Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyerahkan bantuan kursi roda kepada warga yang membutuhkan.
Penerima bantuan adalah A Fitri, seorang warga yang beralamat di Jalan Basuang Sepakat No. 15, RT 03/RW 03, Kelurahan Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangah.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Kabid Rehsos) Dinas Sosial Kota Padang Desfi Hendri, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Koto Tangah Wahyudi Edwar, Lurah Koto Pulai, serta penerima manfaat.
Program bantuan kursi roda merupakan salah satu layanan rehabilitasi sosial yang dijalankan Dinas Sosial Kota Padang.
Sasaran utamanya meliputi warga kurang mampu, lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas fisik yang membutuhkan alat bantu mobilitas.
Sebelum bantuan disalurkan, Dinas Sosial melakukan proses verifikasi dan validasi data. Tahapan tersebut melibatkan tenaga kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan dan kelurahan agar bantuan diterima oleh warga yang memenuhi persyaratan.
Pemko Padang Ajak RT, RW dan Masyarakat Aktif Melapor
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Kabid Rehsos) Dinas Sosial Kota Padang, Desfi Hendri, menegaskan program ini adalah bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat luas, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting agar lebih banyak warga yang membutuhkan dapat memperoleh bantuan.
Karena itu, Pemerintah Kota Padang mengimbau perangkat RT, RW, maupun masyarakat untuk melaporkan warga prasejahtera yang memerlukan alat bantu mobilitas tetapi belum tersentuh program bantuan.
Setiap laporan akan ditindaklanjuti oleh tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Sosial Kota Padang sehingga proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Bantuan kursi roda ini bukan sekadar penyerahan barang, melainkan wujud kehadiran pemerintah kota dalam memberikan ruang gerak dan meningkatkan kualitas hidup warga kita yang mengalami keterbatasan fisik. Kami berharap bantuan ini dapat mempermudah aktivitas sehari-hari dan membangkitkan semangat mereka untuk tetap produktif,” kata Desfi Hendri. (*)






