Padang, Javanusa—Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang resmi melantik jajaran pengurus baru Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Dewan Etik Daerah (DED), dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) periode 2025–2030.
Pelantikan ini digelar dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI yang berlangsung di Ballroom DPTW PKS Sumbar.
Mengusung tagline “Kokoh Bersama Majukan Kota Padang untuk Indonesia”, Musda ini menjadi momentum konsolidasi untuk menghadapi tantangan politik dan sosial ke depan.
Dalam acara ini, Muharlion yang juga merupakan ketua DPRD Padang diamanahi sebagai ketua MPD PKS. DED diketuai oleh Oktarizal, Lc dan Ketua DPD diketuai oleh H. Mulyadi Muslim Lc, M.A.
Dalam Musda ini, para pengurus diambil sumpahnya untuk mengemban amanah lima tahun ke depan. Dengan menekankan pada nilai-nilai Pancasila dan keislaman, memegang prinsip bersih, peduli, dan profesional. Ditandai dengan pembacaan fakta integritas secara bersama.
Ketua DPD PKS Kota Padang terpilih, H. Mulyadi Muslim Lc, M.A menyatakan kepengurusan baru akan mempertahankan capaian positif sebelumnya sekaligus menghadirkan gebrakan baru.
“Ia juga menekankan agar kader menjaga kekompakan dan kerja keras demi kemenangan partai ke depan,” ujar Mulyadi Muslim.
Mulyadi Muslim, Lc. M.A juga mengajak kader menelusuri perjalanan PKS Padang sejak 2004 dan menegaskan komitmen melanjutkan perjuangan 20 tahun melayani rakyat.
Dalam musda yang dilaksanakan serentak se-Indonesia ini, hadir pula anggota DPR RI sekaligus Wasekjen DPP PKS, H. Rahmat Saleh.
Ia mengajak anggota PKS untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Komunikasi harmonis antara anggota dewan dan masyarakat salah satunya.
Turut hadir Ketua DPRD Sumbar, Drs. H. Muhidi, M.M, juga mengajak setiap kader PKS untuk meningkatkan kepedulian sosial dan menjaga silaturahim. Tidak ada lagi, musuh atau lawan, karena semua sudah bersatu demi kesejahteraan Kota Padang.
Ulyadi, Lc, M.A sebagai Ketua DPW PKS Sumbar turut membacakan arahan dari Presiden PKS Dr. H. Almuzzamil Yusuf pada Musda PKS ke-6 ini.
Arahan itu berupa tiga visi besar kepengurusan PKS periode 2025-2030 dan setiap anggota PKS wajib untuk mengawal visi besar PKS yakni menjadikan PKS sebagai partai Islam Rahmatan lil ‘Alamin.
Selain itu juga disosialisasikan program K2P2 yaitu peningkatan ekonomi dan perlindungan sosial, melakukan pembinaan dan rekrutmen anggota baru, dan memaksimalkan pelayanan publik dan pembelaan masyarakat serta memperkuat struktur, militansi kader, dan kerja kolektif.
Di akhir sambutan, ia juga menekankan pentingnya soliditas dan militansi kader. “Seberat apa pun beban, jika dipikul bersama akan terasa ringan. Semua itu insyaAllah akan dicatat Allah sebagai kontribusi perjuangan,” ujar Ulyadi.
Musda ini juga dihadiri oleh Gubenur Sumbar, H. Mahyeldi, S.P, jajaran DPTW PKS Sumbar, serta seluruh pengurus DPD dan DPC yang dilantik dan demisioner. (*/red)






