Payakumbuh, Javanusa—Pemerintah Kota Payakumbuh bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah toko (ruko) di kawasan Simpang Tiga Balai Panjang, Kelurahan Balai Panjang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Ahad (24/5/2026) dini hari.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Dinas Sosial segera menyalurkan bantuan kepada korban terdampak musibah.
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda mengatakan bantuan yang disalurkan berupa beras, telur, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.
Bantuan itu diberikan kepada korban terdampak, yakni Japar, pemilik warung Pecel Lele Lamongan, serta Nelda Susanti, pemilik Ampera Mel.
Kebakaran Hanguskan Tiga Unit Ruko
Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Penghuni Kafe Karaoke Beranda 49 pertama kali mengetahui munculnya api setelah mencium bau asap dari arah dinding pembatas bangunan yang berbatasan dengan Ampera Mel.
Dalam waktu singkat, api membesar dan merambat ke bangunan lain. Kebakaran kemudian menghanguskan tiga unit ruko, yakni Kafe Beranda 49, warung Pecel Lele Lamongan, dan Ampera Mel.
Warga bersama korban sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sebanyak empat armada pemadam dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Armada itu terdiri dari tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Payakumbuh dan satu unit bantuan dari Kabupaten Lima Puluh Kota.
Aparat kepolisian turut mengamankan lokasi kejadian. Polisi memasang garis polisi, mengatur arus lalu lintas, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, aparat masih menyelidiki penyebab kebakaran.
Pemko Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Rida Ananda menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga.
“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami turut prihatin dan berduka atas musibah ini. Bapak Wali Kota Zulmaeta meminta kami hadir langsung sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak,” kata Rida.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban korban pascakebakaran.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan sedikit membantu kebutuhan para korban. Kami berharap para korban tetap tabah dan segera bangkit kembali untuk melanjutkan usaha maupun aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Rida, Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus memantau kondisi korban dan memberikan pendampingan lanjutan sesuai kebutuhan.
Pada kesempatan itu, Rida juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat instalasi listrik dan kelalaian penggunaan peralatan elektronik.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha, untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman. Jangan meninggalkan perangkat yang berpotensi memicu kebakaran tanpa pengawasan, terutama pada malam hari,” pungkasnya. (*/red)






