Jangan Abaikan Gigi Ngilu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penulis -

Selasa, 1 September 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menggosok gigi. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi menggosok gigi. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Gigi ngilu sering membuat aktivitas makan dan minum terasa tidak nyaman. Rasa nyeri biasanya muncul ketika gigi terkena makanan manis atau asam, serta minuman yang terlalu dingin maupun panas.

Keluhan tersebut umumnya berkaitan dengan kondisi gigi sensitif. Salah satu penyebab utamanya adalah menipisnya email, yaitu lapisan terluar yang melindungi struktur gigi.

Email dapat mengalami kerusakan akibat kebiasaan menyikat gigi terlalu keras. Penggunaan sikat berbulu kasar juga berpotensi mempercepat pengikisan lapisan pelindung tersebut.

Selain itu, konsumsi makanan dan minuman asam secara berlebihan dapat memengaruhi kondisi email. Kebiasaan menggeretakkan gigi saat tidur juga dapat meningkatkan risiko munculnya rasa ngilu.

Namun, gigi sensitif bukan satu-satunya penyebab keluhan ini. Gigi retak, penyakit gusi, penumpukan plak, dan gigi berlubang juga dapat memicu rasa sakit.

Beberapa tindakan perawatan gigi tertentu juga berpotensi menimbulkan sensitivitas sementara. Karena itu, penting mengetahui penyebabnya sebelum menentukan penanganan yang tepat.

Cara Mengatasi Gigi Ngilu

Rasa ngilu bisa muncul secara tiba-tiba dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Dilansir dari Alodokter, berikut beberapa langkah sederhana dapat membantu mengurangi keluhan tersebut.

1. Gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif

Pasta gigi khusus dapat menjadi pilihan bagi penderita gigi ngilu. Produk jenis ini umumnya dirancang untuk membantu mengurangi sensitivitas tanpa menimbulkan iritasi tambahan.

Anda dapat memilih pasta gigi yang mengandung aluminum lactate, potassium nitrate, dan isopropyl methylphenol. Kandungan tersebut dipercaya membantu mengurangi rasa ngilu sekaligus menjaga kesehatan gusi.

Gunakan secara rutin sesuai petunjuk pemakaian. Hasilnya biasanya tidak selalu terasa dalam sekali penggunaan.

2. Pilih sikat gigi berbulu lembut

Bulu sikat yang terlalu kasar dapat memperparah sensitivitas gigi. Karena itu, gunakan sikat gigi dengan bulu lembut untuk membersihkan rongga mulut.

Baca Juga :  Ide Usaha Angkringan Korea, Untungnya Wow Banget

Selain jenis sikat, teknik menyikat juga perlu diperhatikan. Hindari memberikan tekanan berlebihan karena dapat mengikis email dan melukai jaringan gusi.

3. Batasi makanan dan minuman asam

Makanan serta minuman dengan tingkat keasaman tinggi dapat mengikis email gigi. Kondisi ini membuat lapisan di bawahnya lebih mudah terpapar rangsangan.

Minuman bersoda, permen lengket, lemon, jeruk, dan minuman beralkohol termasuk jenis yang perlu dibatasi. Langkah ini penting terutama bagi orang yang sering mengalami gigi ngilu.

Setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam, sebaiknya jangan langsung menyikat gigi. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko pengikisan email.

4. Hindari kebiasaan yang merusak gigi

Sejumlah kebiasaan sehari-hari tanpa disadari dapat memicu gigi sensitif. Menggeretakkan gigi merupakan salah satu contohnya.

Mengunyah es batu, menggigit benda keras, atau menggunakan gigi untuk menyobek plastik juga sebaiknya dihindari. Gigi tidak dirancang untuk menerima tekanan dari aktivitas tersebut.

5. Hindari suhu makanan yang terlalu ekstrem

Gigi sensitif sering bereaksi terhadap perubahan suhu. Kopi panas, es krim, atau makanan berkuah yang masih sangat panas dapat memicu rasa ngilu.

Jika keluhan sering muncul, pilih makanan dan minuman dengan suhu yang lebih nyaman. Hindari perubahan suhu ekstrem dalam waktu singkat.

Kapan Harus ke Dokter Gigi?

Perawatan mandiri tidak selalu cukup mengatasi gigi ngilu. Jika rasa sakit tetap muncul atau semakin sering, pemeriksaan ke dokter gigi menjadi langkah yang perlu dilakukan.

Dokter dapat menentukan penyebab utama keluhan sebelum memberikan penanganan. Pilihan terapi dapat berupa pengolesan fluoride untuk membantu memperkuat email dan mengurangi sensitivitas.

Pada kondisi tertentu, dokter mungkin melakukan bedah gusi untuk menutupi akar gigi yang terbuka. Perawatan saluran akar juga dapat diperlukan jika sumber nyeri berasal dari bagian dalam gigi.

Baca Juga :  7 Manfaat Contrast Therapy untuk Mengurangi Stres, Bantu Tidur Nyenyak hingga Bikin Kulit Lebih Sehat

Selain itu, dokter dapat menggunakan lapisan pengikat atau bonding resin pada permukaan akar yang terbuka. Penanganan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Menjaga kebersihan mulut tetap menjadi langkah penting untuk mencegah gigi ngilu. Gunakan teknik menyikat yang benar dan pilih sikat dengan bulu lembut.

Sikat gigi juga perlu diganti secara rutin setiap tiga hingga empat bulan. Pemeriksaan berkala ke dokter gigi membantu mendeteksi masalah sejak dini sebelum keluhan berkembang lebih serius. (*)

Berita Terkait

Menu Diet Seminggu: Contoh Pola Makan Sehat dan Fakta soal Target Turun 10 Kg
Bau Badan Tak Kunjung Hilang? Ini Cara Mengatasinya
Rambut Kering dan Kusam? Coba 6 Masker Rambut Alami Ini
7 Kebiasaan yang Membuat Seseorang Makin Menarik Seiring Bertambahnya Usia
Bau Badan Mengganggu? Ini 7 Cara Mengatasinya Tanpa Deodoran
10 Tanda Tubuh Butuh Istirahat, Jangan Abaikan Sinyalnya
Rekomendasi Menu Diet Sehat 30 Hari yang Mudah dan Praktis
Jangan Tunggu Rusak, Ini 5 Peralatan Dapur Sebaiknya Diganti Secara Berkala

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru