Muhidi Ungkap 5 Modal Penting agar UMKM Sumbar Makin Berkembang

Penulis -

Rabu, 16 September 2026 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sumbar Muhidi saat Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengusaha.

Ketua DPRD Sumbar Muhidi saat Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengusaha.

Padang, Javanusa—Pelaku UMKM di Sumatera Barat (Sumbar) perlu terus meningkatkan kemampuan agar tidak sekadar bertahan, tetapi mampu menangkap peluang dan memperluas pasar.

Ketua DPRD Provinsi Sumbar, Muhidi, menilai kemampuan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan perkembangan usaha. Pelaku UMKM perlu memperkuat keterampilan, membangun jaringan, serta menjaga kepercayaan.

Pesan tersebut ia sampaikan saat kegiatan bimbingan teknis peningkatan kapasitas pengusaha, Selasa (15/9/2026).

“Kalau ingin sukses, kita harus mau belajar. Banyak membaca, menambah ilmu, karena orang yang berilmu akan lebih mudah melihat peluang,” ujar Muhidi.

Produk Lokal Sumbar Punya Peluang Pasar Luas

Muhidi menyebut UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian Sumatera Barat. Karena itu, pemerintah daerah, DPRD, dan pelaku usaha perlu membangun kolaborasi untuk memperkuat sektor tersebut.

Menurutnya, Sumbar memiliki beragam produk lokal yang dapat dikembangkan ke pasar nasional hingga internasional. Rendang, tenun, kerajinan kayu, dan kuliner khas daerah menjadi contoh produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mencerminkan identitas daerah.

“Produk-produk khas kita sebenarnya memiliki potensi besar, termasuk untuk pasar ekspor. Tinggal bagaimana kita meningkatkan kualitas, kemasan, pemasaran dan kemampuan pelaku usahanya,” katanya.

Pengembangan produk, lanjut Muhidi, tidak cukup hanya mengandalkan keunggulan bahan atau cita rasa. Pelaku usaha juga perlu memahami kualitas produk, strategi pemasaran, kemasan, serta kebutuhan konsumen.

DPRD Dorong Kebijakan yang Mendukung UMKM

Muhidi mengatakan DPRD Sumbar memiliki peran dalam membangun ekosistem usaha yang mendukung pertumbuhan UMKM. Peran tersebut mencakup penyusunan regulasi dan dukungan anggaran.

Ia menyinggung Perda Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan UMKM sebagai salah satu landasan kebijakan daerah. Regulasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha.

Baca Juga :  APBN Sumbar Semester I 2026 Tumbuh Positif, Pendapatan Negara Capai Rp4,93 Triliun

Selain regulasi, DPRD mendorong kemudahan perizinan dan penguatan lembaga pendamping UMKM. Pemerintah juga perlu memperhatikan berbagai persoalan yang muncul dari pengalaman pelaku usaha di lapangan.

Muhidi menekankan pentingnya penganggaran yang tepat sasaran. Pelatihan, inkubasi bisnis, promosi, pameran, digitalisasi, teknologi, dan akses pembiayaan mikro menjadi beberapa sektor yang perlu mendapat perhatian.

“Anggaran yang disiapkan untuk UMKM harus benar-benar memberikan manfaat kepada pelaku usaha. Pengawasan juga penting agar program yang dijalankan tepat sasaran,” tegasnya.

Lima Modal Penting dalam Mengembangkan Usaha

Dalam kesempatan tersebut, Muhidi juga menyampaikan lima modal yang menurutnya penting untuk membangun karier dan mengembangkan usaha.

Kelima modal itu meliputi skill, soft skill, experience, networking, dan reputasi.

Skill berkaitan dengan kemampuan teknis yang dibutuhkan dalam menjalankan pekerjaan. Sementara soft skill mencakup komunikasi, kemampuan meyakinkan orang lain, pemecahan masalah, hingga manajemen waktu.

Muhidi menilai kedua kemampuan tersebut dapat terus berkembang melalui pendidikan, pelatihan, dan pengalaman.

“Experience itu diperoleh dengan banyak melakukan usaha dan kegiatan. Semakin banyak pengalaman, semakin banyak pula yang kita pelajari,” katanya.

Networking dan Reputasi Jadi Modal Kepercayaan

Selain kemampuan dan pengalaman, Muhidi menilai jaringan memiliki posisi penting dalam perjalanan sebuah usaha.

Pelaku UMKM, menurutnya, tidak dapat mengembangkan bisnis seorang diri. Hubungan baik dengan berbagai pihak dapat membuka akses terhadap informasi, peluang usaha, hingga dukungan permodalan.

“Kalau ingin berusaha tetapi belum punya modal, jaringan bisa menjadi jalan. Dengan silaturahmi dan komunikasi yang baik, kita bisa mendapatkan kepercayaan dari orang lain, termasuk dalam mencari dukungan permodalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peluang bisnis sering muncul dari hubungan yang dibangun secara konsisten. Karena itu, networking perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga reputasi.

Baca Juga :  Festival Sipak Rago Sumbar 2026 Resmi Digelar, Evi Yandri: Warisan Budaya Harus Tetap Hidup di Tengah Modernisasi

Muhidi menilai reputasi menjadi modal penting karena kepercayaan menentukan keberlangsungan hubungan dalam dunia usaha.

“Kalau orang melihat kita secara positif, insyaallah usaha kita juga akan berkembang. Tetapi menjaga reputasi itu yang berat,” tuturnya.

Ia pun mengingatkan pelaku usaha agar membangun karakter yang kuat. Kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan konsistensi perlu menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Muhidi Minta Pelaku UMKM Terus Belajar

Muhidi juga mengajak peserta untuk tetap bersyukur dalam setiap proses pengembangan usaha.

“Dapat sedikit, bersyukur. Dapat banyak, Alhamdulillah. Kenapa kita harus bersyukur? Karena dengan bersyukur, insyaallah nikmat akan ditambah,” katanya.

Ia berharap bimbingan teknis peningkatan kapasitas pengusaha tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan. Peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk membaca peluang, memperluas jaringan, dan mengembangkan bisnis.

Muhidi optimistis penguatan keterampilan, jaringan, dan reputasi dapat membantu UMKM Sumbar berkembang. Langkah tersebut juga membuka peluang bagi produk lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas. (*)

Berita Terkait

Gustami Hidayat Salurkan Bantuan Pangan untuk Ibu Hamil dan Balita di Padang
Muhidi Dorong Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak di Sumbar
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi, Kuasai Teknologi dan Berpikir Kritis
Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026 Diikuti 156 Peserta, Gustami Hidayat Tekankan Sportivitas
Monev KI Sumbar 2026, DPRD Sumbar Paparkan 19 Inovasi Layanan Informasi Publik
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Guru Fisika Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Gerakan Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak
Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB