Pessel, Javanusa—Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhamad Khadafi menegaskan masa non tahapan Pemilu merupakan momentum strategis bagi penyelenggara dan pengawas Pemilu untuk memperkuat kapasitas internal lembaga serta meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kehumasan di Kantor Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (13/04).
Muhamad Khadafi menjelaskan dinamika kepemiluan yang semakin kompleks menuntut Bawaslu untuk tetap aktif, adaptif, dan responsif dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Ia menilai keberadaan Bawaslu justru semakin penting di tengah beragam pandangan publik terhadap lembaga tersebut.
“Dalam situasi saat ini, peran Bawaslu menjadi sangat penting, terutama dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujarnya.
Ia menyebutkan peran tersebut mencakup identifikasi potensi kerawanan Pemilu, evaluasi regulasi dan pelaksanaan tahapan, kajian terhadap penyebaran disinformasi di media sosial, hingga penguatan pengawasan partisipatif serta konsolidasi demokrasi.
Selain itu, Muhamad Khadafi menekankan pentingnya pendidikan politik bagi generasi muda sebagai bagian dari upaya mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Ia menyatakan pendidikan politik dapat dikenalkan sejak dini melalui pendekatan yang sesuai dengan usia anak.
“Anak-anak perlu dikenalkan dengan nilai-nilai demokrasi sejak awal agar mampu berpartisipasi secara bijak di masa depan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya peran kehumasan dalam menjaga eksistensi dan citra lembaga.
Menurutnya, fungsi kehumasan harus berjalan optimal dalam menyampaikan informasi kepada publik secara transparan, akurat, dan edukatif.
Berdasarkan hasil Monev, sepanjang tahun 2026 Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan telah mempublikasikan 46 berita di media online dan 4 berita di media cetak. Selain itu, lembaga tersebut juga memproduksi 76 konten grafis dan 58 video di media sosial.
Capaian tersebut menempatkan Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan dalam posisi lima besar kinerja kehumasan dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat.
Meski demikian, Muhamad Khadafi tetap memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya peningkatan publikasi di media massa, penguatan kualitas konten grafis, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pihak melalui media sosial.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan yang meraih penghargaan Terbaik I dalam Apresiasi Kehumasan Bawaslu RI pada Desember 2025.
Ia menilai keberhasilan tersebut didukung oleh latar belakang pimpinan dan jajaran yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik.
“Hal ini menjadi nilai tambah dalam mengelola informasi publik secara profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan, Nurmaidi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pendampingan yang diberikan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya di bidang kehumasan,” katanya.
Kegiatan Monev yang berlangsung hampir sehari penuh tersebut turut dihadiri oleh unsur pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan, termasuk anggota Bambang Putra Niko dan Syauqi, serta pejabat struktural dan staf di lingkungan lembaga tersebut.
Secara terpisah Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan, Rinaldi, menegaskan penguatan fungsi kehumasan dan edukasi publik merupakan bagian dari pelaksanaan amanat regulasi pengawasan Pemilu.
Ia menyebutkan hal tersebut sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang menekankan transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.
Rinaldi menyatakan pihaknya akan terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif.
“Kami berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan sesuai regulasi yang berlaku, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar, edukatif, dan mudah diakses,” ujarnya. (naurah)






