Padang, Javanusa—BMKG Minangkabau mengingatkan masyarakat Sumatera Barat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Jumat (23/10/2026).
Enam daerah masuk status siaga, yakni Pasaman Barat, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan.
Prakirawan BMKG Minangkabau, Raafi Darojat, menyampaikan di wilayah-wilayah tersebut terdapat potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Selain enam daerah tersebut, BMKG menetapkan status waspada untuk enam wilayah lain yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.
BMKG Tetapkan Status Waspada di Enam Wilayah
Wilayah berstatus waspada meliputi Kepulauan Mentawai, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Padang Pariaman beserta daerah sekitarnya.
Raafi meminta masyarakat di wilayah tersebut tetap memperhatikan perkembangan cuaca, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
“Kami meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah tersebut,” ujar Raafi.
Prakiraan Cuaca Sumbar Pagi hingga Dini Hari
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sumatera Barat diperkirakan mengalami cuaca berawan dengan udara kabur. Hujan ringan berpotensi mengguyur Kepulauan Mentawai.
Memasuki siang hingga sore, cuaca masih berawan dengan kondisi udara kabur. Hujan ringan berpeluang turun di Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, dan Pasaman.
Pada malam hari, hujan ringan diperkirakan menyertai kondisi berawan dengan udara kabur. Adapun hujan sedang hingga lebat berpeluang mengguyur Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, dan Solok Selatan.
Memasuki dini hari, kondisi berawan dan udara kabur masih berpotensi terjadi. BMKG juga memperkirakan hujan ringan di sejumlah wilayah, sedangkan Kepulauan Mentawai berpeluang mengalami hujan sedang hingga lebat.
“Kepulauan Mentawai berpotensi hujan dari pagi hingga dini hari, dengan intensitas yang berbeda pada tiap waktunya,” tutur Raafi.
Suhu Udara Mencapai 33 Derajat Celsius
BMKG Minangkabau memperkirakan suhu udara di Sumatera Barat berkisar 19–33 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada pada rentang 70–98 persen.
Angin diperkirakan bertiup dari tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 4–30 kilometer per jam.
Kondisi cuaca tersebut dapat berubah sepanjang hari. Karena itu, masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas dengan prakiraan cuaca di wilayah masing-masing, terutama di daerah yang berstatus siaga.
Masyarakat Diminta Memantau Informasi BMKG
BMKG menerbitkan peringatan dini harian untuk membantu masyarakat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem. Informasi mengenai wilayah terdampak dan perkiraan waktu hujan dapat menjadi acuan dalam merencanakan kegiatan sehari-hari.
“Kami berharap masyarakat memperhatikan informasi prakiraan cuaca ini,” kata Raafi.
Masyarakat dapat memantau pembaruan prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui situs resmi BMKG di www.bmkg.go.id. (*)






