Padang, Javanusa—Camat Lubuk Begalung (Lubeg) Nofiandi Amir menyatakan keberadaan majelis taklim sangat penting di tengah masyarakat.
Selain perpanjangan tangan pemerintah dalam membina umat untuk mencintai Al Quran dan membudayakan mengaji, keberadaan majelis taklim juga penting sebagai benteng dalam menangkal dampak negatif dari globalisasi.
Hal itu disampaikannya dalam acara
Pengukuhan Wirid Yasinan, Tim Qasidah Rebana dan Tim Asma’ulhusan, Majelis Taklim Masjid Attaubah Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, Sabtu (21/12/2024).
Camat berharap agar majelis taklim juga dapat dijadikan sebagai ajang silaturahmi, membangun jembatan hati dan sarana dialog berkesinambungan antara ulama, umaro dan umat.
Sekaligus menjadi media penyampaian gagasan modernisasi yang bermanfaat bagi pembangunan umat.
Kemudian menjadi penyuluh agama kepada masyarakat, sebab anggota majelis taklim umumnya ibu-ibu yang sangat dekat dengan generasi muda.
Camat juga meminta agar majelis taklim mampu menjadi agen-agen perubahan dan pembinaan terhadap generasi muda, sehingga lebih memiliki arah dan sesuai dengan koridor agama Islam.
“Bagaimana peran ibu majelis taklim menggerakkan ibu-ibu, dan menjadikan masjid dan mushala serta majelis taklim sebagai pusat peradaban umat,” tutup pria yang akrab disapa Andi Amir ini.
Kegiatan pelantikan tersebut dihadiri oleh Pembina Majelis Taklim Cici Maigus Nasir, Lurah Parak Laweh Pulau Aia Nan XX serta perwakilan RT/RW. (*/jn01)






