Padang, Javanusa—Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir resmi menutup Pekan Olahraga, Seni, dan Agama (PORSEMA) II SMP Negeri Kota Padang, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini digelar Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota Padang di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center.
Maigus Nasir mengapresiasi pelaksanaan PORSEMA II yang berjalan sukses dan berdampak positif. Menurutnya, kegiatan ini merupakan inovasi dalam pengembangan potensi guru dan tenaga kependidikan.
Ia menegaskan, PORSEMA selaras dengan Program Unggulan (Progul) Padang Juara, khususnya gerakan Padang Balomba. Program tersebut bertujuan melahirkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
“Kegiatan ini sejalan dengan Progul Padang Juara melalui Padang Balomba, untuk mendorong SDM pendidikan yang unggul,” ujar Maigus Nasir.
Dorong Kompetensi Guru dan Inovasi Pendidikan
Maigus berharap PORSEMA mampu meningkatkan kompetensi pendidik secara berkelanjutan. Berbagai perlombaan efektif memotivasi guru untuk terus berprestasi.
Ia menyoroti penilaian The Best Teacher sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan inovasi guru. Menurutnya, apresiasi ini penting untuk membangun budaya mutu di lingkungan sekolah.
“Dengan lomba-lomba ini, guru akan semakin terpacu berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran,” tambahnya.
Beragam Lomba Olahraga, Seni, dan Akademik
Ketua MKKS SMP Negeri Kota Padang, Junaidi, menjelaskan PORSEMA II mempertandingkan sejumlah cabang. Di antaranya futsal, paduan suara bidang, Musabaqah Syahrul Quran (MSQ), dan debat Bahasa Inggris. Selain itu, juga ada pemilihan The Best Teacher bidang akademik. Seluruh peserta merupakan utusan SMP Negeri se-Kota Padang.
“PORSEMA adalah agenda tahunan MKKS dan tahun ini dimulai sejak 10 Januari,” jelas Junaidi.
SMPN 34 Padang Juara Umum PORSEMA II
Pada PORSEMA II 2026, SMP Negeri 34 Padang berhasil keluar sebagai juara umum. Penghargaan juga diberikan kepada para pemenang dan nominator di setiap cabang lomba.
Selain itu, Pemko Padang turut menyerahkan penghargaan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Bidang yang diapresiasi meliputi IPS, IPA, serta Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa (IPTR). (*/red)






