Perkuat Kompetensi SDM Pariwisata, Menpar Widiyanti Luncurkan 483 Skema Okupasi Nasional

Penulis -

Sabtu, 25 April 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meluncurkan 483 skema okupasi nasional dari 34 bidang pariwisata. (Foto: Kemenpar)

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meluncurkan 483 skema okupasi nasional dari 34 bidang pariwisata. (Foto: Kemenpar)

Bandung, Javanusa—Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meluncurkan 483 skema okupasi nasional dari 34 bidang pariwisata. Program ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Widiyanti menyebut dokumen tersebut menjadi panduan strategis bagi profesi kepariwisataan di Indonesia. Dokumen ini membangun standar kompetensi yang jelas, terstruktur, dan diakui secara nasional.

Peluncuran berlangsung dalam rangkaian kegiatan Aksi Nyata Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. Kegiatan ini digelar Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada Rabu, 22 April 2026, di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat.

Widiyanti mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan dokumen tersebut. Ia menyebut kontribusi datang dari BNSP, penyusun, verifikator skema, asosiasi profesi, serta para pemangku kepentingan.

Program ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah mendorong percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur vokasi.

Skema okupasi nasional ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan industri dengan kualitas tenaga kerja. Dengan begitu, SDM pariwisata Indonesia dapat bersaing di tingkat nasional dan global.

Serapan Tenaga Kerja Terus Meningkat

Widiyanti mengungkapkan sektor pariwisata telah menyerap sekitar 25,91 juta tenaga kerja hingga Agustus 2025. Angka ini masih berpotensi meningkat seiring penguatan kualitas SDM.

Ia menilai Indonesia memiliki kekuatan besar dari kekayaan alam dan budaya. Selain itu, bonus demografi usia produktif menjadi modal penting bagi sektor ini.

Karena itu, pemerintah menjadikan penguatan tenaga kerja sebagai kunci mendorong kemajuan pariwisata secara berkelanjutan.

Penguatan Pendidikan dan Pelatihan

Kementerian Pariwisata mengelola enam Politeknik Pariwisata untuk mencetak lulusan siap kerja. Selain itu, kementerian terus memperluas pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi.

Program tersebut mencakup pelatihan pemandu wisata, peningkatan kemampuan bahasa, serta penguatan kapasitas di berbagai subsektor. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas tenaga kerja secara menyeluruh.

Baca Juga :  Kemenpar Siapkan Paket Wisata Libur Idul Fitri 2026, Targetkan Peningkatan Perjalanan Domestik

Pemerintah juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan manajerial dan penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan.

Seluruh upaya ini diperkuat melalui penyusunan dan penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia sebagai acuan pelatihan dan sertifikasi.

Dorong Daya Saing Global

Widiyanti meyakini standar kompetensi yang kuat akan melahirkan tenaga profesional yang kompetitif. Tenaga kerja ini diharapkan mampu memimpin perubahan di sektor pariwisata.

Ia menegaskan upaya tersebut menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan pariwisata Indonesia. Selain itu, langkah ini juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dokumen skema okupasi nasional bidang pariwisata akan segera tersedia. Masyarakat dapat mengunduhnya melalui situs resmi Kementerian Pariwisata dalam waktu dekat.

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar Martini Mohamad Paham. Hadir pula Wakil Direktur III Politeknik Pariwisata NHI Bandung Haryadi Darmawan dan Pelaksana Harian Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Industri Kemenpar Kemal. (*/red)

Berita Terkait

WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Kemenpar Bidik Lonjakan Wisatawan
WITF 2026 Kembali Digelar, Perluas Akses Pariwisata Indonesia ke Pasar Global
Dari Raja Ampat hingga Labuan Bajo, Menpar Tawarkan Peluang Investasi Wisata Bahari di Monako
Kemenpar Bidik Wisatawan Jepang lewat Tourism Expo Japan 2026
47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Michelin Keys 2026, Kemenpar Sebut Rekor Baru
Percepat Revitalisasi Kota Tua, Fadly Amran Minta Pendataan Bangunan Segera Dituntaskan
PKL Batang Arau Akan Ditata, Pemko Padang Siapkan Sentra Kuliner

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru