Pariaman, Javanusa—Wali Kota Pariaman, Yota Balad, melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Padang (UNP) dengan program Tsunami Ready Community yang bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang. Acara pelepasan berlangsung di Aula Balai Kota Pariaman, Sabtu (9/8/2025).
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan apresiasi kepada BMKG dan UNP atas pelaksanaan KKN Tematik di Kota Pariaman.
Menurutnya, program ini sangat relevan mengingat potensi gempa megathrust Mentawai yang dapat berdampak langsung ke wilayah pesisir Sumatera Barat, termasuk Kota Pariaman.
“Pemerintah Kota Pariaman menyambut baik kehadiran mahasiswa dan memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan KKN ini. Melalui program ini, diharapkan terjalin hubungan erat antara mahasiswa dan masyarakat, serta tercipta sinergi berkelanjutan untuk kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya tsunami,” ujar Yota Balad.
Yota menambahkan, sinergi antara perguruan tinggi, BMKG, dan pemerintah daerah telah terwujud nyata melalui kegiatan KKN Tematik.
Mahasiswa UNP telah terjun langsung di lima desa dan satu kelurahan di pesisir Kota Pariaman dengan capaian yang memuaskan.
“Terima kasih kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan KKN di Kota Pariaman. Semoga ilmu dan pengalaman yang dibagikan menjadi manfaat bagi masyarakat dan daerah,” ucapnya.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suhaidi Ahadi, mengatakan KKN Tematik 2025 di Kota Pariaman menjadi program pertama yang terstruktur berdasarkan pengalaman kegiatan serupa sebelumnya.
“Mahasiswa telah membangun kapasitas masyarakat untuk memahami prosedur evakuasi mandiri dan meningkatkan respons terhadap rantai peringatan dini bencana. Alhamdulillah, upaya ini mendapat dukungan positif dari masyarakat di lima desa dan kelurahan tersebut,” kata Suhaidi.
Sementara itu, dosen pembimbing UNP, Hafizal, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pariaman yang telah menerima mahasiswa dengan baik, menyediakan tempat tinggal layak, serta dukungan penuh sehingga program dapat berjalan lancar dan memberi hasil yang memuaskan. (*/red)






