Beri Perlindungan Hukum Masyarakat Adat, Kementerian ATR/BPN Gelar Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat

Penulis -

Sabtu, 10 Mei 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian ATR/BPN menggelar sosialisasi pendaftaran tanah ulayat di Padang Panjang, Sabtu (10/5/2025). (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Kementerian ATR/BPN menggelar sosialisasi pendaftaran tanah ulayat di Padang Panjang, Sabtu (10/5/2025). (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Javanusa—Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat, Sabtu (10/5/2025) di Hall Lantai III Balai Kota Padang Panjang.

Acara ini dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kota, Niniak Mamak, dan Bundo Kanduang dari tiga Kanagarian di Padang Panjang.

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman menyeluruh tentang tahapan, regulasi, serta manfaat pendaftaran tanah ulayat.

Baca Juga: Bus ALS Terguling di Padang Panjang, Data Sementara: 11 Penumpang Tewas dan 23 Luka-Luka

Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa pendaftaran tanah ulayat merupakan langkah strategis dalam memperkuat identitas masyarakat adat serta membangun fondasi hukum yang kuat bagi generasi mendatang.

Perkuat Legalitas Tanah Adat

“Proses administrasi dan pendaftaran tanah ulayat merupakan upaya adaptif. Ini menjaga eksistensi adat di tengah dinamika hukum nasional, agar hak-hak masyarakat hukum adat terlindungi secara hukum dan administratif,” ujarnya.

Ia juga menekankan proses pendaftaran tidak mengurangi nilai adat. Justru sebaliknya, ia memperkuat legitimasi hukum.

Baca Juga: Dispangtan Padang Panjang Gelar Vaksinasi Massal HPR Cegah Rabies

Tanah ulayat yang terdaftar memiliki kekuatan hukum yang sah, tanpa mengikis fungsi adat. Hal ini menciptakan sinergi antara kearifan lokal dan sistem hukum nasional.

Staf Khusus Menteri ATR/BPN Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia, turut memberikan penjelasan dalam sosialisasi.

Ia menyampaikan pendaftaran tanah ulayat bukan sekadar penerbitan sertifikat, tetapi juga sebagai langkah menjaga keberlanjutan adat.

Baca Juga: Sistem Satu Arah di Padang Panjang Berlaku 24 Jam, Ini Penjelasan Dishub  

Pendaftaran tanah ulayat bertujuan memberi kepastian hukum, melindungi aset masyarakat adat, mencegah sengketa, dan mengurangi risiko kehilangan tanah warisan leluhur.

Baca Juga :  Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah Ulayat di Padang, Wali Kota Apresiasi Langkah Perlindungan Lahan Adat

“Jika niniak mamak, datuak, atau bundo kanduang ingin memulai dengan administrasi terlebih dahulu, itu bisa dilakukan. Tanah ulayat akan dicatat dalam daftar khusus dan pemegang hak adat akan menerima salinannya,” jelas Rezka.

Pilot Project Sumbar dan Dukungan Pemerintah

Sejak ditetapkan sebagai pilot project pada 2023, Sumatera Barat telah menerbitkan 10 sertifikat tanah ulayat.

Baca Juga: Wawako Allex Saputra Bahas Penataan Tambang dan Kawasan Hutan di Kementerian LHK

Rinciannya, enam di Padang Panjang, tiga di Kabupaten Limapuluh Kota, dan satu di Kota Pariaman (KAN V Koto Air Pampam). Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, pada 28 April 2025 lalu.

Rezka menegaskan Kementerian ATR/BPN berkomitmen menyelamatkan tanah ulayat di Sumbar. Dengan pendaftaran resmi, batas-batas tanah menjadi lebih jelas dan potensi konflik bisa diminimalkan. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru