Javanusa.com—Stres menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan modern. Tekanan pekerjaan, aktivitas harian, hingga persoalan pribadi dapat memengaruhi kondisi fisik dan mental.
Kabar baiknya, stres ringan bisa diredakan melalui beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan hanya dalam waktu sekitar 20 menit, tanpa harus bergantung pada penanganan medis.
Para pakar menyebutkan, sejumlah aktivitas sederhana mampu membantu sistem saraf menjadi lebih tenang dan memperbaiki suasana hati secara bertahap.
1. Tarik Napas Dalam Selama Satu Menit
Ahli dari Mind/Body Center for Women’s Health di Amerika Serikat menjelaskan bahwa istirahat singkat selama satu menit dapat membantu menenangkan sistem saraf otonom.
Caranya, tarik napas menggunakan diafragma selama empat hitungan. Untuk memastikan tekniknya benar, letakkan satu tangan sekitar 2,5 sentimeter di atas pusar. Saat bernapas, tangan tersebut seharusnya ikut bergerak naik dan turun.
Teknik ini meningkatkan pasokan oksigen sehingga tubuh terasa lebih rileks.
2. Nikmati Sepotong Cokelat Hitam
Pada menit kedua, Anda dapat mengonsumsi sedikit cokelat hitam. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Proteome Research menunjukkan bahwa cokelat hitam membantu menurunkan hormon stres.
Dalam penelitian tersebut, konsumsi sekitar 1,4 ons cokelat hitam setiap hari selama dua minggu memberikan manfaat terhadap penurunan hormon stres. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar kadar gula darah tetap terkendali. Cukup nikmati satu potong kecil sambil memusatkan perhatian pada rasa dan teksturnya.
Selain makanan, rangsangan visual dan aktivitas kreatif juga dapat membantu meredakan tekanan mental.
3. Lihat Pola Fraktal atau Gambar Snowflake
Penelitian dari University of Oregon menemukan bahwa melihat pola fraktal, seperti bentuk snowflake, mampu menurunkan respons stres hingga 44 persen.
Menurut para peneliti, pola alami yang berulang memberikan efek menenangkan sehingga pikiran menjadi lebih rileks.
4. Mewarnai atau Melakukan Kerajinan Tangan
Memasuki menit ke-10, Anda dapat mencoba aktivitas kreatif seperti mewarnai atau merajut.
Studi dalam jurnal Nursing Scholarship menemukan bahwa kegiatan seni dan kerajinan membantu seseorang merasa lebih santai, termasuk ketika merawat anggota keluarga yang menderita kanker.
Bagi yang tidak terbiasa merajut, buku mewarnai untuk orang dewasa dapat menjadi pilihan yang mudah dilakukan.
5. Minum Teh Hijau
Pada menit ke-15, secangkir teh hijau dapat menjadi pilihan. Minuman ini mengandung theanine, yaitu turunan asam amino yang membantu meningkatkan gelombang alfa pada otak, kondisi yang berkaitan dengan rasa tenang dan segar.
Selain itu, kandungan chamomile diketahui dapat membantu mengurangi gejala kecemasan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi empat cangkir teh setiap hari selama enam minggu memiliki kadar hormon kortisol lebih rendah ketika menghadapi stres.
6. Keluar Ruangan Selama Beberapa Menit
Memasuki menit ke-20, cobalah meninggalkan meja kerja atau tempat tidur, lalu berjalan keluar ruangan.
Aktivitas sederhana ini dapat meningkatkan kadar norepinephrine, zat kimia yang membantu otak menghadapi stres. Berada di luar ruangan juga terbukti mampu memperbaiki suasana hati sekaligus menambah energi.
Mengatasi stres ringan tidak selalu membutuhkan cara yang rumit. Dengan memanfaatkan waktu sekitar 20 menit, berbagai aktivitas sederhana tersebut dapat membantu tubuh dan pikiran kembali lebih tenang sehingga Anda siap menjalani aktivitas berikutnya. (*/red)






