Debit Air Sungai Naik, 138 Warga Pabalutan Mengungsi

Penulis -

Sabtu, 29 Juni 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Eka Putra mendatangi warganya di pengungsian. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Bupati Eka Putra mendatangi warganya di pengungsian. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—Hujan lebat yang turun mengguyur Kabupaten Tanah Datar, Jumat (28/6/2024) sejak sore sampai malam hari mengakibatkan debit air sungai Batang Lona naik.

Mendapati kondisi itu, warga Jaho Jorong Pabalutan Nagari Rambatan yang tinggal di sekitar bantaran sungai kembali ke pondok-pondok pengungsian milik mereka yang letaknya jauh dari aliran sungai Batang Lona tersebut.

Bupati Tanah Datar Eka Putra langsung bergerak cepat untuk mengecek kondisi keamanan dan kebutuhan warganya yang ada di pengungsian.

“Alhamdulillah, seluruh warga kami dalam kondisi baik semuanya,” kata Bupati.

Baca Juga: Bupati Eka Putra Buka Lomba Layang-layang Antar Provinsi

Menurut Bupati Eka Putra, warga mengungsi sejak pukul 7 malam. Hal ini karena hujan deras dan naiknya debit air sungai Batang Lona.

“Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah tanggap terhadap bencana dan langsung mengungsi ketika melihat air sungai naik. Ini sangat bagus, masyarakat sudah cerdas. Setelah melihat situasi mereka langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman. Ini yang kita inginkan dari masyarakat kita. Jangan tunggu ada peringatan baru mengungsi,” ujarnya.

Bupati juga memastikan ketersediaan logistik bagi warganya yang sedang mengungsi. “Tadi sudah kita cek langsung ke warga, logistik untuk malam ini sudah cukup. Besok kita akan kirimkan bantuan ke sini melalui pak Wali Nagari dan Kepala Jorong,” tegasnya.

Sementara, Wali Nagari Rambatan Irzon menjelaskan warganya yang mengungsi malam ini sebanyak 138 jiwa.

“Pasca bencana galodo pada bulan lalu, warga kami sudah semakin tanggap terhadap keselamatannya masing-masing. Apabila melihat air sungai naik, mereka langsung mengungsi ke tempat ketinggian. Dan mereka juga sudah menyiapkan pondok-pondok untuk tempat mengungsi,” ujarnya. (*/jn04)

Baca Juga :  Optimalkan Produksi Pertanian, Petani Diajak Gunakan Biosaka

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru