Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Sepakati LP2B Seluas 2.123,64 Hektare

Penulis -

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menandatangani berita acara kesepakatan LP2B Sumbar di Auditorium Gubernur Sumbar, Rabu (8/7/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir menandatangani berita acara kesepakatan LP2B Sumbar di Auditorium Gubernur Sumbar, Rabu (8/7/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang memastikan upaya menjaga ketahanan pangan tetap berjalan seiring dengan percepatan pembangunan daerah.

Komitmen itu ditandai dengan penetapan luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Kota Padang sebesar 2.123,64 hektare dalam kesepakatan tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Kesepakatan tersebut ditandatangani Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, bersama seluruh kepala daerah se-Sumatera Barat dan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, di Auditorium Gubernur Sumbar, Rabu (8/7/2026).

Penandatanganan itu turut disaksikan Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Suyus Windayana, serta Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I Kementerian ATR/BPN RI, Rahma Julianti.

Dalam kegiatan tersebut, Maigus didampingi Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Malvi Hendri.

Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota.

Menurutnya, Sumatera Barat menjadi provinsi pertama di Indonesia yang berhasil mencapai kesepakatan luasan LP2B di tingkat provinsi.

“Kebijakan LP2B merupakan bentuk aktualisasi tindak lanjut arahan Presiden RI dalam mendukung Asta Cita, khususnya mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan target dalam RPJMN yang menetapkan luasan LP2B minimal 87 persen secara agregat,” ujar Suyus Windayana.

Kota Padang Segera Lakukan Verifikasi Lahan

Berdasarkan data Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, total luas LP2B di Sumatera Barat kini mencapai 166.466,02 hektare. Angka tersebut setara dengan 89,92 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, hasil kesepakatan menetapkan luas LP2B Kota Padang sebesar 2.123,64 hektare. Setelah penandatanganan, Pemerintah Kota Padang akan segera melakukan verifikasi lapangan secara menyeluruh.

Baca Juga :  Pertama di Sumbar, Wako Hendri Septa Serahkan LKPD 2023 ke BPK

“Verifikasi tersebut penting untuk memastikan secara rinci lahan yang benar-benar ditetapkan sebagai LP2B sehingga memperoleh perlindungan hukum, sekaligus mengidentifikasi kawasan yang masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah,” kata Maigus Nasir.

Ia menjelaskan, Kota Padang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi memiliki kebutuhan ruang yang terus meningkat.

Karena itu, pemerintah harus menjaga keseimbangan antara perlindungan lahan pertanian dan penyediaan lahan bagi pembangunan strategis.

“Kota Padang memiliki sejumlah kebutuhan pembangunan yang mendesak, seperti pengembangan fasilitas TNI, perluasan beberapa perguruan tinggi, serta pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) seperti Sekolah Rakyat, yang seluruhnya membutuhkan daya dukung lahan yang cukup luas,” imbuhnya.

Hasil Verifikasi Jadi Acuan Penataan Ruang

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, mengatakan berita acara kesepakatan tersebut akan menjadi dasar usulan kepada pemerintah pusat sebelum penetapan final dilakukan. Setelah ditetapkan, lahan LP2B tidak dapat dialihfungsikan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saat ini luas Lahan Baku Sawah (LBS) Kota Padang mencapai 4.358 hektare. Sesuai kebijakan nasional, kita diberikan target 87 persen dari LBS. Namun, melalui pertimbangan matang terhadap kebutuhan pembangunan kota, luasan LP2B yang disepakati adalah sebesar 2.123,64 hektare atau sekitar 48,73 persen dari total LBS,” terang Yoice.

Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, memastikan hasil verifikasi akan menjadi dasar penyesuaian dokumen tata ruang daerah agar selaras dengan arah pembangunan kota.

“Hasil verifikasi ini akan menjadi dasar penyesuaian LP2B dengan dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) maupun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Padang. Selanjutnya, kebijakan ini akan diselaraskan secara penuh dengan arah pembangunan dalam RPJMD Kota Padang,” pungkas Malvi. (*/red)

Baca Juga :  JIAT Hadir, Petani Padang Tak Lagi Takut Sawah Kering Saat Musim Kemarau

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru