Javanusa.com—Memilih toilet jongkok atau toilet duduk bukan sekadar soal kenyamanan. Posisi tubuh saat buang air besar juga dapat memengaruhi kemudahan mengejan dan risiko terjatuh.
Toilet jongkok dan toilet duduk memberikan posisi tubuh yang berbeda saat buang air besar. Perbedaan tersebut terutama terlihat pada sudut antara paha, perut, dan panggul.
Saat menggunakan toilet jongkok, paha berada lebih dekat dengan perut. Posisi ini membuat sudut tubuh lebih menekuk dan dapat membantu sebagian orang buang air besar dengan lebih mudah.
Sementara itu, toilet duduk membuat tubuh berada dalam posisi yang lebih tegak. Pengguna juga dapat mempertahankan posisi tersebut dengan lebih stabil, terutama jika memiliki keterbatasan gerak atau keseimbangan.
Namun, kondisi tersebut bukan berarti toilet duduk harus digunakan dengan cara jongkok di atas dudukannya.
Jangan Jongkok di Atas Toilet Duduk
Toilet duduk dirancang untuk digunakan dengan posisi duduk. Berdiri atau jongkok di atas dudukan dapat meningkatkan risiko kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
Risiko tersebut menjadi lebih besar pada anak-anak, lansia, orang dengan gangguan keseimbangan, atau seseorang yang sedang mengalami kelemahan fisik.
Selain membahayakan pengguna, tekanan tubuh saat jongkok juga dapat merusak dudukan maupun bagian lain dari toilet. Karena itu, gunakan toilet sesuai dengan desain dan petunjuk penggunaannya.
Ada cara lain untuk mendapatkan posisi yang lebih menyerupai jongkok tanpa harus berdiri di atas toilet. Pengguna dapat menempatkan bangku pijakan kaki yang kokoh di depan toilet, kemudian tetap duduk pada dudukannya.
Posisi tersebut dapat membantu mengubah sudut panggul dan membuat sebagian orang merasa lebih nyaman saat buang air besar.
Sulit BAB Tidak Selalu karena Posisi Toilet
Kesulitan buang air besar tidak selalu berkaitan dengan pilihan toilet. Sembelit juga dapat muncul akibat kurang mengonsumsi serat, kurang minum, atau minim aktivitas fisik.
Kebiasaan menahan buang air besar juga dapat memperburuk masalah tersebut. Pada kondisi tertentu, sembelit dapat berkaitan dengan masalah kesehatan yang membutuhkan pemeriksaan medis.
Karena itu, perubahan posisi saat menggunakan toilet tidak selalu cukup untuk mengatasi keluhan. Jika kesulitan buang air besar berlangsung terus-menerus, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan.
Tips Buang Air Besar Lebih Nyaman
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu membuat proses buang air besar lebih nyaman dan aman.
-
- Gunakan toilet duduk dengan posisi tubuh yang stabil.
- Jangan berdiri atau jongkok di atas dudukan toilet.
- Gunakan bangku pijakan kaki yang kokoh jika posisi tersebut terasa lebih nyaman.
- Perbanyak makanan berserat, seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
- Penuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari.
- Lakukan aktivitas fisik secara rutin.
- Jangan menunda keinginan untuk buang air besar.
- Hindari mengejan terlalu kuat atau terlalu lama.
- Pastikan toilet dan lantainya tetap bersih serta tidak licin.
Toilet jongkok atau toilet duduk dapat digunakan sesuai kondisi dan kenyamanan masing-masing. Hal yang lebih penting adalah menjaga posisi tetap aman dan tidak menggunakan toilet duduk dengan cara jongkok di atas dudukannya. (*)






