Jelang Akhir Tahun, Kemendagri Minta Daerah Waspadai Terjadinya Kenaikan Inflasi

Penulis -

Rabu, 4 Desember 2024 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten II Setdako Padang Panjang, Ewasoska didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Putra Dewangga dan Forkopimda serta OPD terkait mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Selasa (3/11/2024) secara daring. (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Asisten II Setdako Padang Panjang, Ewasoska didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Putra Dewangga dan Forkopimda serta OPD terkait mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Selasa (3/11/2024) secara daring. (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Javanusa—Jelang akhir tahun 2024, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengingatkan setiap daerah untuk mewaspadai kenaikan inflasi. Terutama bagi daerah yang inflasinya cukup tinggi hingga saat ini.

Hal tersebut disampaikan Mendagri Tito saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi, Selasa (3/11/2024) secara daring. Dari Kota Padang Panjang diikuti via Zoom Meeting oleh Asisten II Setdako, Ewasoska didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Putra Dewangga dan Forkopimda serta OPD terkait di Ruangan VIP Balai Kota.

“Bagi daerah yang inflasinya cukup tinggi, segera lakukan rapat internal dengan Forkopimda, stakeholder terkait. Bahkan dengan pengusaha dan distributor sehingga mereka bisa memasukkan stok barang,” tegas Tito.

Selain itu, sejak dua tahun terakhir diadakan rakor ini, inflasi bisa terkendali dengan cukup baik. “Inflasi ini tetap menjadi atensi bagi kita semua baik di daerah maupun di pusat,” katanya.

Sementara itu Fungsional Analis Perekonomian, Erfiko Candra, SE menyampaikan, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kota Padang Panjang untuk minggu keempat November 2024 adalah -0,14 atau berfluktuasi sangat rendah.

“Komoditi utama yang berkontribusi untuk fluktuasi ini adalah beras dan cabai merah. Catatan IPH rendah ini menunjukkan kondisi harga yang terkendali dengan baik di Padang Panjang,” sebutnya.

Secara umum harga-harga 48 komoditi relatif stabil. Fluktuasi terjadi pada lima komoditi, tiga naik harga, dua lainnya turun.

“Catatan khusus harga cabai hijau dan cabai rawit pada minggu ini mengalami kenaikan harga. Namun, kenaikan harga tersebut masih belum signifikan, sehingga belum mempengaruhi daya beli masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan MoU dan SE tentang penguatan tata kelola pekerja migran Indonesia (PMI). Ditandatangani lima menteri di antaranya, Menaker, Mendes PDT, Menteri Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia serta Mentan.

Baca Juga :  Wawako Allex Salurkan Bantuan Baznas untuk Balita Kelainan Jantung

Ewasoska mengungkapkan, pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan dari Surat Edaran Bersama para menteri terkait dengan penguatan tata kelola pekerja migran Indonesia di luar negeri.

“Kita diminta untuk menyusun Perkada tentang pelaksanaan penguatan tata kelola penempatan dan perlindungan PMI dengan berpedoman berdasarkan peraturan perundang-undangan serta kebijakan program strategis nasional di bidang ketenagakerjaan. Itu akan segera kita komunikasikan serta tindak lanjuti,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga diminta untuk melaporkan pelaksanaan penguatan tata kelola penempatan dan perlindungan PMI secara berjenjang dan berkala setiap enam bulan. Atau sewaktu-waktu apabila diperlukan, kepada Mendagri, Menaker, Mendes PDTT, dan Menteri P2MI/Kepala BP2MI. (*/jn01)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru