Kebanyakan Minum Teh Ternyata Berbahaya, Ini 5 Efek Samping yang Perlu Diwaspadai

Penulis -

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi wanita minum teh. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi wanita minum teh. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Teh menjadi salah satu minuman paling populer di dunia, termasuk di Indonesia. Banyak orang menikmati teh pada pagi, siang, maupun sore hari karena rasanya yang menyegarkan sekaligus dipercaya memberikan manfaat bagi kesehatan.

Namun, manfaat tersebut tidak berarti teh bisa dikonsumsi tanpa batas. Mengonsumsi teh dalam jumlah berlebihan setiap hari berpotensi menimbulkan berbagai efek samping, terutama jika kebiasaan tersebut berlangsung dalam jangka panjang.

Besarnya risiko juga dipengaruhi oleh jenis teh yang dikonsumsi karena setiap varietas memiliki kandungan senyawa aktif yang berbeda.

Mengenal Empat Jenis Teh

Semua teh berasal dari daun Camellia sinensis. Perbedaan rasa, warna, hingga kandungan zat aktif muncul karena proses pengolahan dan tingkat oksidasi yang berbeda.

1. Teh hitam

Teh hitam mengalami proses fermentasi dan oksidasi paling tinggi dibandingkan jenis lainnya. Jenis teh ini banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia dan dikenal memiliki manfaat membantu melindungi paru-paru dari paparan zat berbahaya serta berpotensi menurunkan risiko stroke.

2. Teh hijau

Proses pengolahan teh hijau dilakukan dengan cara mengukus dan mengeringkan daun sehingga oksidasinya lebih rendah. Kandungan antioksidannya cukup tinggi sehingga bermanfaat menjaga kesehatan pembuluh darah dan otak. Sejumlah penelitian juga menunjukkan teh hijau berpotensi membantu mencegah berbagai jenis kanker.

3. Teh oolong

Teh oolong memiliki karakteristik di antara teh hitam dan teh hijau. Tingkat fermentasi serta oksidasinya tidak setinggi teh hitam sehingga menghasilkan cita rasa yang khas. Minuman ini juga dikenal dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

4. Teh putih

Berbeda dengan jenis lainnya, teh putih tidak melalui proses fermentasi maupun oksidasi. Rasanya lebih ringan dan produksinya masih terbatas di Indonesia. Beberapa penelitian menyebutkan teh putih memiliki potensi antikanker yang cukup tinggi.

Baca Juga :  Bolehkah Ibu Menyusui Minum Soda? Ini Penjelasan Medis dan Tips Aman Konsumsinya
Batas Aman Minum Teh

Para ahli menyarankan konsumsi teh tidak melebihi lima cangkir dalam sehari. Jika dikonsumsi secara berlebihan dalam waktu lama, berbagai masalah kesehatan dapat muncul akibat kandungan kafein, tanin, maupun efek diuretik yang dimiliki teh.

Berikut lima efek samping kebanyakan minum teh yang perlu diperhatikan.

1. Sulit tidur

Teh mengandung kafein, meski jumlahnya lebih rendah dibandingkan kopi. Satu cangkir teh hitam maupun teh hijau mengandung sekitar 40 miligram kafein.

Asupan kafein yang terlalu tinggi dapat mengganggu kualitas tidur. Seseorang mungkin merasa lelah, tetapi tetap sulit terlelap atau sering terbangun pada malam hari. Risiko ini semakin besar pada orang yang sensitif terhadap kafein, terutama jika minum teh menjelang waktu tidur.

2. Muncul rasa gelisah

Respons tubuh terhadap kafein berbeda pada setiap orang. Sebagian orang dapat mengalami rasa cemas, gelisah, hingga sulit merasa tenang setelah mengonsumsi teh dalam jumlah berlebihan.

Selain itu, keluhan seperti sakit kepala, pusing, dan jantung berdebar juga dapat muncul sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

3. Ketergantungan kafein

Konsumsi teh berkafein secara terus-menerus dapat memicu ketergantungan. Akibatnya, seseorang akan kesulitan mengurangi kebiasaan tersebut.

Saat mencoba mengurangi konsumsi teh, beberapa gejala dapat muncul, seperti sakit kepala, tubuh terasa lemas, dan sulit berkonsentrasi.

4. Meningkatkan risiko anemia

Kandungan tanin dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi di dalam tubuh. Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi orang yang memiliki gangguan penyerapan zat besi atau riwayat perdarahan.

Laporan dari Colorado State University menyebutkan bahwa konsumsi teh dapat menurunkan penyerapan zat besi hingga sekitar 60 persen.

5. Berpotensi memicu osteoporosis

Konsumsi teh hijau lebih dari tiga cangkir per hari dapat meningkatkan pembuangan kalsium melalui urine. Kondisi tersebut berkaitan dengan sifat diuretik teh yang merangsang produksi urine.

Baca Juga :  PSPS Pekanbaru Catat Lima Kemenangan Beruntun, Persikad Depok Jadi Ujian Berikutnya

Jika berlangsung dalam jangka panjang dan asupan kalsium tidak mencukupi, kepadatan tulang dapat menurun sehingga meningkatkan risiko osteoporosis.

Konsumsi Secukupnya untuk Mendapatkan Manfaat

Teh tetap menjadi minuman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Membatasi konsumsi maksimal lima cangkir per hari serta menghindari minum teh menjelang tidur dapat membantu mengurangi risiko efek samping yang tidak diinginkan. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB