Inovasi Pupuk Indonesia Dongkrak Produktivitas Petani, Wamentan: Panen Kian Melimpah

Penulis -

Sabtu, 6 September 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menghadiri Pupuk Indonesia Innovation Award (PIIA) 2025 di Jakarta, Kamis (4/9/2025). (Foto: Dok. Kementan)

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menghadiri Pupuk Indonesia Innovation Award (PIIA) 2025 di Jakarta, Kamis (4/9/2025). (Foto: Dok. Kementan)

Jakarta, Javanusa—Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan inovasi yang dilakukan PT Pupuk Indonesia menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan pupuk bagi petani di seluruh Indonesia.

Langkah ini memperkuat swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan efisiensi bisnis perusahaan.

“Inovasi bukan hanya soal ide, tetapi juga implementasi nyata. Saya bangga karena inovasi Pupuk Indonesia sudah menghasilkan tambahan pendapatan Rp500 miliar dan efisiensi Rp 130 miliar. Ini luar biasa,” ujar Sudaryono saat menghadiri Pupuk Indonesia Innovation Award (PIIA) 2025 di Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar, menambahkan inovasi tersebut terbukti berdampak langsung pada pelayanan petani. Distribusi pupuk kini lebih lancar, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pupuk hari ini tidak lagi menjadi keluhan utama petani. Ini bukti kerja keras dan inovasi seluruh jajaran Pupuk Indonesia dari pusat hingga daerah,” katanya.

Menurutnya, kinerja Pupuk Indonesia mulai dari produksi, distribusi, hingga pelayanan lapangan bukan sekadar tugas korporasi, melainkan prestasi bangsa.

“Jutaan orang mengharapkan kiprah dan inovasi Anda. Jangan pernah menganggap pekerjaan kecil, sebab setiap peran sangat menentukan produktivitas petani,” tegasnya.

Wamentan menilai Pupuk Indonesia Innovation Award menjadi wadah strategis untuk menampung ide kreatif karyawan. Ia bahkan mendorong agar semua karyawan wajib mengajukan inovasi, bukan sekadar sukarela.

“Dengan begitu, tidak ada satu pun ide yang terabaikan,” ujarnya.

Distribusi Pupuk 2025 Terbaik Sepanjang Sejarah

Sudaryono juga menyampaikan bahwa distribusi pupuk tahun 2025 tercatat sebagai yang terbaik sepanjang sejarah Indonesia. Hal ini mendorong semangat petani menanam, sehingga pemerintah optimistis tidak perlu melakukan impor beras hingga akhir tahun.

“Stok beras di Bulog juga tercatat tertinggi sepanjang sejarah,” jelasnya.

Baca Juga :  Berkat Program Berobat Gratis, Pasutri Kembali Bisa Melihat

Ia mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan yang menawarkan pupuk subsidi melalui media sosial.

“Itu bohong. Pupuk subsidi hanya bisa diakses petani yang terdaftar dan diambil di kios resmi yang ditunjuk pemerintah,” tegasnya.

Sudaryono meminta Pupuk Indonesia tidak hanya men-take down akun penipuan, tetapi juga melaporkannya agar pelaku bisa diproses hukum.

Pupuk untuk Kesejahteraan Petani

Menutup sambutannya, Sudaryono menyebut kerja keras seluruh insan Pupuk Indonesia bukan hanya berdampak finansial, tetapi juga bernilai ibadah.

“Dengan menyediakan pupuk tepat waktu dan berkualitas, Anda membantu petani meningkatkan produktivitas. Ketika petani sejahtera, bangsa ini pun kuat,” tandasnya.

Ia kemudian mengucapkan selamat kepada para pemenang Pupuk Indonesia Innovation Award 2025 dan mendorong seluruh karyawan untuk terus kreatif serta berinovasi. (*/red)

Berita Terkait

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru