Sering Lelah Meski Sudah Istirahat? Bisa Jadi Anxiety, Kenali Gejala dan Penyebabnya  

Penulis -

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi wanita mengalami anxiety. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi wanita mengalami anxiety. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Merasa lelah setelah beraktivitas merupakan hal yang normal. Namun, jika rasa letih tetap muncul meski sudah tidur dan beristirahat cukup, kondisi tersebut bisa menjadi tanda anxiety atau gangguan kecemasan yang selama ini tidak disadari.

Banyak orang menganggap rasa lelah berkepanjangan hanya disebabkan aktivitas padat. Padahal, kelelahan yang terus muncul tanpa penyebab jelas juga dapat menjadi salah satu gejala anxiety.

Gejala kelelahan akibat kecemasan sering kali menyerupai kelelahan biasa sehingga sulit dikenali. Kondisi ini membuat seseorang tetap merasa letih walaupun sudah cukup tidur atau mengurangi aktivitas.

Talkspace menjelaskan, “Kelelahan akibat kecemasan bisa sangat melelahkan. Gejala kelelahan kronis dapat menyebabkan kelelahan yang tidak akan hilang, tidak peduli seberapa banyak Anda beristirahat, bersantai, atau tidur.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa anxiety tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga berdampak langsung pada energi tubuh.

Mengapa Anxiety Menyebabkan Tubuh Terus Lelah?

Gangguan kecemasan membuat tubuh terus berada dalam kondisi siaga. Saat otak menganggap ada ancaman, tubuh mengaktifkan respons fight-or-flight atau “lawan atau lari”.

Respons tersebut memicu pelepasan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Jika berlangsung dalam waktu lama, sistem tubuh bekerja lebih keras sehingga cadangan energi cepat terkuras.

Selain itu, penderita anxiety sering mengalami hiperarousal kronis, yaitu kondisi ketika pikiran dan tubuh selalu waspada.

Akibatnya, otak terus memindai kemungkinan bahaya meski situasi sebenarnya aman. Aktivitas mental yang berlangsung tanpa henti inilah yang membuat tubuh mudah kelelahan.

Masalah tidur juga memperburuk kondisi tersebut. Kecemasan dapat menyebabkan sulit tidur, sering terbangun pada malam hari, atau tidur tanpa mendapatkan kualitas istirahat yang optimal.

Ketika tidur terganggu, tubuh tidak memiliki kesempatan memulihkan energi. Sebaliknya, kurang tidur justru meningkatkan kecemasan sehingga terbentuk lingkaran yang sulit diputus.

Baca Juga :  Inovasi Permen dari Buah Gambir Raih Medali Emas di ACE Malaysia 2023

Di sisi lain, kekhawatiran yang berlangsung terus-menerus juga menguras energi emosional. Akibatnya, aktivitas sederhana terasa berat dan motivasi menjalani rutinitas sehari-hari ikut menurun.

Gejala Anxiety yang Sering Disalahartikan Sebagai Kelelahan Biasa

Kelelahan akibat anxiety memiliki beberapa ciri yang berbeda dibandingkan rasa lelah setelah beraktivitas.

1. Lelah yang Tidak Membaik Setelah Istirahat

Seseorang tetap merasa lelah meski sudah tidur cukup. Bahkan pekerjaan ringan pun terasa menguras tenaga.

Berbeda dengan kelelahan biasa yang membaik setelah beristirahat, rasa letih akibat anxiety cenderung bertahan karena pikiran terus berada dalam kondisi aktif.

2. Sulit Berkonsentrasi

Gangguan kecemasan membuat seseorang kesulitan memusatkan perhatian. Pikiran dipenuhi kekhawatiran sehingga memicu kondisi yang sering disebut sebagai brain fog atau kabut otak.

Akibatnya, pekerjaan yang sebelumnya mudah dikerjakan menjadi lebih berat.

3. Nyeri Otot dan Ketegangan Tubuh

Anxiety juga dapat memicu ketegangan otot, terutama di leher, bahu, dan punggung. Pada sebagian orang, kondisi tersebut berkembang menjadi sakit kepala atau migrain.

Keluhan ini berbeda dengan nyeri akibat aktivitas fisik karena dipicu oleh respons stres yang berlangsung terus-menerus.

4. Gangguan Tidur

Kesulitan memulai tidur, sering terbangun, atau bangun tanpa merasa segar menjadi keluhan yang umum dialami penderita anxiety.

Kurangnya tidur berkualitas membuat tubuh semakin lelah dan memperburuk tingkat kecemasan.

5. Perubahan Emosi

Kelelahan akibat anxiety sering disertai perubahan suasana hati. Seseorang menjadi lebih mudah marah, sensitif, atau mengalami ledakan emosi tanpa penyebab yang jelas.

Selain lima gejala tersebut, anxiety juga dapat memunculkan keluhan fisik lain seperti jantung berdebar, detak jantung cepat, sesak napas, nyeri dada, pusing, mual, gangguan pencernaan, hingga keringat berlebihan.

Baca Juga :  Gol Tunggal Rodrygo Bawa Brazil Tundukkan Ekuador 1-0
Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Kelelahan yang berlangsung terus-menerus tidak boleh diabaikan, terutama jika disertai gejala kecemasan dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam kondisi seperti ini, konsultasi dengan dokter menjadi langkah yang disarankan.

Pemeriksaan medis penting dilakukan karena rasa lelah berkepanjangan tidak selalu disebabkan oleh anxiety. Keluhan tersebut juga dapat berkaitan dengan anemia, Covid-19, penyakit jantung, infeksi virus, depresi, sindrom kelelahan kronis, kanker, maupun gangguan fungsi tiroid.

Melalui pemeriksaan menyeluruh, dokter dapat menentukan penyebab utama kelelahan sekaligus memberikan penanganan yang sesuai. Dengan diagnosis yang tepat, risiko kondisi semakin memburuk dapat diminimalkan dan kualitas hidup dapat kembali membaik. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru