Minum Susu Setiap Hari? Ini Kandungan Nutrisi yang Perlu Dicek Sebelum Membeli

Penulis -

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi susu. (Foto: Pexels)

Ilustrasi susu. (Foto: Pexels)

Javanusa.com—Minum susu setiap hari bisa menjadi cara praktis untuk melengkapi asupan nutrisi. Namun, jangan memilih susu hanya karena rasa, merek, atau label “susu segar”.

Kandungan protein, kalsium, vitamin D, vitamin B kompleks, hingga sukrosa perlu diperiksa sebelum produk masuk ke dalam rutinitas harian.

Mengapa label nutrisi susu penting?

Dikutip dari laman Hellosehat, susu dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari karena menyediakan sejumlah zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Kandungan tersebut antara lain protein, kalsium, vitamin, dan mineral.

Meski begitu, komposisi setiap produk susu tidak selalu sama. Membaca tabel informasi nilai gizi membantu konsumen mengetahui kandungan yang benar-benar terdapat dalam produk.

Kebiasaan ini semakin penting jika susu dikonsumsi setiap hari. Frekuensi konsumsi yang tinggi membuat pemilihan produk perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan secara keseluruhan.

5 kandungan yang perlu diperhatikan

Sebelum membeli susu untuk konsumsi rutin, ada beberapa komponen nutrisi yang sebaiknya diperiksa pada kemasan.

1. Protein

Protein membantu tubuh membangun dan memperbaiki jaringan. Zat gizi ini juga mendukung berbagai fungsi tubuh.

Susu dengan kandungan protein tinggi dapat menjadi pilihan praktis bagi orang dewasa yang aktif. Konsumsi tersebut dapat membantu melengkapi kebutuhan protein, terutama setelah beraktivitas atau sebagai bagian dari sarapan.

Namun, susu bukan satu-satunya sumber protein. Pola makan tetap perlu mencakup berbagai sumber protein dan makanan bergizi lainnya.

2. Kalsium

Kalsium dikenal berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Mineral ini juga dibutuhkan untuk fungsi otot, saraf, dan pembuluh darah.

Tubuh tidak dapat menghasilkan kalsium sendiri. Karena itu, kebutuhan kalsium perlu dipenuhi melalui makanan dan minuman, termasuk susu.

Jika susu menjadi konsumsi rutin, periksa jumlah kalsium yang tercantum pada tabel informasi nilai gizi.

Baca Juga :  Sosialisasi Pengawasan Orang Asing di Padang, RT/RW Didorong Aktif Deteksi Dini
3. Vitamin D

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Asupan vitamin D yang cukup mendukung pemanfaatan kalsium secara optimal.

Karena itu, susu yang mengandung vitamin D dapat menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang ingin memperhatikan asupan untuk mendukung kesehatan tulang.

Kandungan ini juga patut diperhatikan oleh orang dewasa dengan aktivitas padat, terutama mereka yang jarang memperoleh paparan sinar matahari.

4. Vitamin B kompleks

Vitamin B kompleks mencakup beberapa jenis vitamin B dengan fungsi yang berbeda. Secara umum, kelompok vitamin ini membantu tubuh mengolah makanan menjadi energi.

Vitamin B tertentu juga berperan dalam fungsi sistem saraf, pembentukan sel darah merah, serta metabolisme zat gizi.

Karena itu, kandungan vitamin B kompleks dapat menjadi pertimbangan tambahan ketika memilih susu untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

5. Perhatikan sukrosa

Selain zat gizi, konsumen perlu memperhatikan kandungan gula tambahan pada produk susu. Salah satu jenis gula yang dapat digunakan sebagai bahan tambahan adalah sukrosa.

Susu dengan label 0 sukrosa dapat dipertimbangkan bagi konsumen yang ingin membatasi asupan gula tambahan.

Namun, istilah 0 sukrosa tidak berarti produk tersebut bebas dari semua jenis gula. Susu tetap mengandung laktosa, yaitu gula alami yang secara alami terdapat dalam susu.

Dengan demikian, label 0 sukrosa menunjukkan tidak adanya tambahan sukrosa, bukan berarti susu bebas gula secara keseluruhan.

Fresh milk tidak selalu memiliki kandungan yang sama

Fresh milk kerap dipilih karena menggunakan susu segar yang diproses agar aman dikonsumsi. Meski demikian, kandungan nutrisi antarproduk dapat berbeda.

Perbedaan tersebut dapat terlihat pada kadar protein, kalsium, vitamin D, vitamin B kompleks, maupun gula tambahan.

Karena itu, jangan hanya mengandalkan klaim “susu segar” pada kemasan. Periksa tabel informasi nilai gizi untuk mengetahui komposisi produk secara lebih jelas.

Baca Juga :  Bolehkah Donor Darah Saat Haid? Ini Penjelasan Medis dan Syarat yang Harus Dipenuhi

Proses pengolahan juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Untuk fresh milk, pilih produk yang telah melalui proses pasteurisasi dengan baik.

Cara memilih susu untuk konsumsi harian

Memilih susu tidak harus rumit. Konsumen dapat menggunakan beberapa langkah sederhana saat membandingkan produk.

1. Cek kandungan protein pada tabel informasi nilai gizi

Pilihan ini terutama relevan bagi orang yang ingin menjadikan susu sebagai bagian dari sarapan atau konsumsi setelah beraktivitas.

2. Perhatikan kadar kalsium dan vitamin D

Keduanya memiliki keterkaitan dalam mendukung pemanfaatan kalsium oleh tubuh.

3. Lihat apakah produk menyediakan vitamin B kompleks

Kandungan tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi konsumen yang memperhatikan asupan nutrisi untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

4. Periksa kandungan sukrosa

Jika ingin membatasi gula tambahan, produk dengan 0 sukrosa dapat menjadi salah satu pertimbangan.

Terakhir, pastikan fresh milk telah melalui proses pasteurisasi. Proses ini menggunakan pemanasan pada suhu dan waktu tertentu untuk mengurangi mikroorganisme berbahaya sehingga susu lebih aman dikonsumsi.

Pilih berdasarkan kandungan, bukan sekadar rasa

Bagi konsumen yang rutin minum susu, tabel informasi nilai gizi dapat menjadi acuan sebelum membeli. Cara ini membantu membandingkan produk berdasarkan kandungan yang benar-benar ditawarkan.

Fresh milk dengan protein, kalsium, vitamin D, vitamin B kompleks, serta 0 sukrosa dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan. Namun, pilihan tersebut tetap perlu disesuaikan dengan pola makan dan kebutuhan nutrisi masing-masing.

Selain komposisi, perhatikan pula proses pengolahan dan petunjuk penyimpanan pada kemasan. Hal tersebut penting untuk menjaga keamanan dan kualitas produk selama dikonsumsi.

Pada akhirnya, memilih susu harian tidak cukup hanya berdasarkan merek atau rasa. Membaca label nutrisi membuat keputusan konsumsi menjadi lebih cermat dan sesuai kebutuhan. (*)

Baca Juga :  Padang Rancak Award 2025: Penjurian Tahap Empat Dimulai, RT Terbaik Dinilai

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB