Wamen Ekraf Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Lewat Prestasi Junior Indonesia

Penulis -

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamen Ekraf Irene Umar saat menghadiri puncak penyelenggaraan PJI di Senayan Park, Jakarta, Sabtu (1/8). (Foto: Kementerian Ekraf)

Wamen Ekraf Irene Umar saat menghadiri puncak penyelenggaraan PJI di Senayan Park, Jakarta, Sabtu (1/8). (Foto: Kementerian Ekraf)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah terus mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha muda sebagai penggerak ekonomi kreatif nasional.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menilai pembentukan karakter kewirausahaan sejak usia sekolah menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Oleh karena itu, Irene menyatakan dukungannya terhadap pengembangan talenta muda kreatif melalui program Prestasi Junior Indonesia (PJI).

Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak generasi muda yang memiliki semangat berwirausaha sekaligus mampu menciptakan inovasi.

Sejak mulai beroperasi pada 2011, PJI telah membekali lebih dari dua juta anak muda Indonesia dengan keterampilan dunia kerja, literasi keuangan, serta kemampuan membangun usaha yang berkelanjutan.

Irene menegaskan jumlah wirausaha menjadi salah satu indikator penting bagi kemajuan suatu negara.

“Untuk menjadi negara maju, Indonesia membutuhkan sekitar 10 hingga 12 persen wirausaha. Menurut World Bank, setidaknya kita perlu mencapai angka 4 persen sebagai titik awal. Saat ini jumlahnya masih sedikit di bawah angka tersebut. Namun, entrepreneurship bukan hanya soal memiliki perusahaan. Jiwa kewirausahaan adalah tentang rasa memiliki, tanggung jawab, dan melakukan setiap pekerjaan dengan tujuan yang jelas,” ujar Irene Umar saat menghadiri puncak penyelenggaraan PJI di Senayan Park, Jakarta, Sabtu (1/8).

PJI Siapkan Tim Terbaik Wakili Indonesia

Prestasi Junior Indonesia merupakan bagian dari JA Worldwide, organisasi nirlaba internasional yang bergerak di bidang pendidikan kewirausahaan.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 45 tim mengikuti kompetisi hingga akhirnya terpilih sembilan tim terbaik dari jenjang SMA dan SMK. Dua tim dengan capaian tertinggi akan mewakili Indonesia dalam kompetisi kewirausahaan tingkat Asia Pasifik.

Student Company Latih Siswa Membangun Bisnis

Chairman of the Executive Board PJI, Pribadi Setiyanto, mengatakan seluruh program PJI menggunakan pendekatan experiential learning. Metode tersebut memberi pengalaman langsung kepada peserta agar memahami proses membangun dan mengelola usaha sejak dini.

Baca Juga :  Kementerian Ekraf Dukung Pengembangan Bioskop Modular, Perluas Akses Film Nasional hingga Daerah

Selain memperoleh pembelajaran praktik, peserta juga mendapat kesempatan berdiskusi dengan mentor dan relawan dari berbagai perusahaan. Pendampingan tersebut membuat materi yang diterima lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Pribadi menjelaskan salah satu program unggulan PJI adalah Student Company, yang memungkinkan siswa SMA dan SMK mendirikan sekaligus mengelola perusahaan mereka sendiri.

Melalui program itu, peserta belajar menyusun produk, merancang model bisnis, memimpin tim, mengatur keuangan, memahami kebutuhan pelanggan, hingga menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha.

“Selama 20 tahun pelaksanaannya di Indonesia, Student Company telah menjangkau lebih dari 18.000 siswa dan melahirkan 845 bisnis siswa. Pada periode 2025–2026, pengembangan ide bisnis peserta difokuskan pada empat isu strategis, yaitu ekonomi sirkular, gaya hidup sehat, perubahan iklim, dan kekayaan lokal,” kata Pribadi.

Kolaborasi Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

Kementerian Ekonomi Kreatif memandang penguatan kewirausahaan sejak usia muda sebagai fondasi dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, pemerintah berharap semakin banyak talenta muda mampu menghasilkan inovasi, membuka lapangan kerja baru, serta mengembangkan kekayaan intelektual Indonesia menjadi produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar global. (*)

Berita Terkait

PYDC 2026 Jadi Ruang Regenerasi Desainer dan Pelestarian Budaya Minangkabau
PFS 2026 Hadirkan 23 Desainer, Dorong Ekosistem Fesyen Kota Padang
Talk on Taste HJK Padang ke-357, Menteri Ekraf Dukung Padang Jadi City of Gastronomy UNESCO
Kementerian Ekraf Irene Umar Dorong The Local Market SCBD Jadi Agenda Bulanan, Buka Akses Lebih Luas bagi UMKM Kreatif
Kementerian Ekraf Dukung Promosi Kuliner Indonesia di Belanda, Bidik Pasar Global Lewat S’RASA
Google Prediksi AI Sumbang Rp66 Triliun untuk Ekonomi Kreatif, Wamen Ekraf Tekankan Perlindungan Kreator
Kementerian Ekraf Dukung Pengembangan Bioskop Modular, Perluas Akses Film Nasional hingga Daerah
Hari Anak Nasional 2026, Kementerian Ekraf Perkuat Ruang Kreatif Ramah Anak untuk Cetak Talenta Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB