Pasbar, Javanusa—Ziarah makam tokoh Pasaman Barat (Pasbar) menjadi agenda pembuka rangkaian peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Pasbar yang jatuh pada 7 Januari 2026.
Bupati Pasbar Yulianto memimpin langsung ziarah tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh perintis daerah, Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sejarah sekaligus penguatan nilai kebersamaan dalam membangun Pasaman Barat yang dikenal sebagai Bumi Mekar Tuah Basamo.
Bupati Yulianto bersama Ketua TP PKK Pasbar Ny. Sifrowati Yulianto dan jajaran Pemkab Pasbar memulai ziarah ke Makam Syekh Muhammad Yunus Tuanku Sasak. Rombongan kemudian melanjutkan ziarah ke Makam almarhum Syahrul Datuak Marajo, mantan Wakil Bupati Pasbar.
Ziarah juga dilakukan ke Makam Buya Lubuak Landua, salah satu ulama yang berpengaruh dalam perkembangan nilai keagamaan dan sosial masyarakat Pasbar.
Pengabdian Tokoh Jadi Fondasi Pembangunan
Bupati Yulianto menegaskan para ulama dan tokoh pemerintahan terdahulu memiliki peran strategis dalam perjalanan sejarah Pasbar. Menurutnya, kemajuan daerah saat ini tidak terlepas dari perjuangan panjang para pendahulu.
“Pengabdian para syekh, buya, dan pemimpin Pasbar terdahulu menjadi fondasi bagi pembangunan yang kita rasakan hari ini,” kata Yulianto.
Ia menilai nilai keagamaan, kebersamaan, dan kepemimpinan yang diwariskan para tokoh harus terus dijaga dan dilanjutkan.
Tanggung Jawab Generasi Saat Ini
Memasuki usia ke-22, Yulianto menegaskan perjuangan membangun Pasbar belum selesai. Pemerintah daerah bersama masyarakat memiliki tanggung jawab besar, terutama dalam membina generasi muda.
“Apa yang telah diwariskan para tokoh harus kita lanjutkan. Perjuangan mereka dilakukan demi generasi penerus,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesinambungan pembangunan membutuhkan sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yulianto menyampaikan apresiasi kepada ahli waris tokoh yang diziarahi. Ia juga mendoakan agar seluruh pengabdian para tokoh menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT.
Yulianto turut mengucapkan terima kasih kepada ulama dan tokoh masyarakat Pasbar atas doa dan dukungan, terutama saat daerah menghadapi bencana beberapa waktu lalu.
“Berkat kebersamaan seluruh elemen masyarakat, Pasaman Barat mampu melewati masa-masa sulit,” tuturnya.
Ahli Waris Apresiasi Konsistensi Pemkab
Sementara itu, Syerli Puspita Indah Sari, ahli waris almarhum Syahrul Datuak Marajo, mengapresiasi konsistensi Pemkab Pasbar dalam melaksanakan ziarah makam tokoh Pasbar setiap tahun.
“Kami berterima kasih atas doa dan perhatian yang terus diberikan kepada para tokoh daerah,” ujarnya. (*/red)






