Padang, Javanusa—Wali Kota Padang Fadly Amran melepas jalan santai sekaligus meluncurkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lubuk Sariak-Baringin-Tarantang (LuBaRiTa).
Kegiatan tersebut berlangsung di Jembatan Lubuk Sariak, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Sabtu (29/8/2026).
Dalam sambutannya, Fadly Amran mendorong Pokdarwis LuBaRiTa mengembangkan potensi wisata dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Ia mengapresiasi terbentuknya Pokdarwis LuBaRiTa sebagai wadah masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata di kawasan tersebut.
Fadly juga mengapresiasi pelaksanaan jalan santai yang melibatkan masyarakat di kawasan Lubuk Kilangan.
Menurutnya, masyarakat perlu melakukan kegiatan olahraga bersama secara konsisten untuk membangun pola hidup sehat.
“Kita harus membiasakan hidup sehat, karena ada dua target yang ingin kita capai di Kota Padang, yaitu menjadi kota pintar (smart city) dan kota sehat. Jalan santai ini termasuk salah satu indikator dari kota sehat, yaitu sehat mandiri,” kata Fadly.
Pengembangan Wisata Rafting Tetap Jaga Alam
Selain kesehatan masyarakat, Fadly menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan potensi wisata LuBaRiTa.
Salah satu potensi yang tengah dikembangkan kawasan tersebut ialah wisata rafting atau arung jeram.
“Pengembangan wisata rafting harus dibarengi dengan penataan kawasan sungai yang tetap mempertahankan kondisi alami dan senatural mungkin,” ujarnya.
“Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi Bapak dan Ibu semua agar pengembangan wisata ini semakin baik ke depannya,” lanjut Fadly.
LuBaRiTa Gabungkan Tiga Kawasan Wisata
Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman mengatakan, Pokdarwis LuBaRiTa menjadi wadah masyarakat untuk mengembangkan potensi pariwisata di tiga wilayah.
Ketiga wilayah tersebut berada di Kecamatan Lubuk Kilangan, yakni Lubuk Sariak, Baringin, dan Tarantang.
“Nama LuBaRiTa merupakan akronim dari tiga wilayah yang menjadi kawasan pengembangan wisata, yakni Lubuk Sariak di Kelurahan Padang Besi, Baringin di Kelurahan Baringin, dan Tarantang di Kelurahan Tarantang,” kata Siska.
Menurut Siska, potensi wisata di kawasan LuBaRiTa tidak hanya berasal dari wisata arung jeram.
Kondisi geografis kawasan Baringin juga memungkinkan pengembangan wisata panjat tebing.
Sementara itu, potensi pertanian di Baringin dan Tarantang dapat diarahkan menjadi wisata berbasis pertanian.
“Untuk mengembangkan wisata ini kami telah menggerakkan segala potensi yang ada di wilayah Kecamatan Lubuk Kilangan,” ujar Siska.
“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah menunjukkan komitmen untuk mengembangkan kawasan wisata di sini,” lanjutnya.
Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza, Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, unsur Forkopimca Lubuk Kilangan, unsur PT Semen Padang, serta sejumlah tamu undangan. (*)






