Pessel, Javanusa—Tiga jembatan rusak yang menjadi akses vital masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel ) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dipastikan akan dibangun kembali pada tahun 2025 ini.
Total anggaran pembangunan tiga jembatan tersebut mencapai Rp 23,7 miliar dan bersumber dari APBN melalui Kementerian PU.
Kepastian tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade bersama Wakil Gubernur Sumbar, Vasco Ruseimy ke Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, Kamis (14/8/2025).
Dalam kunjungan itu, rombongan disambut langsung oleh Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim, bersama para kepala perangkat daerah, serta jajarannya di lingkungan Pemkab Pessel.
Kunjungan tersebut menandai perhatian serius pemerintah pusat terhadap infrastruktur terdampak bencana di daerah tersebut.
Tujuan utama kunjungan adalah untuk meninjau langsung kondisi jembatan darurat di Nagari Koto Rawang yang sebelumnya ambruk akibat banjir.
Kondisi jembatan tersebut bahkan telah menelan korban jiwa dan menyebabkan luka-luka bagi pengguna jalan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pessel Risnaldi, menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang telah memberikan respon cepat terhadap usulan pembangunan kembali jembatan yang rusak.
Risnaldi juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Andre Rosiade sebagai wakil rakyat di Senayan.
“Tiga jembatan yang masuk prioritas adalah jembatan gantung Koto Rawang, jembatan gantung Limau Gadang Lumpo di Kecamatan IV Jurai, dan jembatan gantung Duku di Kecamatan Koto XI Tarusan,” jelas Risnaldi.
Menurutnya, ketiga jembatan tersebut sangat penting karena menjadi jalur utama bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga.
Kerusakan akibat banjir beberapa waktu lalu telah memutus akses dan menyulitkan mobilitas masyarakat.
Risnaldi juga menekankan kondisi jembatan darurat di Koto Rawang sangat membahayakan. Bahkan, beberapa warga menjadi korban saat melintasi jembatan yang sudah tidak layak tersebut.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Vasco Ruseimy mengatakan pembangunan infrastruktur seperti jembatan bukan hanya soal proyek, tetapi menyangkut langsung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Ini bukan tentang politik atau Pilkada. Ini tentang kebutuhan dasar rakyat yang harus segera dipenuhi,” ujar Vasco dalam sambutannya.
Dia menyebutkan, pembangunan ketiga jembatan tersebut sudah masuk dalam rencana kerja Kementerian PU untuk tahun anggaran 2025. Proyek itu akan dilaksanakan secara bertahap dan diawasi ketat agar tepat sasaran.
“Terima kasih kepada Presiden Prabowo yang merespon cepat dan menyetujui proyek ini. Semoga semua proses berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi warga Pessel,” tambah Vasco.
Anggota DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan pembangunan yang akan dilaksanakan itu merupakan hasil dari perjuangan para wakil rakyat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah, terutama dalam sektor infrastruktur dasar.
Andre menjelaskan pembangunan ketiga jembatan sudah tercantum dalam daftar prioritas nasional.
Pemerintah pusat melalui Kementerian PU telah mengalokasikan dana sebesar Rp 23,7 miliar untuk merealisasikan proyek tersebut.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan, tapi jantung penghubung kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat. Kami di DPR akan terus mendorong agar pembangunan bisa segera terealisasi tanpa hambatan,” kata Andre pula.
Dengan rampungnya proyek itu nanti, maka konektivitas masyarakat di Pesisir Selatan bisa kembali pulih.
Aktivitas warga kembali normal, dan yang terpenting, keselamatan masyarakat dapat terjamin.
Andre juga mengimbau kepada semua pihak, baik pemerintah daerah, masyarakat, maupun pihak terkait lainnya, untuk memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan pembangunan berjalan lancar. (sus)






