Padang, Javanusa—Sebanyak 14 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Padang meraih penghargaan Best Employee of the 1st Semester Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas capaian kinerja, kedisiplinan, dan kontribusi mereka selama Januari hingga Juli 2026.
Penghargaan diserahkan dalam apel pagi gabungan di Balai Kota Aie Pacah, Senin (24/8/2026). Penerima penghargaan berasal dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan bagian di lingkungan Pemerintah Kota Padang.
Penilaian Berlangsung Januari-Juli 2026
Penetapan 14 penerima mengacu pada Keputusan Sekretaris Daerah Kota Padang Nomor 100.3.3.6/44/PDG/2026.
Apel tersebut turut dihadiri Asisten I Setdako Padang Tarmizi Ismail, Asisten II Setdako Padang Bidang Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, serta sejumlah pimpinan OPD Pemko Padang.
Dari sejumlah OPD, penghargaan diterima M. Nur Faishal dari BPBD, Dieke Pamella Distrie dari BKPSDM, Nisrina Oktovia dari Badan Kesbangpol, dan Wulandari Suryaningsih dari Dinas Kominfo.
Sementara itu, sembilan penerima lainnya berasal dari Sekretariat Daerah Kota Padang. Mereka yakni Zoni dari Bagian Tata Pemerintahan dan Eko Saputra dari Bagian Hukum.
Selanjutnya, Vera Meilisa dari Bagian Kerja Sama, Lasyarikalahu dari Bagian Kesra, serta Marselina Bothy dari Bagian Perekonomian dan SDA.
Penghargaan juga diberikan kepada Wanda Asri Putra dari Bagian Administrasi Pembangunan dan Perencanaan, Fauzi Ikhwan dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, serta Elfa Mellinda dari Bagian Organisasi.
Dua penerima lainnya ialah Rahayu Wulansari dari Bagian Prokopim dan Rifqi Hawari dari Bagian Umum.
Kinerja dan Disiplin Jadi Dasar Penilaian
Asisten II Setdako Padang Didi Aryadi mengatakan Pemko Padang menilai kinerja para ASN secara terukur selama periode Januari hingga akhir Juli 2026.
“Ini merupakan ASN-ASN kita yang sudah kita nilai mulai dari Januari sampai dengan akhir Juli kemarin. Mereka merupakan ASN yang memang terbaik di OPD-nya masing-masing, baik dari kinerjanya maupun disiplinnya,” ujar Didi Aryadi.
Menurut Didi, penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi bentuk apresiasi. Pemko Padang juga ingin menjadikannya sebagai pemicu peningkatan kinerja bagi ASN lainnya.
“Ini kita harapkan menjadi semacam pemacu semangat bagi ASN lainnya. Apa yang sudah didapatkan oleh kawan-kawan yang terbaik ini menjadi standar bagi seluruh ASN di OPD-nya masing-masing,” tambahnya.
Digitalisasi Memudahkan Evaluasi ASN
Didi juga menyoroti penerapan sistem digital dalam proses evaluasi kinerja ASN Pemko Padang. Digitalisasi membuat sejumlah indikator kinerja dapat dipantau dan diukur secara lebih sistematis.
“Kita harapkan tetap menjaga kinerja yang sudah dicapai sebagai The Best Employee of the First Semester di tahun 2026 ini. Apa yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa kita mempunyai kinerja yang terukur,” katanya.
Ia menjelaskan, sistem digital kini mencakup sejumlah aspek penilaian, termasuk absensi dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).
“Semua kita sudah terdigitalisasi, mulai dari absensi kemudian dari SKP, semuanya sudah terukur. Jadi sangat mudah bagi kita untuk merangkingnya, sehingga didapatlah yang terbaik,” pungkas Didi.
Penghargaan Best Employee of the 1st Semester 2026 diharapkan dapat mendorong ASN Pemko Padang mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja. Capaian para penerima juga menjadi tolok ukur bagi peningkatan kinerja di masing-masing OPD. (*)






