Gakkum KLHK Segel Lokasi Pembalakan Liar di Hulu Sungai Batang Bayang, Warga Desak Pemulihan Hutan

Penulis -

Jumat, 8 Agustus 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Pessel, Novermal bersama Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Hari Novianto, dan pihak terkait saat penyegelan lokasi. (Foto: Dok Novermal)

Anggota DPRD Pessel, Novermal bersama Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Hari Novianto, dan pihak terkait saat penyegelan lokasi. (Foto: Dok Novermal)

Pessel, Javanusa—Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sumatera resmi menyegel lokasi pembalakan liar di kawasan hulu Sungai Batang Bayang, tepatnya di Sariak Bayang, Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, Kamis (7/8/2025).

Tindakan tegas ini merupakan respons atas laporan masyarakat Pesisir Selatan (Pessel) terkait aktivitas ilegal yang merusak kawasan hutan lindung dan berpotensi menimbulkan bencana ekologis di wilayah hilir.

Penyegelan dipimpin langsung Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Hari Novianto, didampingi Anggota DPRD Pessel Novermal Yuska (Fraksi PAN), serta perwakilan dari Pemprov Sumbar, Pemkab Solok, Polres Solok, dan tokoh masyarakat setempat.

“Tim Gakkum menyegel titik pembalakan di daerah tangkapan air utama Sungai Batang Bayang, yang mengalir hingga ke Kecamatan Bayang, Pesisir Selatan. Sungai ini menjadi sumber air penting bagi ribuan warga,” ujar Hari Novianto, saat penyegelan.

Ia menjelaskan, penyelidikan terhadap para pelaku terus berjalan. Jika terbukti, mereka terancam dijerat Pasal 82 dan 83 UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Penyegelan ini baru awal. Kami ingin ada tindak lanjut nyata, termasuk rencana rehabilitasi hutan dari pemerintah daerah,” tegas Hari Novianto.

Anggota DPRD Pessel, Novermal, menyebut kerusakan hutan di wilayah hulu berdampak langsung terhadap masyarakat di hilir.

Ia menegaskan perlunya penghentian total aktivitas ilegal tersebut dan mendorong pemulihan kawasan secara menyeluruh.

“Kami minta kawasan hutan yang sebelumnya berstatus Suaka Alam dan Wisata (SAW) dikembalikan dari Areal Penggunaan Lain (APL). Kerusakan ini sudah sangat mengkhawatirkan,” tegas Novermal, Jumat (8/8/2025).

Sebagaimana diketahui, pembalakan liar ini terungkap setelah Novermal melakukan inspeksi langsung ke lokasi dan melaporkannya ke Ditjen Gakkum KLHK.

Baca Juga :  Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Bungkam Juventus 3-2 di Menit Akhir

Ia menambahkan, deforestasi di kawasan hulu menyebabkan terganggunya siklus hidrologi, turunnya kualitas air, hingga ketidakseimbangan iklim mikro.

“Warga Bayang sudah merasakan dampaknya. Banjir bandang pada 2023 dan kekeringan ekstrim di 2024 diduga kuat akibat rusaknya kawasan hulu ini,” ungkapnya.

Sementara itu, gerakan #SaveBayang menggema di media sosial sebagai bentuk dukungan publik terhadap langkah penegakan hukum ini.

Masyarakat juga meminta agar pemerintah menelusuri siapa saja pihak yang terlibat dalam perubahan status kawasan hutan SAW menjadi APL, yang selama ini menjadi celah bagi pembalakan liar.

Penegakan hukum ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menyelamatkan hulu Sungai Batang Bayang dan menjamin keberlangsungan hidup masyarakat di hilir. (sus)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru