15 Finalis UMKM Champion 2026 Padang Siap Tembus Pasar Internasional

Penulis -

Jumat, 6 November 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para finalis UMKM Champion 2026 siap menembus pasar internasional melalui inovasi produk dan penguatan bisnis. (Foto: Pemko Padang)

Para finalis UMKM Champion 2026 siap menembus pasar internasional melalui inovasi produk dan penguatan bisnis. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pelaku UMKM Kota Padang mulai mempersiapkan diri untuk menembus pasar internasional melalui ajang UMKM Champion 2026.

Sebanyak 15 finalis mengikuti penilaian lanjutan yang melibatkan tenaga ahli nasional untuk memperkuat kualitas produk dan kesiapan ekspor.

Penilaian berlangsung di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Jumat (6/11/2026). Dua finalis, yakni Arina Zuliany dari Ring Bun dan Susanti Rahim dari Nona Jewelry, membawa harapan agar produk lokal Padang semakin dikenal di pasar global.

UMKM Champion Jadi Peluang Perluas Pasar

Ajang UMKM Champion 2026 tidak sekadar menjadi kompetisi bagi pelaku usaha. Kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi peserta untuk mengevaluasi perkembangan bisnis sekaligus memperkuat daya saing produk.

Dalam tahap lanjutan, para finalis menjalani asesmen bersama tenaga ahli nasional yang memiliki kompetensi di bidang ekspor. Mereka mendapatkan penilaian dan masukan untuk mempersiapkan produk agar memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.

Salah satu peserta dari kategori kuliner, Arina Zuliany, mengaku optimistis dapat menembus tiga besar UMKM Champion 2026 tingkat Kota Padang.

Pemilik Ring Bun tersebut merintis usahanya dari garasi rumah di Kecamatan Lubuk Begalung. Setelah enam tahun beroperasi, bisnis kuliner itu kini berkembang dan memiliki empat toko.

“Alhamdulillah, saat ini Ring Bun sudah berada di 15 besar. Kami optimistis bisa menuju tiga besar. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan menunjukkan perkembangan usaha yang telah dibangun selama enam tahun,” ujar Arina.

Ring Bun Siapkan Inovasi Produk untuk Pasar Ekspor

Selain mengembangkan jaringan usaha, Arina juga memanfaatkan UMKM Champion sebagai momentum untuk mempersiapkan Ring Bun memasuki pasar ekspor.

Salah satu inovasi yang dikembangkan ialah tepung berbahan dasar pisang kepok asal Mentawai. Produk tersebut telah mendapatkan penelitian dari para ahli teknologi pangan.

Baca Juga :  Siti Nurbaya Food Raih Terbaik II IHYA 2026, UMK Binaan KAI Sumbar Tembus Nasional

Menurut Arina, peluang menuju pasar global harus didukung berbagai pembenahan internal. Karena itu, Ring Bun terus memperkuat manajemen, pengolahan pangan, serta kesiapan mental dalam menghadapi persaingan.

“Dengan semangat untuk melaju ke pasar global, kami terus membenahi manajemen, pengolahan pangan, dan kesiapan mental agar mampu bersaing di tingkat yang lebih besar. Harapan kami, Ring Bun bisa terus berkembang dan menjangkau pasar ekspor hingga tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Nona Jewelry Dorong Pemberdayaan Perempuan

Semangat mengembangkan produk lokal juga datang dari Susanti Rahim, finalis kategori kriya dan fesyen sekaligus pemilik Nona Jewelry.

Berbeda dengan Ring Bun yang bergerak di sektor kuliner, Nona Jewelry mengembangkan produk perhiasan buatan tangan. Brand asal Padang ini menggunakan bahan tembaga dan perak yang dipasok para perajin dari Sumatra Barat.

Saat ini, Nona Jewelry telah memperluas jaringan usahanya dengan membuka cabang di Padang, Medan, Pekanbaru, dan Bengkulu.

Bagi Susanti, keikutsertaan dalam UMKM Champion memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar mengembangkan bisnis. Ia ingin membuka semakin banyak kesempatan bagi perempuan untuk berkarya dan memperoleh penghasilan.

“Motivasi kami mengikuti UMKM Champion adalah agar semakin banyak perempuan yang bisa diberdayakan, baik sebagai perajin maupun tenaga penjualan di Nona Jewelry. Kami ingin usaha ini terus berkembang sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan untuk berkarya,” ungkap Susanti.

Bidik Pasar Internasional dan Cabang di Luar Negeri

Melalui UMKM Champion 2026, Susanti berharap produk Nona Jewelry dapat menjangkau konsumen di luar Indonesia.

Ia bahkan memiliki cita-cita untuk membawa brand perhiasan tersebut ke pasar internasional melalui pembukaan cabang di luar negeri.

“Harapan kami, produk Nona Jewelry bisa semakin dikenal hingga ke pasar internasional. Bahkan, kami memiliki cita-cita untuk dapat membuka cabang di luar negeri,” tuturnya.

Baca Juga :  Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Industri Strategis, Fokus Investasi dan Transfer Teknologi

Keikutsertaan Ring Bun dan Nona Jewelry memperlihatkan potensi pelaku UMKM Padang dalam mengembangkan produk dengan karakter dan keunggulan masing-masing.

Melalui UMKM Champion 2026, Pemerintah Kota Padang diharapkan dapat terus mendorong lahirnya pelaku usaha inovatif, memperkuat kapasitas bisnis, serta memperluas akses pasar.

Dengan persiapan yang matang, produk unggulan daerah diharapkan tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga memiliki peluang untuk menembus pasar internasional. (*)

Berita Terkait

Trisnawati Termotivasi Kembangkan UMKM, Muhidi Dorong Lahirnya Pengusaha Baru
Irwan Zuldani Dorong IKM Sumbar Daftarkan Merek Produk untuk Perluas Pasar
Pelabuhan Teluk Tapang Ditargetkan Beroperasi 2028, Jadi Pusat Ekonomi Baru Sumbar
DPMPTSP Padang Evaluasi Izin Ojol, Pajak Atribut, dan Perlindungan Mitra
Dukung Pemulihan UMKM Pascabencana, DPMPTSP Pessel Percepat Penerbitan NIB Penerima Banpres
Cari Kerja di Sumbar? Job Fair Online 2026 Hadirkan 1.342 Lowongan dari 43 Perusahaan
SMARTFREN dan nubia Hadirkan Smartphone 5G dengan Internet Unlimited 2 Tahun, Mulai Rp3,5 Juta
15 Finalis UMKM Champion 2026 Padang Jalani Asesmen, Siap Tembus Pasar Ekspor

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

Trisnawati Termotivasi Kembangkan UMKM, Muhidi Dorong Lahirnya Pengusaha Baru

Jumat, 6 November 2026 - 14:17 WIB

Irwan Zuldani Dorong IKM Sumbar Daftarkan Merek Produk untuk Perluas Pasar

Jumat, 6 November 2026 - 12:55 WIB

Pelabuhan Teluk Tapang Ditargetkan Beroperasi 2028, Jadi Pusat Ekonomi Baru Sumbar

Kamis, 5 November 2026 - 16:52 WIB

DPMPTSP Padang Evaluasi Izin Ojol, Pajak Atribut, dan Perlindungan Mitra

Kamis, 5 November 2026 - 12:07 WIB

Dukung Pemulihan UMKM Pascabencana, DPMPTSP Pessel Percepat Penerbitan NIB Penerima Banpres

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WIB

Cari Kerja di Sumbar? Job Fair Online 2026 Hadirkan 1.342 Lowongan dari 43 Perusahaan

Rabu, 4 November 2026 - 17:23 WIB

SMARTFREN dan nubia Hadirkan Smartphone 5G dengan Internet Unlimited 2 Tahun, Mulai Rp3,5 Juta

Rabu, 4 November 2026 - 15:18 WIB

15 Finalis UMKM Champion 2026 Padang Jalani Asesmen, Siap Tembus Pasar Ekspor

Berita Terbaru

Kepala Disparbudpora Pesisir Selatan, Ronald Bernando. (Foto: Dok. Niks)

Kabupaten Pesisir Selatan

Tari Buai Buai Pasisie dan Sarunai Kayu Sungai Liku Resmi Jadi WBTb Indonesia 2026

Jumat, 6 Nov 2026 - 17:41 WIB