Padang Panjang, Javanusa—Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra menghadiri peluncuran buku Kartu Pos Bergambar Fort de Kock, Padang dan Sekitarnya karya Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Mahpudi di Aia Angek Cottage, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (2/8/2025).
Buku yang didedikasikan untuk Ranah Minang ini memuat 250 foto koleksi kartu pos era kolonial tahun 1890–1930-an, dilengkapi narasi sejarah.
Dokumentasi visual tersebut menampilkan kondisi sosial, budaya, dan arsitektur Minangkabau tempo dulu.
Fadli Zon menjelaskan, sebagai Ketua Kolektor Filateli Nasional, ia bersama Mahpudi mengumpulkan beragam kartu pos yang banyak menggambarkan Fort de Kock di Hindia Belanda.
Menurutnya, kartu pos pada masa lalu memiliki fungsi seperti media sosial saat ini karena menjadi sarana promosi ke dunia luar.
Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mengapresiasi penerbitan buku tersebut.
Ia menilai, dokumentasi kartu pos era kolonial merupakan referensi penting untuk pembangunan kebudayaan Sumbar ke depan.
“Kami berharap generasi muda bida mempelajari buku ini sebagai pengingat bahwa Sumbar memiliki sejarah panjang dan bernilai tinggi,” ujarnya.
Wawako Allex Saputra menyampaikan apresiasi atas peluncuran buku kartu pos bergambar ini.
Ia berharap penerbitan buku tersebut dapat memperkuat citra Sumbar sebagai daerah yang kaya sejarah dan budaya.
Hadir dalam peluncuran tersebut Wali Kota Bukittinggi, Bupati Dharmasraya. Wakil Bupati Tanah Datar, Taufiq Ismail serta sejumlah tokoh seni dan pejabat OPD Pemprov Sumbar. (*/red)






