Tokyo, Javanusa—Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal ASEAN-Japan Centre, Kunihiko Hirabayashi, di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).
Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama promosi pariwisata antara Indonesia, Jepang, dan kawasan ASEAN.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pariwisata menyampaikan apresiasi atas kontribusi ASEAN-Japan Centre dalam mempromosikan destinasi ASEAN di pasar Jepang, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata.
Data Kementerian Pariwisata menunjukkan Jepang merupakan salah satu pasar utama bagi Indonesia. Sepanjang 2025, jumlah kunjungan wisatawan asal Jepang tercatat lebih dari 380.000 kunjungan, meningkat lebih dari 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kedua pihak menegaskan pentingnya kolaborasi strategis untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata secara menyeluruh. Salah satu fokus yang dibahas adalah penguatan wellness tourism, yang mencakup layanan kesehatan, kebugaran, dan pengalaman wisata holistik.
Menurut Menteri Pariwisata, pengembangan wellness tourism menjadi salah satu arah kebijakan pariwisata Indonesia ke depan.
ASEAN-Japan Centre dinilai dapat berperan dalam mendukung promosi, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan ekosistem sektor tersebut di pasar Jepang dan kawasan ASEAN.
Salah satu rencana kerja sama yang dibahas adalah penyelenggaraan kembali Wellness Tourism Workshop di Bali. Kegiatan ini sebelumnya diinisiasi oleh ASEAN-Japan Centre sebagai forum berbagi pengetahuan dan penguatan kapasitas bagi pelaku industri pariwisata di ASEAN dan Jepang.
Selain itu, pertemuan juga membahas peluang pengembangan sustainable tourism dan community-based tourism, termasuk penguatan desa wisata sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Diskusi turut mencakup potensi kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia pariwisata, melalui pertukaran keahlian, praktik terbaik, serta peningkatan promosi dan interaksi antar masyarakat (people-to-people exchange) antara Indonesia, Jepang, dan ASEAN.
Melalui pertemuan ini, Indonesia dan ASEAN-Japan Centre menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan serta meningkatkan pertukaran wisatawan di kawasan. (*/red)






