Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menilai keberhasilan operasional pemulangan tidak hanya bergantung pada kesiapan layanan dan koordinasi antarinstansi, tetapi juga ditentukan oleh tingkat kepatuhan jemaah terhadap aturan perjalanan dan penerbangan.
Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, menjelaskan bahwa hingga hari ke-59 operasional haji, sebanyak 300 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan menuju Indonesia.
Rinciannya, 267 kloter berangkat melalui Bandara Jeddah dan 33 kloter melalui Bandara Madinah. Jumlah tersebut mencakup 114.236 jemaah dan petugas yang telah tiba di berbagai daerah debarkasi di Indonesia.
“Alhamdulillah hingga hari ini, sebanyak 267 kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dan 33 kloter melalui Bandara Madinah. Sementara itu, total yang telah tiba di Indonesia mencapai 114.236 jemaah dan petugas,” ujar Maria Assegaff di Madinah, Kamis (18/6).
Sementara itu, proses pemulangan gelombang kedua juga terus berlangsung. Sebanyak 192 kloter yang terdiri atas 74.441 jemaah dan petugas telah bergerak dari Makkah menuju Madinah sebelum diterbangkan ke Indonesia.
Kepatuhan Jemaah Dinilai Sangat Membantu Operasional
Maria menyampaikan apresiasi kepada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Pemerintah Arab Saudi, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Ia juga memberikan penghargaan kepada jemaah Indonesia yang dinilai konsisten menjaga kedisiplinan selama proses kepulangan berlangsung.
Menurut Maria, kepatuhan terhadap aturan menjadi salah satu faktor penting yang membantu petugas menjaga ketertiban sekaligus mempercepat berbagai proses layanan di bandara.
“Kami mengapresiasi jemaah yang dengan penuh kesadaran mematuhi berbagai ketentuan perjalanan dan penerbangan, termasuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin. Kepatuhan ini sangat membantu petugas dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran penerbangan, sekaligus mempercepat proses pemeriksaan di bandara,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa sikap tertib dan kooperatif yang ditunjukkan jemaah mencerminkan tanggung jawab bersama selama menjalani rangkaian ibadah haji.
“Kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah. Sikap tertib dan kooperatif yang ditunjukkan jemaah Indonesia patut diapresiasi karena turut mendukung suksesnya operasional pemulangan haji tahun ini,” lanjut Maria.
Kemenhaj Ingatkan Larangan Membawa Air Zamzam
Di tengah proses pemulangan yang masih berlangsung, Kemenhaj kembali mengingatkan jemaah agar menjaga dokumen perjalanan dan mematuhi aturan barang bawaan.
Jemaah diminta memastikan isi koper sesuai ketentuan maskapai serta tidak membawa air zamzam di dalam bagasi maupun tas kabin.
Menurut Maria, air zamzam akan dibagikan secara resmi setelah jemaah tiba di debarkasi masing-masing di Indonesia.
“Air zamzam akan dibagikan secara resmi kepada jemaah setibanya di debarkasi di Indonesia. Karena itu, jemaah tidak perlu membawa air zamzam di dalam koper. Kami berharap seluruh jemaah tetap mematuhi ketentuan ini demi kelancaran proses pemulangan,” jelasnya.
Selain itu, jemaah juga diimbau menjaga kondisi fisik selama perjalanan pulang dengan memperbanyak minum air, beristirahat cukup, dan mengikuti arahan petugas hingga tiba di daerah asal.
Jaga Nilai-Nilai Haji Setelah Kembali ke Tanah Air
Menutup keterangannya, Maria mengajak seluruh jemaah untuk mempertahankan nilai-nilai positif yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji tidak berhenti ketika jemaah meninggalkan Arab Saudi. Nilai kesabaran, keikhlasan, disiplin, persaudaraan, dan kepedulian sosial perlu terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Haji tidak berakhir saat jemaah meninggalkan Tanah Suci. Nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, persaudaraan, dan kepedulian sosial yang telah dipelajari selama berhaji hendaknya terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat, selamat, dan meraih haji yang mabrur,” pungkasnya. (*/red)






