Sering Dianggap Buang Waktu, Ternyata Melamun Punya 7 Manfaat untuk Otak dan Mental

Penulis -

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi wanita sedang melamun. (Foto: Pexels)

Ilustrasi wanita sedang melamun. (Foto: Pexels)

Javanusa.com—Melamun kerap dianggap sebagai kebiasaan yang membuang waktu.

Namun, berbagai penelitian menunjukkan aktivitas ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental jika dilakukan dalam batas wajar.

Selain membantu meredakan stres, melamun juga berperan dalam meningkatkan kreativitas, mengelola emosi, hingga mendukung kemampuan memecahkan masalah.

Melamun atau daydreaming merupakan kondisi ketika perhatian seseorang sejenak terlepas dari lingkungan sekitar.

Pada momen tersebut, pikiran mengembara membayangkan pengalaman, harapan, atau situasi tertentu.

Fenomena psikologis ini dialami hampir semua orang, terutama ketika merasa bosan, lelah, atau jenuh.

Meski sering dianggap tidak produktif, melamun ternyata menyimpan sejumlah manfaat selama tidak dilakukan secara berlebihan.

Sebaliknya, melamun yang berlangsung terlalu lama dan sulit dikendalikan dapat mengarah pada maladaptive daydreaming.

Kondisi ini membuat seseorang menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari dalam lamunan sehingga berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari.

Berikut ini beberapa manfaat melamun bagi kesehatan yang dapat Anda rasakan.

1. Membantu Meredakan Stres

Melamun dapat menjadi jeda singkat dari tekanan pekerjaan maupun rutinitas harian. Saat pikiran beristirahat, tubuh berpeluang menurunkan respons terhadap stres.

Kondisi tersebut membantu mengurangi ketegangan mental sekaligus menciptakan rasa lebih tenang setelah menghadapi aktivitas yang padat.

2. Mendorong Kreativitas

Ketika perhatian tidak terpaku pada satu tugas, otak memiliki kesempatan menghubungkan berbagai informasi menjadi gagasan baru.

Proses yang dikenal sebagai mind-wandering ini memberi ruang bagi otak untuk berpikir lebih bebas. Penelitian dalam Proceedings of the National Academy of Sciences (2021) menunjukkan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan peningkatan gelombang alfa pada korteks prefrontal, yang menjadi salah satu indikator kreativitas.

3. Membantu Menemukan Solusi

Melamun juga berperan dalam proses pemecahan masalah. Saat seseorang berhenti memikirkan persoalan secara intens, otak tetap bekerja memproses informasi di belakang layar.

Baca Juga :  Tak Perlu Mahal, Ini 11 Superfood Lokal Indonesia yang Kaya Nutrisi

Fenomena yang dikenal sebagai incubation ini sering membantu seseorang menemukan solusi baru setelah sebelumnya mengalami kebuntuan.

4. Mendukung Kesehatan Emosional

Selain memberi waktu bagi otak untuk beristirahat, melamun dapat membantu seseorang memahami perasaan yang sedang dialami.

Membayangkan berbagai situasi memungkinkan seseorang mengenali pemicu stres, mengolah emosi, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis secara bertahap.

5. Memperkuat Hubungan Sosial

Melamun tentang orang-orang terdekat ternyata juga memiliki manfaat. Membayangkan pengalaman positif bersama keluarga atau teman dapat memperkuat ikatan emosional.

Kebiasaan ini turut meningkatkan empati sehingga seseorang lebih mudah memahami sudut pandang orang lain dalam kehidupan nyata.

6. Membantu Merencanakan Masa Depan

Visualisasi menjadi salah satu bentuk melamun yang bermanfaat. Penelitian dalam Journal of Physiology-Paris (2015) mencatat bahwa banyak atlet membayangkan keberhasilan sebelum bertanding.

Teknik serupa dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membayangkan tujuan dan tantangan yang mungkin muncul, seseorang dapat menyusun langkah yang lebih terarah untuk mencapainya.

Otak memerlukan waktu jeda setelah bekerja keras, sama seperti tubuh. Melamun dapat menjadi salah satu cara memberikan kesempatan bagi otak untuk memulihkan energi.

Setelah memperoleh waktu istirahat yang cukup, kemampuan fokus, konsentrasi, dan produktivitas pun dapat meningkat.

Melamun Boleh, Asal Tidak Berlebihan

Melamun bukan sekadar pikiran yang mengembara tanpa tujuan. Dalam porsi yang seimbang, aktivitas ini dapat membantu mengurangi stres, merangsang kreativitas, menjaga kesehatan emosional, hingga meningkatkan kemampuan berpikir.

Namun, jika lamunan berlangsung terlalu lama dan mulai mengganggu pekerjaan, sekolah, atau hubungan sosial, kondisi tersebut perlu diwaspadai karena bisa mengarah pada maladaptive daydreaming.

Menjaga keseimbangan menjadi kunci agar manfaat melamun tetap dapat dirasakan tanpa menimbulkan dampak negatif. (*/red)

Baca Juga :  Jangan Remehkan Terapi Musik, Ini 5 Manfaatnya untuk Otak, Emosi, dan Daya Ingat

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru