Presiden Prabowo Terima Artefak Budaya Papua dari Direktur FBI, Perkuat Kerja Sama Repatriasi Indonesia-AS

Penulis -

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Artefak budaya Indonesia yang sebelumnya diselundupkan ke Amerika Serikat. (Foto: BPMI Setpres)

Artefak budaya Indonesia yang sebelumnya diselundupkan ke Amerika Serikat. (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Direktur FBI Amerika Serikat, Kash Patel, di Kertanegara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Pertemuan itu tidak hanya membahas hubungan bilateral, tetapi juga ditandai dengan pengembalian artefak budaya Indonesia yang sebelumnya diselundupkan ke Amerika Serikat.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon, didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, menjelaskan penyerahan artefak merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Kebudayaan dan FBI dalam program repatriasi benda budaya.

“Di samping tentu saja ada pembicaraan sebagai teman, dan juga secara ofisial beliau juga membawakan artefak budaya yang merupakan kerja sama dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan dengan FBI, yaitu pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul, maka benda-benda itu kemudian dikembalikan dan dibawa langsung oleh Bapak Kash Patel kepada Pak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Fadli Zon usai pertemuan.

Artefak Berasal dari Papua

Fadli mengungkapkan, artefak yang dipulangkan berasal dari Papua. Koleksi tersebut merupakan warisan budaya masyarakat suku Dani, suku Asmat, dan suku Danau di kawasan Danau Sentani.

Menurutnya, benda-benda tersebut memiliki nilai sejarah sekaligus identitas budaya yang sangat penting bagi Indonesia. Karena itu, proses repatriasi menjadi langkah strategis untuk mengembalikan aset budaya bangsa ke tanah air.

“Saya kira ini merupakan benda-benda yang sangat berharga karena proses repatriasi ini merupakan upaya kita untuk memulihkan kedaulatan budaya kita,” kata Fadli.

Kerja Sama Indonesia dan FBI Terus Diperkuat

Fadli menambahkan, kerja sama pengembalian artefak budaya antara Indonesia dan FBI bukan kali pertama dilakukan. Selama beberapa tahun terakhir, FBI telah membantu pemerintah Indonesia memulangkan berbagai benda budaya yang dicuri dan dibawa ke luar negeri.

Baca Juga :  Rayakan HJK ke-356, Padang Gelar Halal Week Festival Selama Sepekan

Artefak yang berhasil dikembalikan sebelumnya antara lain arca-arca perunggu serta sejumlah koleksi bersejarah dari berbagai situs budaya Indonesia.

“Kita harapkan kerja sama dengan FBI terutama terkait dengan repatriasi, restitusi benda-benda budaya ini ke depannya akan semakin kuat, didukung juga oleh Sekneg dan juga Kementerian Luar Negeri,” tutur Fadli.

Akan Dipamerkan di Museum Nasional

Pemerintah memastikan artefak budaya yang telah kembali ke Indonesia akan menjadi bagian dari koleksi Museum Nasional.

Langkah tersebut bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap warisan budaya sekaligus memperkaya pengetahuan sejarah bangsa.

Fadli menegaskan, pengembalian artefak bukan sekadar memulangkan benda bersejarah, tetapi juga memperkuat kedaulatan budaya Indonesia.

“Saya kira ini adalah bagian dari upaya untuk mengembalikan kedaulatan budaya kita untuk menyempurnakan pengetahuan budaya, dan kita tentu akan ekshibit ini, akan mempamerkan ini di Museum Nasional,” ujar Fadli. (*)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Alesha, Pesenam 6 Tahun Asal Payakumbuh Bersama Tsafani dan Adiba Raih Perunggu Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru