Menuju Pariwisata Berkelanjutan, Ratusan Pengelola Wisata Padang Ikuti Pelatihan Tata Kelola

Penulis -

Kamis, 16 April 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata Kota Padang Tahun 2026 foto bersama. (Foto: Ist)

Para peserta Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata Kota Padang Tahun 2026 foto bersama. (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pariwisata terus memaksimalkan potensi alam dan budaya daerah.

Menyadari bahwa ketersediaan potensi besar tersebut harus senantiasa diiringi dengan manajemen yang profesional, Dinas Pariwisata secara resmi menyelenggarakan Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata Kota Padang Tahun 2026. Kegiatan strategis ini dibuka pada Kamis (16/4/2026) di Bagindo Aziz Chan Youth Center.

Pelatihan ini diagendakan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 16 hingga 18 April 2026, dan diikuti oleh 100 orang peserta. Para peserta yang hadir merupakan pilar penting di garis depan industri pariwisata kota, yang terdiri dari pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku usaha pariwisata, hingga perwakilan instansi terkait.

Rangkaian kegiatan penyampaian teori dilaksanakan di Youth Center Padang, sementara untuk sesi praktik lapangan akan mengambil lokasi di kawasan Pantai Tiram pada hari ketiga.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani dalam sambutannya menekankan pengelolaan destinasi wisata di tingkat tapak masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah.

Beberapa tantangan utama yang harus segera dibenahi meliputi belum meratanya kualitas pelayanan, kurangnya pemeliharaan fasilitas umum, serta perlunya penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan (stakeholders).

Oleh karena itu, kehadiran pelatihan ini menjadi langkah dan respons yang krusial untuk memenuhi kebutuhan mendesak akan standardisasi manajemen destinasi pariwisata.

Melalui program komprehensif ini, pemerintah berharap para pengelola destinasi mampu merencanakan alur kunjungan dengan lebih tertata, mengimplementasikan standar pelayanan minimum atau keramahtamahan (hospitality), serta terampil dalam menyusun strategi pemasaran yang jitu.

Ekosistem pariwisata yang kelak terbentuk tidak hanya ditargetkan mampu memikat wisatawan dalam jumlah masif, tetapi juga dapat dikelola secara profesional untuk memberikan keuntungan ekonomi langsung bagi masyarakat lokal sembari terus menjaga kelestarian lingkungan demi generasi mendatang.

Baca Juga :  Menko Pangan dan Wali Kota Padang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Lubuk Minturun

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Diko Riva Utama, memastikan para peserta akan menerima pembekalan materi yang sangat relevan dengan tuntutan pariwisata modern.

Rangkaian pembekalan tersebut mencakup Konsep Dasar Tata Kelola Destinasi, Standar Sarana dan Prasarana Wisata, Manajemen Pengalaman Wisatawan, hingga Digitalisasi dan Manajemen Reputasi Destinasi. Reputasi digital menjadi fokus vital agar identitas pariwisata Padang dapat terbangun secara positif dan teroptimasi di internet.

Selain itu, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat identitas kuliner lokal yang mengusung slogan Taste of Padang, peserta juga dibekali materi khusus mengenai Keberlanjutan dan Green Culinary.

Tujuannya agar pelaku pariwisata memiliki kapasitas dalam merangkai cerita latar (storytelling) yang kuat, sehingga para wisatawan tidak sekadar menikmati hidangan fisik, melainkan turut membawa pulang pengalaman dan cerita yang berkesan di hati.

Berbagai materi esensial ini disampaikan langsung oleh jajaran narasumber ahli, akademisi, dan praktisi pariwisata tepercaya, di antaranya Dr. Haris Satria, Yudi Indra Syani, Chintia Jailani, Fran Serano Andres, Dr. Yesi Puspita, Bhilu Pricilia, Awun, dan Ritno Kurniawan.

Seluruh pembiayaan pelatihan ini terealisasi dan difasilitasi melalui kucuran anggaran Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Padang, Muhammad Khalidi Al Khair.

Dana aspirasi tersebut disalurkan melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pariwisata Kota Padang guna memastikan 100 pelaku pariwisata unggulan kota mampu meningkatkan kapasitas diri dan secara kolektif naik kelas. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru