Payakumbuh, Javanusa—Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa meresmikan gedung hasil pembangunan dan rehabilitasi program PHTC di MAN 3 Plus Keterampilan Kota Payakumbuh, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peresmian gedung. Panitia mengemas acara bertajuk “MAN 3 Baralek Gadang” dengan sejumlah agenda penting.
Rangkaian kegiatan meliputi wisuda tahfiz, pelepasan siswa ke Jerman, hingga penandatanganan kerja sama pendidikan. Seluruh kegiatan berlangsung di aula MAN 3 Payakumbuh di bawah kepemimpinan kepala madrasah, Is Yanti.
Mustafa hadir bersama Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Tan Gusli. Ia menegaskan pembangunan fasilitas harus memberi dampak nyata pada proses belajar siswa.
“Gedung ini bukan hanya untuk dilihat bagusnya saja, tapi harus benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan belajar. Ini bagian dari upaya kita mencerdaskan anak-anak,” ujarnya.
Program PHTC merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian PUPR. Di Kota Payakumbuh, MAN 3 menjadi salah satu dari dua madrasah penerima program tersebut, selain MTsN Payakumbuh. Kondisi ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap peningkatan sarana pendidikan madrasah.
Tahfiz sebagai Pembentukan Karakter
Mustafa mengingatkan pendidikan tidak berhenti pada pembangunan fisik. Ia menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui program tahfiz.
“Tahfiz ini bukan hanya soal hafalan. Di situ ada pembentukan sikap, kedisiplinan, dan nilai keagamaan. Ini yang terus kita dorong di madrasah,” katanya.
Sebanyak 32 siswa mengikuti wisuda tahfiz dalam kegiatan tersebut. Mustafa meminta para siswa menjaga hafalan yang telah diperoleh.
“Jangan berhenti di sini. Terus dijaga dengan murojaah. Dan yang tidak kalah penting, ingat guru yang sudah membimbing kalian,” ucapnya.
Peluang Global dan Kerja Sama Pendidikan
MAN 3 Payakumbuh juga menunjukkan langkah terbuka dalam menyiapkan masa depan siswa. Pelepasan siswa ke Jerman menjadi salah satu bukti nyata. Menurut Mustafa, langkah ini menunjukkan madrasah mampu bersaing di tingkat global.
“Anak madrasah juga bisa punya jalan ke luar negeri. Ini yang ingin kita buka, supaya mereka punya pilihan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, pihak sekolah menandatangani kerja sama dengan Universitas Negeri Padang. Kerja sama ini berfokus pada pengembangan pendidikan lanjutan di bidang perhotelan. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, turut menyaksikan penandatanganan tersebut. (*/red)






