita-cita sebagai Kota Gastronomi.
Pemerintah berharap semakin banyak UMKM yang berkembang, menghasilkan produk berkualitas, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Penguatan sektor UMKM juga diharapkan mendukung kesiapan Kota Padang dalam menyambut kunjungan internasional.
Dengan demikian, pelaku usaha lokal dapat mengambil peran dalam memperkenalkan potensi produk unggulan daerah kepada masyarakat global.
Melalui program ini, Pemko Padang mendorong UMKM tidak hanya berkembang dari sisi bisnis, tetapi juga memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat nasional maupun internasional. (*)






