Padang Pariaman, Javanusa—Respons cepat petugas pemadam kebakaran (Damkar) Padang Pariaman berhasil mencegah api menjalar ke rumah warga saat kebakaran melanda sebuah hunian di Korong Simpang Malai, Nagari Malai III Koto, Kecamatan Sungai Geringging, Rabu (4/11/2026).
Rumah milik Eri Naldi (62), seorang sopir ambulans, mengalami kebakaran dengan kerugian mencapai sekitar Rp75 juta.
Lokasi rumah di kawasan permukiman padat penduduk membuat petugas harus bergerak cepat untuk mengendalikan kobaran api.
Komandan Regu Wilayah I Damkar Padang Pariaman, Satria Buana Putra, mengatakan petugas hanya membutuhkan dua menit untuk mencapai lokasi setelah menerima laporan warga.
Damkar Padang Pariaman Bergerak Cepat
Satria menjelaskan, warga melaporkan kebakaran pada pukul 08.14 WIB. Petugas langsung menyiapkan armada dan berangkat satu menit kemudian.
“Laporan masuk pukul 08.14 WIB, dan unit kami berangkat pukul 08.15 WIB. Kami tiba di lokasi pukul 08.17 WIB, lalu langsung melakukan penanganan hingga selesai pada pukul 09.12 WIB,” kata Satria.
Dengan waktu penanganan sekitar 55 menit sejak tiba di lokasi, petugas berhasil mengendalikan kebakaran dan mencegah api merambat ke bangunan lain.
Sebelumnya, warga melihat kobaran api membesar dari rumah korban. Mereka segera menghubungi Damkar untuk meminta bantuan.
Dua Armada Dikerahkan ke Lokasi
Satpol PP dan Damkar Padang Pariaman mengerahkan dua unit armada untuk menangani kebakaran tersebut. Armada yang diterjunkan terdiri dari Armada 06 Suger dan Armada 03 Sungai Limau.
Petugas dari Pos Sungai Geringging, yakni Regu A dan C, bergabung dengan personel Pos Sungai Limau dari Regu A dan C.
Menurut Satria, kondisi permukiman yang padat menjadi perhatian utama petugas selama proses pemadaman. Mereka harus memastikan kobaran api tidak meluas dan mengancam rumah warga di sekitar lokasi.
“Dari kejadian ini, total kerugian kami perkirakan sekitar Rp75 juta,” ujar Satria.
Hingga berita ini ditulis, aparat berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah Eri Naldi tersebut.
Satria menegaskan, petugas belum dapat memastikan sumber api yang memicu kejadian itu.
“Soal penyebab kebakaran, sampai saat ini masih diselidiki oleh pihak berwenang,” kata Satria. (*)






